4 Wakil Indonesia Terakhir yang Meraih Gelar Juara Thailand Masters

Thailand Masters merupakan salah satu turnamen bulu tangkis resmi BWF yang masuk dalam rangkaian World Tour Super 300. Meski tergolong kompetisi baru karena pertama kali digelar pada 2016, turnamen ini rutin diselenggarakan setiap tahun dengan total hadiah yang terus mengalami peningkatan. Seiring waktu, Thailand Masters menjadi ajang yang cukup penting bagi para pemain untuk mengumpulkan poin dan prestasi di level internasional.
Indonesia tercatat selalu mengirimkan wakilnya ke turnamen ini dan beberapa di antaranya berhasil meraih gelar juara. Prestasi tersebut datang dari berbagai sektor, meskipun sektor ganda campuran masih belum pernah menghadirkan juara dari Indonesia. Lantas, siapa saja empat wakil Indonesia terakhir yang berhasil menjuarai Thailand Masters di masing-masing sektor? Berikut ulasan selengkapnya.
1. Tommy Sugiarto (tunggal putra) meraih dua kali beruntun pada 2017 dan 2018
Tommy Sugiarto menjadi nama yang paling menonjol dari sektor tunggal putra Indonesia di ajang Thailand Masters. Ia tercatat sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu meraih gelar juara di sektor ini sejak turnamen tersebut pertama kali digelar. Prestasi itu sekaligus menegaskan konsistensi Tommy saat tampil di level BWF World Tour Super 300.
Menariknya, Tommy Sugiarto sukses menjuarai Thailand Masters secara beruntun pada edisi 2017 dan 2018. Raihan tersebut hingga kini masih belum mampu disamai oleh tunggal putra Indonesia lainnya. Bahkan sampai tahun 2025, belum ada lagi wakil tunggal putra Indonesia yang kembali merebut gelar juara di turnamen ini.
2. Fitriani (tunggal putri) juara pada 2019
Fitriani menorehkan catatan penting dari sektor tunggal putri Indonesia di Thailand Masters. Ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraih gelar juara tunggal putri, tepatnya pada edisi 2019. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkan nama Fitriani dalam daftar juara Thailand Masters yang cukup kompetitif.
Setelah itu, belum ada lagi tunggal putri Indonesia yang mampu mengulang prestasi serupa. Tahun lalu, Komang Ayu Cahya Dewi sempat membuka harapan, tetapi harus puas sebagai runner-up usai kalah dari tunggal putri andalan tuan rumah. Sementara itu, sektor tunggal putri Thailand Masters didominasi pemain tuan rumah dengan total empat gelar yang diraih oleh empat pemain berbeda.
3. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra) meraih gelar juara pada edisi 2023
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melanjutkan catatan positif Indonesia di sektor ganda putra Thailand Masters. Pasangan ini sukses meraih gelar juara pada edisi 2023 dan menjadi ganda putra Indonesia terakhir yang mampu naik podium tertinggi di turnamen tersebut. Hasil ini menegaskan daya saing ganda putra Indonesia di level BWF World Tour Super 300.
Sebelum Leo/Daniel, Indonesia juga pernah meraih gelar ganda putra melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada edisi perdana Thailand Masters. Tahun lalu, Indonesia kembali meloloskan pasangan andalannya, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, ke partai final. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah kalah dari pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Seo Seung Jae.
4. Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri) juara pada 2025
Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menciptakan sejarah baru bagi Indonesia di Thailand Masters 2025. Pasangan ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraih gelar juara di sektor ganda putri sepanjang penyelenggaraan turnamen tersebut. Keberhasilan ini melengkapi daftar sektor yang pernah dimenangi Indonesia di ajang BWF World Tour Super 300 ini.
Di partai final, Lanny/Fadia tampil solid saat menghadapi pasangan tuan rumah. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan. Gelar ini pun menjadi pencapaian penting bagi ganda putri Indonesia di Thailand Masters.
Secara keseluruhan, Indonesia telah mencatatkan prestasi di hampir semua sektor pada ajang Thailand Masters. Dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, hingga ganda putri, sejumlah wakil berhasil meraih gelar juara dan mengukir catatan penting. Hasil tersebut menunjukkan konsistensi Indonesia dalam bersaing di turnamen BWF World Tour Super 300 ini.
Meski demikian, sektor ganda campuran masih menjadi satu-satunya sektor yang belum pernah menghadirkan gelar juara bagi Indonesia. Fakta ini sekaligus membuka peluang bagi wakil-wakil selanjutnya untuk mencetak sejarah baru di Thailand Masters. Menarik untuk menantikan apakah Indonesia mampu melengkapi catatan prestasinya di turnamen tersebut pada edisi kali ini?


















