Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apes, 6 Pemain Top yang Paling Sering Kalah di Final Liga Champions

Apes, 6 Pemain Top yang Paling Sering Kalah di Final Liga Champions
potret Gianluigi Buffon setelah kalah di final Liga Champions 2017 (independent.ie)

Liga Champions sering dianggap sebagai turnamen antarklub yang paling bergengsi di dunia. Tentu akan jadi kebanggaan besar bagi seorang pemain jika berhasil membawa klubnya jadi juara. Sebaliknya, kekecewaan besar pasti dirasakan pemain yang kalah di final karena gagal meraih gelar juara yang sudah di depan mata.

Sepanjang sejarah, ada sejumlah pemain yang pernah kalah di final Liga Champions lebih dari sekali. Mereka tentu adalah pemain berkualitas, tapi tetap tak bisa menghindari nasib sial. Inilah 6 pemain top yang paling sering mengalami kekalahan di final Liga Champions.

1. Paolo Maldini (3 kali)

Paolo Maldini mengalami kekalahan di final Liga Champions 2005. (obiettivo-milan.it)
Paolo Maldini mengalami kekalahan di final Liga Champions 2005. (obiettivo-milan.it)

Paolo Maldini adalah bek legendaris Italia yang kualitasnya tak perlu diragukan. Selama 25 tahun berkarier membela AC Milan, Maldini telah meraih begitu banyak kesukesan. Koleksi trofinya mencapai 25 trofi. Itu termasuk 5 trofi Liga Champions yang membuat Maldini jadi salah satu pemain dengan trofi Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah.

Namun, Maldini ternyata juga pernah 3 kali kalah di final Liga Champions. Itu terjadi pada musim 1992/93 (kalah dari Marseille), musim 1994/95 (kalah dari Ajax Amsterdam), dan musim 2004/05 (kalah dari Liverpool). Meski begitu, Maldini tetap punya rekor positif di final Liga Champions, yaitu 5 kemenangan dari 8 laga.

2. Alessandro Del Piero (3 kali)

Alessandro Del Piero bermain di final Liga Champions 1998. (gqitalia.it)
Alessandro Del Piero bermain di final Liga Champions 1998. (gqitalia.it)

Alessandro Del Piero juga pernah merasakan 3 kekalahan di final Liga Champions. Dua kekalahan di antaranya terjadi secara beruntun, yaitu musim 1996/97 dan 1997/98. Itu terjadi setelah Juve menjuarai Liga Champions di musim sebelumnya, yaitu musim 1995/96 dengan menaklukkan Ajax Amsterdam melalui adu penalti.

Pada musim 2002/03, Del Piero merasakan kekalahan ketiganya di final Liga Champions. Kali ini giliran Juve yang kalah melalui adu penalti dalam laga All Italian Final melawan AC Milan. Jadi, selama 19 tahun membela Juventus, Del Piero pun hanya sempat mengangkat 1 trofi Liga Champions.

3. Edgar Davids (3 kali)

Edgar Davids berlaga di final Liga Champions 2003. (bluewin.ch)
Edgar Davids berlaga di final Liga Champions 2003. (bluewin.ch)

Edgar Davids membela Ajax Amsterdam kala mereka kalah dari Juventus yang dibela Del Piero di final Liga Champions 1995/96. Setelah itu, Davids hengkang ke AC Milan, lalu Juventus di paruh musim 1997/98. Ia pun turut bermain di final Liga Champions musim tersebut, kali ini bareng Del Piero, tapi Juve pun harus takluk dari Real Madrid.

Davids juga main bareng Del Piero di final Liga Champions 2002/03 yang berakhir dengan kekalahan sehingga ia pun mengalami total 3 kekalahan di final. Namun, Davids bukannya tak pernah juara Liga Champions karena ia sukses membawa Ajax memenangi final 1994/95 melawan AC Milan.

4. Edwin van der Sar (3 kali)

Edwin van der Sar kalah di final Liga Champions 2011. (aljazeera.com)
Edwin van der Sar kalah di final Liga Champions 2011. (aljazeera.com)

Berikutnya ada Edwin van der Sar, kiper jangkung asal Belanda yang juga pernah 3 kali kalah di final Liga Champions. Kekalahan pertama ia alami bareng Edgar Davids kala membela Ajax di final musim 1995/96. Setelah itu, van der Sar sempat membela Juventus dan Fulham sebelum bergabung dengan Manchester United mulai 2005.

Bersama MU, van der Sar tiga kali mencapai final Liga Champions. Ia sukses membawa Setan Merah juara pada final tahun 2008, namun kalah di final 2009 dan 2011 dari Barcelona. Laga final 2011 jadi partai resmi terakhirnya di dunia sepak bola karena ia pensiun setelah itu.

5. Gianluigi Buffon (3 kali)

Gianluigi Buffon memakai medali runner-up Liga Champions 2014/15. (beinsports.com)
Gianluigi Buffon memakai medali runner-up Liga Champions 2014/15. (beinsports.com)

Penjaga gawang yang pernah 3 kali kalah di final Liga Champions bukan hanya Edwin van der Sar, melainkan juga Gianluigi Buffon. Bedanya, nasib Buffon terbilang lebih apes karena ia tak pernah merasakan kesuksesan di final Liga Champions. Tiga kali ia tampil di final bersama Juventus, tiga kali pula ia gagal membawa timnya juara.

Kekalahan pertama ia alami di musim 2002/03 saat ditaklukkan AC Milan via adu penalti. Berikutnya Juve kembali kalah 1-3 di final 2015 dari Barcelona, lalu kalah 1-4 dari Real Madrid dua tahun berselang. Kini Buffon masih bermain di usia 43 tahun, namun kemungkinan besar ia akan mengakhiri karier tanpa trofi Liga Champions.

6. Patrice Evra (4 kali)

Patrice Evra pernah 4 kali kalah di final Liga Champions. (thesun.co.uk)
Patrice Evra pernah 4 kali kalah di final Liga Champions. (thesun.co.uk)

Pemain yang paling sering mengalami kekalahan di final Liga Champions ternyata adalah Patrice Evra. Bek kiri asal Prancis ini 4 kali kalah di final dan ia mengalaminya bersama 3 klub berbeda. Pertama, Evra bermain membela AS Monaco di final musim 2003/04. Sayangnya, Monaco harus takluk dari FC Porto dengan skor telak 0-3.

Setelah itu, Evra dua kali mengulang kegagalan di final bersama MU pada 2009 dan 2011. Lalu, pada 2015 lagi-lagi ia kalah di final, kali ini bersama Juventus. Untungnya, Evra sempat satu kali mengangkat trofi Liga Champions, yaitu pada 2007/08 bersama MU berkat kemenangan atas Chelsea di partai puncak.

 

Enam pemain di atas pernah berkali-kali mengalami kekalahan di final Liga Champions. Namun, mereka tetap dikenal sebagai pemain top karena juga pernah meraih berbagai gelar juara di sepanjang kariernya. Terbukti, kegagalan menyakitkan tak menyurutkan semangat mereka untuk terus berjuang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Peter Eduard
EditorPeter Eduard
Follow Us

Latest in Sport

See More

Allegri Tegaskan Milan Tak Lagi Bersaing Scudetto

07 Apr 2026, 17:01 WIBSport