Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Unggulan Tunggal Putri Gagal ke QF Indonesia Masters 2026, Ada Putri

Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Mustafa Fatemi)

Indonesia Masters 2026 telah menyelesaikan seluruh pertandingan babak kedua. Turnamen BWF Super 500 ini kini resmi memasuki babak quarter final atau delapan besar dan masih akan berlangsung hingga Minggu (25 Januari 2026) di Istora Senayan, Jakarta. Sejumlah hasil pertandingan mencatat kejutan, terutama dari sektor tunggal putri.

Pada babak kedua, empat pemain unggulan tunggal putri harus tersingkir lebih awal. Hasil ini cukup mengejutkan karena para unggulan tersebut sebelumnya diprediksi mampu melaju ke fase berikutnya. Salah satu yang gagal melangkah ke perempat final adalah wakil andalan tuan rumah, Putri Kusuma Wardani. Berikut daftar lengkap pemain unggulan tunggal putri yang terhenti di Indonesia Masters 2026.

1. Chiu Pin Chian (Taiwan/7) kalah dari tunggal putri Vietnam

Chiu Pin Chian menjadi unggulan pertama yang harus tersingkir di sektor tunggal putri Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis peringkat tujuh asal Taiwan itu kalah dari wakil Vietnam, Nguyen Thuy Linh, dalam pertandingan babak kedua. Chiu takluk dua game langsung dengan skor 17-21 dan 21-23 dalam durasi 50 menit.

Pertandingan tersebut berlangsung ketat sejak awal hingga akhir game kedua. Chiu sempat memberikan perlawanan sengit, namun Nguyen tampil lebih konsisten pada poin-poin krusial. Hasil ini menjadi pertemuan ketiga bagi keduanya, sekaligus membuat rekor head to head mereka menjadi 2-1 untuk keunggulan tunggal putri Vietnam.

2. Tomoka Miyazaki (Jepang/4) takluk atas wakil Thailand

Tomoka Miyazaki menjadi unggulan berikutnya yang gagal melangkah ke babak perempat final Indonesia Masters 2026. Tunggal putri peringkat empat asal Jepang itu harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, pada laga babak kedua. Tomoka kalah dua game langsung dengan skor 10-21 dan 13-21 dalam pertandingan berdurasi 36 menit.

Sejak game pertama, Pitchamon tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya permainan. Tomoka kesulitan mengembangkan pola serangan hingga tertinggal cukup jauh di kedua game. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Pitchamon atas Tomoka setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat pertemuan mereka.

3. Putri Kusuma Wardani (Indonesia/2) gagal mengatasi perlawanan wakil Taiwan

Pemain unggulan selanjutnya adalah Putri Kusuma Wardani. Wakil andalan tuan rumah yang menempati unggulan kedua itu gagal mengatasi perlawanan wakil Taiwan, Huang Yu Hsun, dalam laga yang berlangsung ketat. Putri kalah melalui pertarungan tiga game dengan skor 17-21, 21-19, dan 17-21.

Pertandingan berjalan sengit selama 1 jam 2 menit dengan adu serangan dari kedua pemain. Putri sempat memaksakan rubber game setelah memenangi game kedua, namun Huang tampil lebih stabil pada game penentuan. Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua pemain kini imbang 1-1.

4. Michelle Li (Kanada/6) keok dari wakil Malaysia

Michelle Li menjadi unggulan terakhir yang tersingkir di sektor tunggal putri Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis unggulan enam asal Kanada itu harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Karupathevan Letshanaa, pada pertandingan babak kedua. Michelle kalah dua game langsung dengan skor identik 14-21 dan 14-21 dalam laga berdurasi 36 menit.

Sejak awal pertandingan, Letshanaa tampil lebih agresif dan mampu menekan permainan Michelle. Wakil Malaysia tersebut konsisten menjaga keunggulan di kedua game tanpa memberikan banyak celah. Laga ini menjadi pertemuan pertama antara Michelle Li dan Karupathevan Letshanaa di turnamen internasional.

Hasil di sektor tunggal putri tersebut menegaskan ketatnya persaingan pada Indonesia Masters 2026. Gugurnya empat pemain unggulan sejak babak kedua menunjukkan bahwa level permainan para peserta relatif merata. Kejutan demi kejutan pun mewarnai perjalanan turnamen menuju fase akhir.

Bagi Indonesia, hasil ini sekaligus menutup langkah wakil tunggal putri tuan rumah di Indonesia Masters 2026. Kekalahan Putri pada babak kedua memastikan tuan rumah tanpa gelar di sektor ini. Meski demikian, pertandingan Indonesia Masters 2026 masih berlanjut dan sektor lain tetap memberikan peluang prestasi bagi tuan rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Laga Gawang Arsenal Aman dari Tembakan per Pekan 22 EPL 2025/2026

23 Jan 2026, 06:38 WIBSport