Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Argentina vs Cape Verde: Waspada Kejutan dari Dongeng Piala Dunia 2026
Bintang Argentina, Lionel Messi, berselebrasi usai jebol gawang Aljazair (AFP /Roberto Schmidt)
  • Argentina akan menghadapi Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dan Rodrigo De Paul menegaskan timnya tidak boleh meremehkan lawan yang tampil impresif di fase grup.
  • De Paul mengingatkan rekan-rekannya, terutama pemain muda, untuk menganggap setiap pertandingan seperti final agar bisa tampil maksimal dan menjaga mental juara.
  • Bagi De Paul, mengenakan jersey Argentina adalah kehormatan besar yang menuntut dedikasi penuh tanpa memandang lawan atau kompetisi yang dihadapi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Argentina akan menghadapi tim kejutan dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, Cape Verde, di Miami Stadium, Sabtu pagi WIB (4/7/2026). Menghadapi Cape Verde, Argentina mengaku tak mau menganggap remeh.

Gelandang Argentina, Rodrigo De Paul, menyatakan jika timnya bukan favorit dalam duel melawan Cape Verde. Bagi De Paul, Argentina dan Cape Verde memiliki posisi yang sama.

"Ketika undian diumumkan, kami menyadari bisa saja menghadapi juara dunia atau tim nasional dengan pemain-pemain hebat di kompetisi besar. Kini, kami melawan tim yang tampil luar biasa di fase grup. Mereka main bagus menghadapi lawan-lawannya," ujar De Paul, dilansir ESPN.

1. Kesalahan fatal meremehkan Cape Verde

Meremehkan Cape Verde, menurut De Paul, merupakan kesalahan fatal. Gelandang Inter Miami itu berharap seluruh pemain Argentina bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Cape Verde.

"Menjadi kesalahan ketika berpikir laga nanti sudah digaransi menang. Pikirkan, laga nanti adalah yang terakhir. Itu pola pikir saya. Maka dari itu, saya harus menghadapinya sebagai laga final, baru selanjutnya datang," kata De Paul.

2. Berharap pemain muda memikirkan hal serupa

De Paul meminta agar para pemain Argentina bisa memiliki pola pikir yang sama. Terlebih, banyak pemain muda yang baru mengenakan jersey Argentina pada Piala Dunia kali ini.

"Kami bilang ke pemain muda, setiap mengenakan jersey ini, pikirkan sebagai yang terakhir kalinya. Makanya, semua bergantung pada kami," ujar De Paul.

3. Jersey Argentina spesial

Jersey Argentina, menurut De Paul, begitu spesial. Bukan soal kebanggaan negara, tapi Albiceleste juga dikenal sebagai salah satu raksasa dunia yang selalu diperhitungkan dan memproduksi talenta-talenta kelas wahid seperti Lionel Messi.

"Selama delapan atau sembilan tahun mengenakan jersey ini, tak mau berakhir dan mau mengeluarkan kemampuan terbaik. Kami tak mau menahan diri ketika mengenakan jersey ini, tanpa melihat kompetisi dan lawannya. Mengenakan jersey ini, kebanggaan luar biasa dan memaksamu memberikan yang terbaik," kata De Paul.

Curated For You

Editorial Team

Related Article