Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Taufik Hidayat, mengingatkan para atlet tuan rumah soal tekanan Istora di Indonesia Open 2026. Menurut Taufik, tekanan Istora bak pisau bermata dua bagi seluruh pemain nasional.
Atmosfer yang dimunculkan suporter di Istora, dijelaskan Taufik, bisa saja menjadi beban bagi atlet. Jika tak mampu mengendalikannya, bukan gak mungkin mereka malah sulit mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri," kata Taufik dalam keterangan resminya.
