Nagelsmann Mundur Usai Jerman Babak Belur di Piala Dunia 2026

- Julian Nagelsmann resmi mundur dari posisi pelatih Jerman setelah timnya gagal melaju di Piala Dunia 2026, usai diminta mundur oleh petinggi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
- Sebelum keputusan itu, Nagelsmann sempat ingin bertahan hingga Euro 2028, namun akhirnya memilih mundur demi menjaga reputasinya setelah tekanan dari DFB meningkat.
- Juergen Klopp disebut sebagai kandidat kuat pengganti Nagelsmann, sementara kekalahan Jerman dari Paraguay lewat adu penalti menandai kemunduran prestasi Der Panzer di ajang dunia.
Jakarta, IDN Times - Julian Nagelsmann dikabarkan mundur dari kursi pelatih Jerman usai gagal di Piala Dunia 2026. Nagelsmann merasa bertanggung jawab atas kegagalan Jerman dan telah memutuskan untuk meletakkan jabatannya.
Dalam sebuah rapat yang digelar Kamis (2/7/2026), Nagelsmann diminta mundur oleh jajaran petinggi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) atas kegagalan di Piala Dunia 2026. Jika tidak mundur, para petinggi menyatakan bakal melakukan pemecatan yang bisa membuat CV Nagelsmann rusak.
Pada akhirnya, dilansir Daily Star, Nagelsmann memilih mundur. Pengumuman mundurnya Nagelsmann rencananya dilakukan pada Jumat (3/7/2026).
1. Sempat ngotot bertahan
Nagelsmann sebelumnya berniat untuk terus menangani Jerman. Dia merasa tak boleh kabur dari tanggung jawab dan akan menangani Der Panzer hingga Euro 2028.
"Saya akan bertahan jika DFB menginginkannya. Saya akan melanjutkan tugas hingga Euro 2028. Jika mereka mau saya mundur, bilang saja. Saya bukan pengecut," ujar Nagelsmann.
2. Klopp penggantinya?
Sosok pengganti Nagelsmann mulai mengemuka. Kini, Juergen Klopp dikabarkan bakal menangani Jerman.
Klopp dianggap sebagai figur paling pas buat menangani Jerman karena rekam jejaknya yang panjang. Selain itu, dia juga terbuka untuk mendengar tawaran langsung dari DFB.
3. Jerman babak belur di fase gugur
Perjalanan Jerman memang mengecewakan di Piala Dunia 2026. Tak terkalahkan pada fase grup, Jerman malah kalah dari Paraguay lewat adu penalti, 2-3 (1-1). Kekalahan itu, menurut Nagelsmann, mengisyaratkan jika Jerman bukan lagi kekuatan sepak bola dunia.
"Dengan disingkirkan Paraguay, maka Anda bukanlah tim sepak bola kelas satu. Saya sangat kecewa," kata Nagelsmann.












