Tunggu Panggilan, Sabar/Reza Berharap Debut di Thomas Cup 2026

- Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani berharap bisa debut membela Indonesia di ajang Thomas Cup 2026 setelah belum pernah tampil sebelumnya.
- Keduanya akan berlaga di Kejuaraan Asia 2026 yang mungkin menjadi salah satu tolok ukur PBSI dalam menentukan skuad Thomas Cup, meski belum ada informasi resmi.
- Sabar/Reza menempati peringkat sembilan dunia dan siap dipanggil kapan saja, merasa chemistry dengan pemain pelatnas sudah terbangun karena sering latihan bersama.
Jakarta, IDN Times - Ganda putra non-pelatnas PBSI, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani secara terbuka menyatakan harapan bisa debut di Thomas Cup 2026. Maklum, Sabar/Reza sama sekali belum pernah tampil memperkuat skuad Merah-Putih di ajang dua tahunan tersebut.
“Belum pernah (main di Thomas Cup). Jadi tentu berharap bisa debut,” kata Sabar ditemui di Pelatnas PBSI beberapa waktu lalu.
1. Kejuaraan Asia menjadi penilaian?

Sebelum jauh berpikir soal Thomas Cup 2026, Sabar/Reza akan lebih dulu mentas di Kejuaraan Asia 2026 pekan ini. Sabar mengaku tak mengetahui dengan pasti apakah ajang setara Super 1000 tersebut akan menjadi salah satu penilaian PBSI untuk menentukan skuad Thomas Cup 2026 atau tidak.
“Mungkin bisa jadi salah satu penilaian. Tapi sejauh ini kami belum dapat informasi resmi. Harapannya tentu ingin membawa nama Indonesia di Thomas Cup,” kata Sabar.
2. Persaingan sengit di ganda putra
Bicara soal kekuatan ganda putra, Indonesia jelas tak kekurangan talenta. Skuad Garuda punya empat pasangan dalam jajaran 20 besar dunia.
Berdasarkan daftar peringkat BWF, selain Sabar/Reza, ada pula pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Namun, kans Sabar/Reza cukup besar untuk dibawa. Menginat, anak asuh Hendra Setiawan ini menempati ranking sembilan dunia dan menjadi nomor dua Indonesia saat ini.
3. Tak khawatir soal chemistry
Sabar mengaku dirinya dan Reza akan selalu siap kapan pun dipanggil PBSI untuk memperkuat skuad Garuda. Mereka tak khawatir soal chemistry dengan tim pelatnas karena mengaku sudah lama saling mengenal dan bahkan latihan bersama.
“Sebenarnya kami siap kapan pun dipanggil. Karena di sini juga sudah sering latihan bersama dan saling mengenal secara dekat, jadi untuk membangun chemistry tidak terlalu sulit,” kata Sabar.

















