3 Fakta Menarik Usai Maroko Kandaskan Haiti di Piala Dunia 2026

- Maroko memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 4-2 atas Haiti, meski sempat dua kali tertinggal di Atlanta Stadium.
- Ismael Saibari mencetak rekor sebagai pemain Afrika pertama yang selalu mencetak gol di tiga laga fase grup dalam satu edisi Piala Dunia.
- Maroko menjadi tim Afrika paling produktif sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 26 gol, sekaligus mengulang pola perjalanan fase grup seperti edisi 2022.
Jakarta, IDN Times - Maroko memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati laga penuh drama melawan Haiti. Sempat dua kali tertinggal, Singa Atlas bangkit dan menang 4-2 di Atlanta Stadium, Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Empat gol kemenangan Maroko dicetak Achraf Hakimi (39'), Ismael Saibari (45+1'), Soufiane Rahimi (78'), dan Gessime Yassinee (89'). Sementara itu, dua gol Haiti berasal dari gol bunuh diri Yassine Bounou (10') dan aksi Wilson Isidor (43').
Kemenangan ini tidak hanya membawa Maroko melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026. Laga kontra Haiti juga melahirkan sejumlah catatan menarik, mulai dari rekor baru Ismael Saibari, torehan gol bersejarah Maroko, hingga kemiripan perjalanan mereka dengan Piala Dunia 2022.
Berikut rinican tiga fakta menarik usai Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026, yang dikutup dari beberapa sumber yakni Squawka, Opta, dll.
1. Ismael Saibari ukir rekor baru di Piala Dunia
Ismael Saibari mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026. Gelandang Maroko itu menjadi pemain Afrika pertama yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup dalam satu edisi Piala Dunia.
Saibari juga menjadi pemain Maroko pertama yang selalu mencetak gol dalam seluruh laga fase grup di satu turnamen Piala Dunia. Ia membobol gawang Brasil, Skotlandia, dan Haiti, sebuah catatan yang belum pernah dibuat pemain Maroko sebelumnya.
Tidak berhenti di sana, Saibari menjadi pemain Afrika pertama yang mencetak tiga gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak Asamoah Gyan bersama Ghana pada Piala Dunia 2010. Sebuah rekor baru berhasil ia ukir di panggung sepak bola terbesar dunia.
2. Maroko jadi tim Afrika paling produktif di Piala Dunia
Maroko kembali mencatatkan sejarah anyar. Tim Achraf Hakimi dan kolega kini telah mengoleksi 26 gol di Piala Dunia.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara seluruh negara Afrika sepanjang sejarah turnamen. Catatan ini menegaskan perkembangan pesat sepak bola Maroko di level internasional.
Setelah menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia 2022, Maroko terus menambah tinta emas.
Di bawah Maroko ada Nigeria yang membukukan 23 gol dari 21 pertandingan, Kamerun koleksi 22 gol dari 26 laga, dan Senegal sudah mencetak 19 gol dari 21 duelnya.
3. Perjalanan fase grup Maroko kembali mirip Piala Dunia 2022
Maroko kembali mencatatkan pola serupa dengan perjalanan mereka di Piala Dunia 2022. Saat itu, mereka mengawali fase grup dengan hasil imbang melawan Kroasia, sebelum menang atas Belgia dan Kanada.
Catatan tersebut kembali terulang pada Piala Dunia 2026. Maroko membuka fase grup dengan hasil imbang melawan Brasil, lalu meraih kemenangan atas Skotlandia dan Haiti untuk memastikan lolos ke fase gugur.
Kesamaan hasil ini membuat Maroko kembali menjadi sorotan. Pada 2022, mereka melaju hingga semifinal dan menjadi tim Afrika pertama yang menembus empat besar Piala Dunia.
Kini, publik menanti apakah mereka mampu mengulang pencapaian tersebut atau menciptakan sejarah yang lebih besar.


















