Dovizioso Duga Cedera Marc Marquez Jauh Lebih Parah dari Kelihatannya
- Andrea Dovizioso menilai cedera bahu Marc Marquez lebih parah dari yang terlihat, meski sang pembalap dikenal jarang mengeluh dan selalu berusaha tampil maksimal.
- Penampilan Marquez di MotoGP Amerika Serikat 2025 menjadi bukti kekhawatiran Dovizioso, karena ia hanya finis kelima di sirkuit yang biasanya dikuasainya.
- Dalam tiga seri awal MotoGP 2026, Marquez baru mengumpulkan 45 poin tanpa podium, sementara Marco Bezzecchi mendominasi dengan 81 poin bersama Aprilia Racing.
Jakarta, IDN Times - Mantan rival Marc Marquez di MotoGP, Andrea Dovizioso, melontarkan pandangan mengejutkan terkait kondisi The Baby Alien. Dovizioso meyakini kondisi fisik Marquez jauh lebih memprihatinkan daripada yang terlihat di layar kaca.
Marquez memang belum sepenuhnya fit usai menderita cedera bahu kompleks di MotoGP Indonesia, musim 2025 lalu. Cedera tersebut memaksanya menepi hingga akhir musim, bahkan dampaknya diklaim masih terlihat nyata dalam tiga seri awal MotoGP 2026.
1. Marquez bukan tipe pembalap cengeng
Sebenarnya, Dovizioso tak khawatir dengan kondisi sang rival. Ia amat mengenal karakter Marquez, yang penuh ambisi dan selalu bisa bangkit dari kondisi terpuruk.
"Marc bukan tipe pebalap yang suka mengeluh dan tidak pernah mencari alasan. Tapi menurut saya, situasinya jauh lebih serius daripada yang terlihat," kata Dovizioso dikutip dari Crash.
2. Balapan di MotoGP Amerika Serikat jadi bukti paling nyata
Dugaan Dovizioso semakin kuat ketika melihat penampilan Marquez di MotoGP Amerika Serikat, akhir Maret 2025 lalu. Marquez hanya mampu finis di peringkat kelima, padahal Circuit of the Americas merupakan taman bermainnya.
"Austin adalah konfirmasi definitif; di tempat di mana dia seharusnya bisa membuat perbedaan, tetapi ternyata tidak bisa," ujar Dovizioso.
3. Marquez sudah koleksi berapa poin?
Sejauh ini, Marquez baru berhasil mengantongi 45 poin dari tiga seri awal MotoGP 2026. Berbeda dengan musim lalu yang langsung tancap gas sejak awal, pembalap Spanyol itu urung naik podium pada musim ini.
Rider Aprillia Racing, Marco Bezzecchi mendominasi dengan 81 poin, dengan menjuarai ketiga seri tersetut. Di sisi lain, performa Ducati memang sedang tertinggal dari Aprilia.

















