Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pelatih Terakhir yang Menangani Cristiano Ronaldo di Level Klub

5 Pelatih Terakhir yang Menangani Cristiano Ronaldo di Level Klub
Ole Gunnar Solskjaer dan Cristiano Ronaldo (premierleague.com)

Cristiano Ronaldo (CR7) kembali menjadi buah bibir penggemar sepak bola dunia. Bukan prestasi, kali ini Ronaldo menggemparkan dunia dengan perkataannya di salah satu acara. Ia memberikan berbagai pernyataan yang menyindir pelatih hingga klubnya saat ini.

Sebagai pemain bintang, CR7 memang menjadi pemain yang dikenal sulit diatur pelatih. Ia juga sempat bersitegang dengan beberapa pelatih yang pernah menanganinya.

Erik ten Hag yang saat ini membesut Manchester United harus ekstra sabar menghadapi bintang Portugal itu. Sebelum ten Hag, CR7 telah ditangani beberapa pelatih di level klub. Lantas siapa saja pelatih terakhir yang menangani CR7?

1. Erik ten Hag (Manchester United)

Erik Ten Hag (premierleague.com)
Erik Ten Hag (premierleague.com)

Erik ten Hag menjadi pelatih yang saat ini menangani Cristiano Ronaldo. Pelatih asal Belanda itu ditunjuk Manchester United pada awal musim ini. Pada awal kedatangannya, ten Hag langsung bermasalah dengan Ronaldo.

Bahkan CR7 sempat dikabarkan akan meninggalkan Setan Merah. Pada musim ini, ten Hag telah memberi kesempatan Ronaldo untuk tampil. Namun performa bintang Portugal itu tak kunjung membaik dan masih seret gol.

Erik ten Hag telah memainkan Ronaldo dalam 16 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, CR7 baru menorehkan 3 gol dan 2 assists.

2. Ralf Rangnick (Manchester United)

Ralf Rangnick (manutd.com)
Ralf Rangnick (manutd.com)

Cristiano Ronaldo kembali membela Manchester United sejak awal musim 2021/2022. Pada musim lalu tersebut, CR7 ditangani dua pelatih berbeda.

Salah satunya yaitu Ralf Rangnick yang ditunjuk Setan Merah pada Desember 2021. Di bawah asuhan pelatih asal Austria itu, Ronaldo berhasil mengemas cukup banyak gol.

Rangnick sendiri memainkan bintang Portugal ini dalam 22 pertandingan di semua kompetisi. Ronaldo pun sukses mengoleksi 12 gol dari pertandingan yang ia mainkan.

Pada musim ini, Rangnick sendiri berstatus sebagai pelatih sementara United selama 6 bulan. Sempat diincar menjadi direktur teknik Setan Merah, namun ia menolak dan memilih untuk melatih timnas Austria.

3. Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United)

Ole Gunnar Solskjaer (premierleague.com)
Ole Gunnar Solskjaer (premierleague.com)

Sebelum ditangani Ralf Rangnick, Cristiano Ronaldo lebih dulu diasuh Ole Gunnar Solskjaer saat kembali ke Manchester United. Pelatih asal Norwegia ini sudah menangani Setan Merah sejak Desember 2018. Namun setelah beberapa musim melatih, ia masih gagal antarkan United kembali berjaya.

Selama menangani Ronaldo, Solskjaer memberikan kesempatan tampil sebanyak 13 pertandingan. Ronaldo cukup moncer di bawah asuhan Solskjaer dengan torehan 9 gol dari jumlah pertandingan tersebut. 

4. Andrea Pirlo (Juventus)

Andrea Pirlo (twitter.com/juventusfcen)
Andrea Pirlo (twitter.com/juventusfcen)

Sebelum kembali ke Manchester United, Cristiano Ronaldo membela klub Italia, Juventus. Musim terakhirnya di Juve, Ronaldo ditangani pelatih muda Andrea Pirlo.

Di bawah asuhan Pirlo, Ronaldo tampil cukup baik dan konsisten mencetak gol. Sepanjang musim 2020/2021, Pirlo memainkan bintang Portugal ini dalam 44 pertandingan di semua kompetisi.

Kesempatan itu tak di sia-siakan CR7 dengan mengoleksi 36 gol dan memberikan 6 assists. Sayangnya Pirlo dan Ronaldo gagal membawa Juve mempertahankan gelar Serie A.

5. Maurizio Sarri (Juventus)

Maurizio Sarri (twitter.com/juventusfcen)
Maurizio Sarri (twitter.com/juventusfcen)

Maurizio Sarri menjadi pelatih yang menangani Juventus sebelum Andrea Pirlo. Pelatih asal Italia ini pun mencicipi menjadi juru latih Cristiano Ronaldo. Di bawah asuhan Sarri, Ronaldo juga menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol.

Pada musim 2019/2020, Sarri memainkan Ronaldo dalam 46 pertandingan di semua kompetisi. CR7 berhasil menorehkan 37 gol dan memberikan 9 assists. Pada musim tersebut, Ronaldo juga menjadi bagian Si Nyonya Tua meraih gelar Serie A.

 

Tak mudah bagi pelatih siapa pun untuk menangani pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo. Namun jika bisa memaksimalkannya, Ronaldo bisa menjadi tumpuan mencetak gol. Akankah karier CR7 sudah berakhir di MU?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aswar Riki
EditorAswar Riki
Follow Us

Latest in Sport

See More

Flick Puji Rashford, tapi Tunda Bahas Masa Depan

06 Apr 2026, 23:03 WIBSport