Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tiket Naik, Suporter Liverpool Bakal Demonstrasi Besar-besaran

Tiket Naik, Suporter Liverpool Bakal Demonstrasi Besar-besaran
ilustrasi Stadion Liverpool (unsplash.com/nathan_wong)
Intinya Sih
  • Manajemen Liverpool memutuskan menaikkan harga tiket pertandingan dan tiket musiman untuk musim depan, memicu kemarahan suporter yang menilai kebijakan itu tidak tepat waktu.
  • Kelompok suporter Spirit of Shankly berencana menggelar protes besar di beberapa laga serta memboikot pembelian makanan dan merchandise sebagai tekanan terhadap manajemen klub.
  • Kekecewaan suporter makin meningkat karena performa Liverpool di musim 2025/26 menurun, dengan banyak suara mendesak pemecatan pelatih Arne Slot setelah kekalahan dari Manchester City.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Keputusan manajemen Liverpool menaikkan harga tiket untuk musim depan direspons keras oleh suporter. Mereka dengan tegas melancarkan protes ke manajemen karena kenaikan tiket dianggap tak wajar dan kurang tepat waktunya.

Fenway Sports Group selaku perusahaan induk Liverpool memutuskan untuk menaikkan harga tiket per laga di kisaran 1,25 hingga 1,75 poundsterling (Rp28,3 ribu hingga Rp39,7 ribu). Kemudian, tiket musiman naik di angka 21,5 sampai 27 poundsterling (Rp487 ribu sampai Rp612 ribu).

Jika diakumulasi selama tiga tahun, total kenaikan tiket pertandingan bisa mencapai tiga sampai 4,5 poundsterling (Rp68 ribu sampai Rp90 ribu) per laga, dan tiket musiman naik sampai 53,5 hingga 67,5 poundsterling (Rp1,21 juta sampai Rp1,53 juta).

1. Protes akan meluas

Kelompok suporter Liverpool, Spirit of Shankly, menentang kenaikan tersebut. Mereka merasa kenaikan harga tiket tak relevan dengan kondisi ekonomi yang sedang berkembang. Maka dari itu, gelombang protes akan dilakukan, tak hanya dalam satu tapi di sejumlah pertandingan.

"Hal ini (protes) tidak akan terbatas pada satu pertandingan saja, melainkan akan terus berkembang ke depannya," begitu pernyataan Spirit of Shankly dilansir Daily Mirror.

2. Tindakan diambil demi tekanan ke klub

Selain berdemonstrasi, suporter juga bakal memboikot pembelian makanan dan merchandise di stadion. Mereka bahkan mempertimbangkan menunda perpanjangan tiket musiman sebagai bentuk tekanan langsung terhadap klub. Aksi ini diharapkan bisa diikuti oleh suporter Liverpool lainnya agar tekanan ke manajemen FSG makin besar hingga mempertimbangkan ulang kebijakannya.

"Ini bukan hanya tentang harga, tetapi tujuan dari klub. Mereka yang memilih akan seperti apa ke depannya," tulis Spirit of Shankly.

3. Liverpool juga sedang limbung

Secara performa, suporter juga kurang puas dengan Liverpool di musim 2025/26. Sejumlah aksi protes sempat dilancarkan agar manajemen bersikap tegas kepada pelatih Arne Slot.

Di berbagai kesempatan, banyak yang menyuarakan agar Slot dipecat. Bahkan, usai dibantai Manchester City dalam perempat final Piala FA, suporter menyuarakan nama Xabi Alonso dengan lantang demi menekan klub untuk mengambil keputusan terkait Slot.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More