Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pemain Indonesia yang Naik Peringkat Usai All England 2026

6 Pemain Indonesia yang Naik Peringkat Usai All England 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
Intinya Sih
  • All England 2026 berakhir tanpa gelar untuk Indonesia, namun enam wakil Tanah Air mencatat kenaikan peringkat dunia setelah tampil solid di turnamen BWF Super 1000 tersebut.
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin jadi pasangan terbaik Indonesia dengan menembus semifinal dan naik empat tingkat ke posisi 13 dunia, disusul Rian/Rahmat yang melonjak 16 tingkat ke peringkat 34.
  • Lima pasangan lainnya seperti Ana/Trias, Rachel/Febi, Tiwi/Fadia, dan Amri/Nita juga mengalami peningkatan signifikan di ranking dunia meski terhenti lebih awal di All England 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

All England 2026 resmi berakhir pada Minggu (8/3/2026) di Birmingham, Inggris. Indonesia harus kembali pulang tanpa gelar juara dari turnamen BWF Super 1000 ini, meski para wakilnya tampil maksimal di lapangan. Setiap pertandingan mereka menyita perhatian, terutama dari penggemar yang menantikan perkembangan peringkat terbaru.

Setelah turnamen selesai, BWF merilis daftar peringkat terbaru yang menunjukkan perubahan signifikan bagi beberapa atlet. Enam wakil Indonesia tercatat mengalami kenaikan peringkat dan tentunya hal ini menjadi kabar positif di tengah kekecewaan tidak meraih gelar. Lantas, siapa saja keenam wakil Indonesia yang berhasil naik peringkat tersebut? Berikut ulasan selengkapnya:

1. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin naik empat tingkat

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi wakil Indonesia yang melaju paling jauh di All England 2026, berhasil menembus semifinal. Langkah mereka terhenti setelah kalah dari pasangan nomor 1 dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam laga yang berlangsung sengit. Kenaikan performa ini membuat Raymond/Nikolaus kini menempati peringkat 13 dunia, naik 4 tingkat dari posisi sebelumnya.

2. Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat naik 16 tingkat

Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat harus mengakhiri perjalanan mereka di All England 2026 pada babak delapan besar usai kalah dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi. Meski terhenti lebih awal, performa mereka tetap impresif dan membawa dampak signifikan pada peringkat dunia. Kini, Rian/Rahmat menempati peringkat 34 dunia, naik 16 tingkat dari posisi sebelumnya.

3. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berada di peringkat ke-17 dunia

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas tersingkir pada babak delapan besar All England 2026 setelah kalah dari pasangan unggulan kedua asal Malaysia, Thinaah Muralitharan/Pearly Tan. Meskipun gagal melaju lebih jauh, Ana/Trias menunjukkan performa yang solid sepanjang turnamen. Kenaikan empat tingkat membuat mereka kini menempati peringkat ke-17 dunia.

4. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga naik empat peringkat

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadi ganda putri Indonesia pertama yang tersingkir dari All England 2026 setelah kalah pada babak pertama. Lawan mereka adalah pasangan unggulan ketiga asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Meski demikian, Rachel/Febi berhasil naik empat peringkat dan kini menempati posisi ke-23 dunia.

5. Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti naik 18 tingkat

Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakhiri perjalanan mereka pada babak kedua All England 2026 setelah kalah dari pasangan unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Meski belum melaju jauh, performa mereka tetap menorehkan dampak signifikan pada peringkat dunia. Kenaikan 18 tingkat membuat Tiwi/Fadia kini menempati posisi ke-60 dunia.

6. Amri Syahnawi/NIta Violina Marwah menempati peringkat ke-16 dunia

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus tersingkir pada babak delapan besar All England 2026 setelah kalah dari pasangan unggulan keenam asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Meski langkah mereka terhenti, penampilan Amri/Nita tetap menunjukkan konsistensi yang solid sepanjang turnamen. Kenaikan satu tingkat membuat pasangan ini kini menempati peringkat ke-16 dunia.

Meski Indonesia belum berhasil meraih gelar juara di All England 2026, penampilan para wakilnya tetap membanggakan dengan enam atlet yang mengalami kenaikan peringkat dunia. Dari Raymond/Nikolaus yang menembus semifinal hingga Amri/Nita yang stabil di posisi 16 dunia, setiap pasangan menunjukkan perkembangan positif. Kabar ini menjadi dorongan semangat bagi para pebulutangkis Indonesia menjelang turnamen-turnamen BWF berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More