Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Fakta Usai Prancis Bantai Norwegia di Piala Dunia 2026, Deja Vu 1998
Para pemain Prancis merayakan gol Kylian Mbappe (AFP / Franck Fife)
  • Prancis menang 4-1 atas Norwegia di laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, memastikan diri lolos ke fase gugur sebagai juara grup.
  • Ousmane Dembele mencetak hat-trick cepat dalam 32 menit dan menorehkan rekor sebagai pemain kedua tercepat yang melakukannya di ajang Piala Dunia.
  • Kemenangan sempurna Prancis di fase grup menghadirkan deja vu edisi 1998, ketika mereka juga menyapu bersih laga penyisihan sebelum akhirnya menjadi juara dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Prancis sukses mempecundangi Norwegia dengan skor 4-1 di laga pamungkas penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan telak ini membuat Les Bleus lolos ke fase gugur sebagai juara grup.

Kemenangan Prancis lahir berkat hat-trick Ousmane Dembele (7', 20', 32') dan gol telat Desire Doue pada menit 90+4. Sementara, Norwegia hanya mampu memperkecil kedudukan berkat aksi Thelo Aasgaard, menit 21.

Prancis yang menurunkan skuad utama memang tampil mendobrak sejak wasit meniup peluit kick-off. Sementara itu, pelatih Stale Solbakken, memilih sikap berbeda dengan memarkir sederet pilar pentingnya, macam Erling Haaland, Martin Odegaard, hingga Alexander Sorloth.

Hasil di Boston Stadium, Amerika Serikat ini, ternyata melahirkan sejumlah fakta menarik. Dikutip dari Opta, berikut IDN Times sajikan tiga fakta menarik untuk kamu!

1. Ganasnya skema serangan Prancis

Dengan melibas Norwegia, Prancis sempurna dengan menyapu bersih seluruh laga fase grup. Mereka membukukan tiga kemenangan, mencetak 10 gol, dan hanya kebobolan dua kali.

Les Bleus setidaknya selalu mencetak tiga gol dalam empat laga Piala Dunia secara beruntun, termasuk final kontra Argentina 2022 lalu. Mereka kini menyamai rekor Spanyol yang melakukan hal tersebut pada periode 1998 dan 2002.

2. Deja vu sejarah manis 1998

Fakta menariknya, hasil sempurna di fase grup menghadirkan deja vu bagi Prancis. Sebab, mereka juga pernah memenangkan ketiga pertandingan penyisihan grup, di Piala Dunia 1998.

Pada edisi tersebut, Ayam Jantan yang menyapu bersih pertandingan fase grup mampu keluar sebagai juara. Lantas, mampukah Kylian Mbappe dan kawan-kawan mengulangi sejarah manis itu?

3. Dembele jadi pemain kedua dengan hat-trick tercepat

Dembele, yang menjadi inspirator kemenangan, juga menulis tinta emas dalam sejarah turnamen. Bintang Paris Saint-Germain (PSG) itu menjadi pemain kedua yang mampu mencetak hat-trick paling cepat, yakni 32 menit.

Rekor tercepat masih dipegang legenda Austria, Erich Probst, yang membukukannya delapan menit lebih cepat pada Piala Dunia 1954. Di edisi kali ini, Dembele menjadi pemain kedua yang mampu mencetak hat-trick, menyusul Lionel Messi.

Editorial Team

Related Article