Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Fakta Menarik Usai Barcelona Gagal Remontada Atas Atletico Madrid
potret Camp Nou, markas FC Barcelona (unsplash.com/timroosjen)
  • Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal Copa del Rey, tapi tetap tersingkir karena kalah agregat 3-4 meski tampil dominan di Camp Nou.
  • Marc Bernal mencetak dua gol dan menjadi pemain termuda Barcelona yang memborong brace di Copa del Rey sejak musim 2013/14, namun gagal membawa timnya ke final.
  • Atletico Madrid memastikan tempat di final Copa del Rey untuk pertama kalinya sejak era Simeone pada musim 2012/13 setelah sukses mempertahankan keunggulan agregat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Barcelona gagal melakukan remontada saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey 2025/26. Walau menang 3-0 dalam duel yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (4/3/2026), tapi Blaugrana tetap tersingkir.

Marc Bernal membuka asa comeback Barcelona lewat golnya pada menit 29, yang digandakan Raphinha beberapa detik sebelum turun minum. Apes, Barcelona justru mengalami kebuntuan di paruh kedua.

Tim besutan Hansi Flick hanya mampu menambah sebiji gol lagi lewat aksi Bernal di babak kedua, teaptnya menit 72. Kemenangan 3-0 pun tak cukup menyelamatkan mereka di ajang ini.

Barcelona harus angkat koper lantaran kalah agregat 3-4.

Hasil duel di Camp Nou ini ternyata melahirkan sejumlah fakta menarik. Berdasarkan catatan Opta dan laman resmi kompetisi, berikut IDN Times sajikan tiga fakta menariknya buat kamu!

1. Malam campur aduk bagi Bernal

Bernal yang mencetak brace dalam laga ini berhasil mencatatkan sejarah di klub. Ia menjadi pemain Barcelona termuda, 18 tahun 281 hari, yang mampu memborong dua gol dalam satu pertandingan Copa del Rey, setidaknya sejak musim 2013/14.

Pencapaian itu tentu membuat malam Bernal di Camp Nou terasa campur aduk. Sebab, ia berhasil mengukir sejarah, tetapi gagal mengantarkan Blaugrana menyegel tiket final Copa del Rey.

2. Akhirnya Simeone ke final Copa del Rey lagi

Keberhasilan Atletico menjaga keunggulan agregat memberikan mereka final ke-20 di Copa del Rey. Hasil ini terasa manis, mengingat Los Rojiblancos sudah lama tak melaju memainkan final turnamen ini.

Terakhir kali Atletico menembus final Copa del Rey adalah musim 2012/13, sekaligus yang pertama di era Simeone. Kala itu, mereka berhasil keluar sebagai juara usai membekuk Real Madrid dengan skor 2-1 di partai puncak.

3. Barcelona lepaskan 17 tembakan, apes karena kondisi skuad pincang?

Di sisi lain, Barcelona sejatinya memang tampil eksplosif dalam misi mewujudkan remontada. Mereka berhasil melepaskan 17 tembakan percobaan, yang delapan di antaranya tepat sasaran.

Lamine Yamal dan kolega juga mencatat 70 persen penguasaan bola. Namun, karena kondisi skuad pincang menyusul absennya Robert Lewandowski, dan Frenkie de Jong, Barcelona tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

Editorial Team