Comscore Tracker

10 Peraturan Lari Jarak Menengah agar Terhindar dari Diskualifikasi

Hindari meraih pita garis finish menggunakan tangan

Jakarta, IDN Times - Lari jarak menengah atau middle distance running merupakan cabang olahraga atletik nomor lari. Sesuai namanya, lari jarak menengah memiliki jarak tempuh sedang sebab tidak terlalu dekat maupun jauh.

Pada kompetisi tingkat internasional, ada tiga nomor lari yang diperlombakan, yakni 800 meter, 1.500 meter alias metric mile, dan 3.000 meter. Olahraga ini ditunjang oleh faktor stamina, daya tahan tubuh, pernapasan, dan kecepatan.

Lari jarak menengah menerapkan peraturan yang wajib dipahami dan dipatuhi oleh para atlet. Salah satu tujuan ditetapkannya peraturan ini adalah supaya lari tidak melakukan pelanggaran atau terkena diskualifikasi saat kompetisi. Berikut 10 peraturan lari jarak menengah yang diberlakukan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Lari Murah asal Brand Lokal, Irit di Kantong

1. Peraturan lari jarak menengah

10 Peraturan Lari Jarak Menengah agar Terhindar dari Diskualifikasiilustrasi atlet mengikuti lari jarak menengah (pexels.com/runffwpu)

Berbeda dengan lari jarak pendek, lari jarak menengah dimulai dengan start berdiri. Block start atau balok awal pun tidak diberlakukan dalam peraturan lari jarak menengah yang mendasar. Untuk lebih jauhnya, simak peraturan lari jarak menengah yang dikutip dari NBC Olympics dan Tutorials Point berikut ini.

  1. Atlet harus tetap berada dalam jarak lintasan yang telah ditetapkan. Atlet tidak diperkenankan berlari melintasi jalur pelari lainnya.
  2. Lintasan yang digunakan untuk lari jarak menengah diatur terpisah. Khusus untuk nomor 800 meter, usai tikungan pertama dari garis start, atlet berkesempatan memilih lintasan yang akan digunakan.
  3. Usai melakukan start, atlet jarak menengah nomor 1.500 meter bisa memilih lintasannya.
  4. Atlet tidak diperbolehkan menginjak garis putih yang digunakan sebagai pembatas antar jalur lintasan.
  5. Atlet tidak boleh menyentuh garis start dengan tangan atau kaki sebelum aba-aba 'bersedia' atau 'set'.
  6. Setiap atlet tidak boleh saling menghalangi saat sedang berlari.
  7. Apabila seorang atlet dihalangi oleh atlet lainnya, wasit bisa memulai ulang perlombaan atau meminta atlet tersebut mengikuti babak selanjutnya.
  8. Sebelum perlombaan berakhir, atlet dilarang meninggalkan lintasan. Tindakan pelanggaran akan berakhir didiskualifikasi.
  9. Pada lari jarak menengah nomor 3.000 meter, bagian kaki atlet tidak boleh menyentuh rintangan berupa pembatas. Atlet akan didiskualifikasi bila melanggar.
  10. Pada lari jarak menengah nomor 3.000 meter, atlet diperkenankan melewati rintangan dengan cara apapun. Hanya saja, atlet tidak diperboleh melangkah menyamping untuk melewati rintangan sebab akan didiskualifikasi.

2. Unsur-unsur pokok lari jarak menengah

10 Peraturan Lari Jarak Menengah agar Terhindar dari Diskualifikasiilustrasi atlet mengikuti lari jarak menengah (unsplash.com/jon_chng)

Unsur-unsur pokok lari jarak menengah merupakan faktor pemberi kontribusi dalam lari jarak menengah. Unsur-unsur ini tetap perlu diperhatikan oleh atlet sebab dapat mempengaruhi performa lari.

Meski unsur-unsur pokok antara lari jarak pendek, menengah, dan jauh sama, lari jarak menengah menempuh jarak 800 meter hingga 3.000 meter. Karenanya, perlu adanya penyesuaian daya tahan, kecepatan, dan kekuatan dengan kejauhan jarak yang ditempuh. Untuk lebih lanjutnya, berikut unsur-unsur pokok lari jarak menengah.

  • Semakin jauh jarak lari yang harus ditempuh, maka atlet harus menerapkan gerakan lari yang lebih ekonomis agar tidak kehabisan tenaga.
  • Atlet perlu menguasai kecepatan lari berdasarkan kemampuan yang dimiliki.
  • Atlet perlu menerapkan strategi yang matang sebelum kompetisi dimulai. Dengan begitu, atlet dapat menguasai kecepatan, menentukan waktu yang tepat untuk mengikuti atlet di depannya, dan meninggalkan lawan-lawannya.
  • Atlet perlu mengatur kecepatan agar bisa melakukan sprint saat mendekati pita garis finish.
  • Selain mampu mengendalikan kecepatan sendiri, atlet perlu menilai dan mengukur kekuatan lawan. 

Itulah 10 peraturan lari jarak menengah yang perlu ditaati atlet. Hindari melakukan kesalahan yang dapat berujung pada diskualifikasi.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Olahraga Setelah Lebaran, Cegah Berat Badan Naik!

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Langgeng Irma Salugiasih

Berita Terkini Lainnya