Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prediksi Starting Line-up Minnesota Timberwolves di NBA 2026/2027

Prediksi Starting Line-up Minnesota Timberwolves di NBA 2026/2027
ilustrasi lapangan Minnesota Timberwolves (unsplash.com/William DeHoogh)
  • Minnesota Timberwolves mengubah skuad setelah tersingkir di semifinal wilayah 2025/2026, melepas Julius Randle dan Naz Reid, lalu merekrut LaMelo Ball serta Jonathan Kuminga.
  • LaMelo Ball diproyeksikan menjadi point guard utama, memungkinkan Anthony Edwards lebih fokus sebagai shooting guard dan memaksimalkan peluang catch-and-shoot.
  • Susunan depan diproyeksikan diisi Kuminga, Jaden McDaniels sebagai power forward, dan Rudy Gobert sebagai center yang tetap diandalkan untuk rebound serta blok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Minnesota Timberwolves kembali menemui kegagalan di NBA 2025/2026 usai tersingkir dari San Antonio Spurs pada semifinal wilayah. Oleh sebab itu, mereka ingin mencoba formula baru. Timberwolves melepas dua big man pendulang poin, Julius Randle dan Naz Reid.

Tim asuhan Chris Finch ini kemudian menambah kekuatan di area backcourt dengan merekrut LaMelo Ball. Mereka juga mendatangkan pemain dinamis dalam diri Jonathan Kuminga. Dengan perubahan tersebut, bagaimana starting line-up Minnesota Timberwolves di NBA 2026/2027?

  1. 1. Diboyong lewat trade, LaMelo Ball bakal menjadi point guard utama Minnesota Timberwolves

    LaMelo Ball meninggalkan Charlotte Hornets untuk bergabung dengan Minnesota Timberwolves pada jeda musim 2026 lewat skema pertukaran empat tim. Timberwolves sampai rela melepas banyak aset demi mendapatkan jasa peraih Rookie of the Year 2021 tersebut. Wajar saja, mereka memang butuh sosok playmaker berkualitas.

    Ball tentu menjadi jawaban tepat. Di NBA 2025/2026, pemain berusia 24 tahun ini tampil cukup impresif dengan rata-rata 20,1 poin, 4,8 rebound, 7,1 assist, dan 1,2 steal. Dia pun bakal menjadi point guard andalan Timberwolves di NBA 2026/2027.

  2. 2. Berperan sebagai shooting guard, Anthony Edwards diandalkan untuk mencetak tripoin

    Anthony Edwards menjalani musim yang gemilang di NBA 2025/2026. Dia berhasil mencatat rata-rata poin 28,8 poin, 5 rebound, 3,7 assist, dan 1,4 steal. Torehan poin tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang kariernya. Namun, Edwards juga bekerja lebih ekstra karena dituntut menjadi kreator serangan hingga melakukan penyelesaian akhir.

    Untungnya, dengan kehadiran LaMelo Ball, Edwards bisa fokus mengemban tugas sebagai shooting guard di NBA 2026/2027. Dia tidak perlu banyak menguasai bola serta lebih leluasa mencari ruang kosong guna melakukan catch-and-shoot. Hal itu tentu makin memudahkan Edwards untuk mencetak poin.

  3. 3. Meski baru bergabung, Jonathan Kuminga berpeluang diplot sebagai small forward utama

    Jonathan Kuminga berstatus free agent pada jeda musim 2026. Meski sempat dikaitkan dengan sejumlah tim, Kuminga akhirnya berlabuh ke Minnesota Timberwolves. Dia menandatangani kontrak 2 tahun senilai 13 juta dolar AS (Rp230 miliar).

    Bersama Timberwolves, Kuminga bisa diproyeksikan sebagai small forward utama. Posisi tersebut ideal untuk pemain dinamis seperti Kuminga yang sangat berguna ketika transisi menyerang maupun bertahan. Di NBA 2025/2026 lalu, Kuminga membela dua tim berbeda, Golden State Warriors dan Atlanta Hawks. Dia tampil dalam 36 pertandingan dengan rata-rata 12,2 poin, 5,6 rebound, dan 2,3 assist.

  4. 4. Posisi Jaden McDaniels tampaknya bakal bergeser ke depan sebagai power forward

    Jaden McDaniels terus menunjukkan perkembangan apik bersama Minnesota Timberwolves. Dia bahkan mencatat statistik tertinggi dalam kariernya di NBA 2025/2026. McDaniels yang berperan sebagai small forward mengumpulkan rata-rata 14,8 poin, 4,2 rebound, 2,7 assist, 1,1 steal, dan 1 blok.

    Di NBA 2026/2027, McDaniels kemungkinan diplot sebagai power forward. Timberwolves perlu menambal kurangnya ukuran di lini depan usai melepas Julius Randle. Dengan tinggi 206 cm, McDaniels bisa menjawab kebutuhan tersebut. Terlebih lagi, dia ditunjang kemampuan bertahan yang cukup solid.

  5. 5. Rudy Gobert masih tak tergantikan di posisi center utama

    Posisi center utama Minnesota Timberwolves di NBA 2026/2027 masih akan diisi oleh Rudy Gobert. Namun, Gobert menghadapi tantangan berat dengan ketidakhadiran Julius Randle dan Naz Reid. Apalagi, usia Gobert menginjak 34 tahun dan mulai alami penurunan performa.

    Hal itu pun sudah terlihat di NBA 2025/2026 lalu. Gobert hanya mengemas rata-rata 10,9 poin, 11,7 rebound, 1,7 assist, dan 1,6 blok. Torehan poin tersebut menjadi yang terendah sejak 2017. Meski produktivitas berkurang, pemenang tiga kali Defensive Player of The Year (DPOY) ini tetap bisa diandalkan dalam hal rebound serta blok. 

    Starting line-up Minnesota Timberwolves guna mengarungi NBA 2026/2027 terlihat mumpuni. Area backcourt diisi dua guard elite, LaMelo Ball dan Anthony Edwards. Duet tersebut bakal menjadi mesin pendulang poin bagi Timberwolves. Kemudian, ada Jonathan Kuminga, Jaden McDaniels, serta Rudy Gobert yang siap membantu khususnya dalam mengawal pertahanan. Lantas, bisakah mereka membawa Timberwolves meraih hasil yang memuaskan di NBA 2026/2027?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More