5 Rekrutan Inter Milan Era Antonio Conte yang Digaet dari Liga Inggris

Inter Milan mulai kembali menemukan taringnya sejak dilatih Antonio Conte. Pelatih asal Italia itu bergabung dengan Nerazzuri pada awal 2019/2020. Berkat tangan dinginnya, Inter Milan sukses bangkit dan memutus dominasi Juventus.
Penampilan impresif itu tak terlepas dari kedatangan para pemain baru. Selama diasuh Conte, perubahan demi perubahan terus berjalan di skuad Inter Milan.
Antonio Conte telah merekrut banyak pemain, termasuk lima pemain dari English Premier League (EPL) berikut ini.
1. Ashley Young

Ashley Young menyudahi kiprahnya bersama Manchester United pada awal 2020. Ia memilih untuk hengkang ke Italia demi menghadapi tantangan baru.
Di Negeri Piza, Young berlabuh ke Inter Milan. Kedatangannya makin memperkuat lini pertahanan Nerazzuri.
Walau usianya sudah tak muda lagi, Young masih tampil prima. Buktinya, ia mencatatkan 59 penampilan bersama tim sekota AC Milan itu di berbagai ajang.
Hanya saja, masa baktinya tak lama. Young dilepas Inter Milan pada musim panas 2022 dengan status bebas transfer.
2. Victor Moses

Antonio Conte merekrut mantan anak asuhnya di Chelsea, Victor Moses. Transfer ini terealisasi pada awal 2020 lalu.
Moses direkrut Nerazzuri dengan status pinjaman hingga akhir musim. Kehadirannya memberikan warna baru bagi sistem permainan Inter Milan.
Serbabisa dalam beberapa posisi di sisi kanan, Moses dengan cepat jadi andalan. Ia mengoleksi 5 assist dalam 20 laga.
Pemain berpaspor Nigeria itu turut mengantarkan Nerazzuri finis sebagai runner-up Serie A. Meski begitu, Inter Milan memilih untuk tak mempermanenkannya.
3. Romelu Lukaku

Dicap gagal di Manchester United, Romelu Lukaku segera angkat kaki. Tak perlu waktu lama baginya dalam menemukan klub baru.
Inter Milan resmi mendapatkan Lukaku pada musim panas 2019 lalu. Saat itu, Nerazzuri membayar 74 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.
Lukaku jadi pemain termahal yang pernah direkrut Inter Milan. Seolah tak terbebani, status tersebut dijalani Lukaku dengan mulus.
Ia menemukan ketajamannya kembali di bawah asuhan Antonio Conte. Dalam 95 laga, Lukaku membukukan 64 gol dan 16 assist.
4. Alexis Sanchez

Keputusannya pindah ke Manchester United ternyata keliru. Alexis Sanchez gagal bersinar di Old Trafford. Tak heran bila kiprahnya tak bertahan lama di Manchester.
Beruntung baginya, Alexis masih diminati Inter Milan. Ia resmi hijrah ke Italia pada 2019 lalu.
Datang dengan status pinjaman, Alexis kembali tampil menjanjikan di lini depan. Kendati tak selalu diturunkan, ia mampu jadi pembeda saat dibutuhkan.
Pada akhirnya, pemain berpaspor Chile itu dipermanenkan. Ia sudah mengoleksi 108 penampilan bersama Nerazzuri.
5. Christian Eriksen

Usai lama menetap di London, Christian Eriksen memutuskan untuk pindah ke kota baru. Tepatnya pada awal 2020, Eriksen diboyong Inter Milan.
Ia ditebus seharga 27 juta euro atau sekitar Rp412 miliar. Perekrutan pemain Denmark itu merupakan pilihan yang tepat.
Eriksen diandalkan Antonio Conte dalam enam puluh penampilan. Sayangnya, kiprah Eriksen harus terhenti pada pertengahan 2021 lalu. Insiden kolaps yang mengharuskannya memasang alat pacu jantung memaksa sang pemain berpisah dengan Inter Milan.
Antonio Conte memang tak lama melatih Inter Milan. Meski terbilang singkat, ia mampu mengubah profil Nerazzuri yang dulunya terseok-seok menjadi salah satu penantang juara pada tiap musim.


















