Manajer: Cesc Fabregas
Stadion: Stadio Giuseppe Sinigaglia (13.602 orang)
Pemain andalan: Jean Butez, Anastasios Douvikas, Lucas Da Cunha, Maxime Perrone, Nico Paz
Rekrutan baru : Trevor Chalobah, Alvaro Morata, Andres Cuenca, Mattia Liberali, Luis Milla
4 Profil Tim Debutan di Liga Champions 2026/2027, Termasuk Como

- UEFA Champions League 2026/2027 menghadirkan empat debutan: Como 1907, Viking FK, Sabah FK, dan LASK Linz, yang mencapai fase liga lewat prestasi domestik atau kemenangan play-off.
- Como finis keempat Serie A dua musim setelah promosi, Viking menjuarai Eliteserien 2025, sementara Sabah meraih gelar ganda Azerbaijan dan LASK lolos usai menang 5-1 atas Celtic.
- Hasil undian fase liga mempertemukan Como dengan PSG dan Barcelona, Viking dengan Bayern Munchen, Sabah dengan Manchester United, serta LASK yang akan menjamu Liverpool.
Liga Champions Eropa 2026/2027 menyambut tim-tim debutan. Sebanyak empat klub akan merasakan sengitnya duel antarklub Eropa bertensi tinggi untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Ada yang langsung lolos ke fase liga berkat prestasi di kancah domestik, ada pula yang harus bersusah payah melalui kualifikasi. Berikut profil empat tim debutan di Liga Champions 2026/2027 tersebut.
1. Como 1907 menjad kekuatan baru sepak bola Italia di bawah asuhan Cesc Fabregas
Klub yang bermarkas di tepi danau indah ini menjadi salah satu debutan Liga Champions 2026/2027. Berkat solidnya manajemen serta strategi perekrutan Cesc Fabregas, Como sukses menembus jajaran papan atas Serie A Italia. Mereka finis di peringkat empat pada 2025/2026 lalu. Ini adalah prestasi tertinggi sepanjang sejarah klub sekaligus lolos langsung ke kejuaraan antarklub Eropa untuk pertama kali.
Dilansir Destination Calcio, keberhasilan klub berjuluk I Lariani tersebut tak lepas dari kombinasi pemain muda berbakat dan deretan pemain berpengalaman. Tampil di kompetisi Eropa seolah menjadi bukti nyata proyek jangka panjang Como berhasil membawa mereka berubah dari tim semenjana menjadi kekuatan baru Italia. Istimewanya, Como hanya butuh 2 musim setelah promosi untuk mendapat tiket ke Eropa.
Profil per Agustus 2026
2. Viking FK melanjutkan tren positif mencuatnya klub-klub Skandinavia
Dilansir Tribal Football, wakil asal Norwegia, Viking FK, akhirnya mengukir sejarah dengan tampil di Liga Champions untuk pertama kali sejak berdiri pada 1899. Namun, jika menghitung format lama, Viking terakhir kali tampil pada 1983/1984 atau 43 tahun lalu. Pada play-off, mereka berhasil mengalahkan tim papan atas Kroasia, Dinamo Zagreb, dengan agregat 5-3 sehingga bisa kembali ke Eropa pada 2026/2027.
Viking sendiri mengandalkan keseimbangan lini tengah dan transisi cepat untuk membongkar pertahanan lawan. Dengan permainan tersebut, tim berjuluk De Morkebla (Si Biru Gelap) itu berhasil menjadi juara Eliteserien, kompetisi kasta tertinggi Norwegia, 2025. Kehadiran Viking pun mempertegas tren positif serta meningkatnya daya saing klub-klub Skandinavia di kejuaraan tingkat benua.
Profil per Agustus 2026
Manajer: Bjarte Lunde Aarsheim dan Morten Jensen
Stadion: Viking Stadion (15.900 orang)
Pemain andalan: Henrik Falchener, Henrik Heggenheim, Kristoffer Askildsen, Zlatko Tripic, Peter Christiansen
Rekrutan baru: Romano Postema, Amin Cosic, Erlend Jacobsen
3. Sabah FK debut di pentas antarklub Eropa kurang dari 10 tahun setelah didirikan
Sabah FK sukses mengejutkan pencinta sepak bola Eropa setelah memastikan diri menjadi wakil Azerbaijan di Liga Champions 2026/2027. Dilansir Who Scored, mereka lolos setelah menekuk wakil Israel, Hapoel Be'er Sheva, dengan agregat 6-4 pada play-off. Saat Hapoel siap berpesta, sepakan first time Tellur Mutallimov membuat Sabah berbalik unggul 3-2 sekaligus menyamakan agregat menjadi 4-4. Ini menjadi awal dari comeback luar biasa anak asuh Valdas Dambrauskas tersebut.
Didirikan pada 2017, klub yang berbasis di Baku tersebut menunjukkan lonjakan prestasi luar biasa selama 4 tahun terakhir. Musim lalu, mereka meraih gelar juara ganda di tingkat domestik, yakni dengan menjuarai Azerbaijan Premier League dan Azerbaijan Cup. Kini, Sabah siap tampil tanpa beban dan berambisi melanjutkan status mereka sebagai tim kuda hitam.
Profil per Agustus 2026
Manajer: Valdas Dambrauskas
Stadion: Bank Respublika Arena (8.969 orang)
Pemain andalan: Steve Solvet, Stas Pokatilov, Kaheem Parris, Ivan Lepinjika, Akim Zedadka
Rekrutan baru: Christian Nwachukwu, Xander Severina, Rodrigo Fernandes, Orphé Mbina, Erivaldo Almeida
4. LASK Linz menjadi satu-satunya perwakilan Austria di Liga Champions 2026/2027
Tim papan atas Austria, LASK Linz, memecahkan rekor klub setelah secara resmi mengunci satu tempat pada babak utama Liga Champions 2026/2027. Kepastian ini diraih secara dramatis lewat kemenangan 5-1 atas wakil Skotlandia, Glasgow Celtic, pada fase play-off. Ini jadi pertama kalinya klub berjuluk Die Schwarz-Weissen (Si Hitam-Putih) tersebut merasakan persaingan ketat kompetisi antarklub Eropa paling bergengsi.
Dilansir Sofascore, LASK dikenal lebih suka menerapkan keseimbangan di seluruh lini serta menumpuk gelandang. Pelatih LASK, Dietmar Kuehbauer, memanfaatkan kemampuan para pemain tengah untuk menggerakkan permainan, mengirim operan progresif serta bermain melebar. Pengalaman berlaga di kompetisi Eropa tingkat kedua pada musim-musim sebelumnya jadi modal berharga LASK untuk bersaing ketat di UCL.
Profil per Agustus 2026
Manajer: Dietmar Kuehbauer
Stadion: Raiffeisen Arena (19.080 orang)
Pemain andalan: Kasper Jorgensen, Lukas Jungwirth, Andres Andrade, Samuel Adeniran, Sascha Horvath
Rekrutan baru: Krystof Danek, Ramiz Harakate, Yvan Dibango, Manoel Verhaeghe, Alessandro Schopf
Berdasarkan hasil pengundian fase liga yang berlangsung pada Kamis (28/8/2026) malam, keempat debutan ini akan menantang tim-tim raksasa Eropa. Como berjumpa Paris Saint-Germain dan Barcelona, sedangkan Viking melawat ke markas Bayern Munich. Sabah akan menjadi tamu Manchester United saat LASK menjamu Liverpool. Mampukah para para debutan ini menciptakan kejutan?



















