Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Awal Terbaik Bagi Como di Serie A Terjadi Musim Ini, Setelah 74 Tahun
potret Stadio Giuseppe Sinigaglia, markas Como 1907 (unsplash.com/Erin Doering)
  • Como 1907 mengalahkan Parma 2-1 lewat gol Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno pada pekan keempat Serie A 2026/27.
  • Como meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat laga awal, menyamai raihan tiga kemenangan pada 1951/52 setelah 74 tahun.
  • Dengan 10 poin, Como berada di peringkat ketiga Serie A di bawah AS Roma dan Inter Milan, sebelum bertandang ke Frosinone pada 20 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Como menang 2-1 dari Parma. Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno bikin gol. Como sudah menang tiga kali dan seri sekali dalam empat pertandingan. Mereka belum kalah. Ini baru terjadi lagi setelah 74 tahun. Sekarang Como ada di tempat ketiga Serie A dengan 10 poin. Minggu nanti, Como akan main ke kandang Frosinone.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Como 1907 menikmati awal musim yang mencerminkan konsistensi dan daya saing mereka. Tiga kemenangan serta satu hasil imbang dari empat laga pertama menempatkan klub ini di posisi ketiga Serie A, sekaligus menyamai pencapaian awal terbaik mereka dalam 74 tahun dengan catatan tak terkalahkan yang lebih kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Mesin Como 1907 masih menyala kencang di Serie A 2026/27. Terbaru, dalam laga pekan keempat yang dihelat di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9/2026) dini hari, mereka menang 2-1 atas Parma.

Dua gol dari Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno membawa Como pada kemenangan di laga ini. Tidak cuma itu, hasil ini juga meneruskan tren apik yang sudah mereka torehkan di awal Serie A 2026/27.

1. Mengulangi catatan pada 1951/52

Dilansir Opta, apa yang Como torehkan ini mengulangi catatan apik mereka pada musim 1951/52. Mereka memenangi tiga dari empat laga awal mereka lagi untuk pertama kalinya setelah 74 tahun.

Bedanya dengan 1951/52 lalu, Como saat itu menang tiga kali dan sekali kalah dari empat laga awal. Sekarang, mereka belum terkalahkan dalam empat laga awal dengan rincian tiga kali menang dan sekali imbang.

2. Como menang dua kali beruntun di kandang

Como mencatatkan rekor lain. Dengan kemenangan 1-0 atas Parma pada bulan Mei 2026, Como sukses meraih dua kemenangan kandang secara beruntun.

Como mencatatkan kemenangan beruntun atas Parma di dua divisi teratas sepak bola Italia untuk pertama kalinya sejak tahun 1974. Mereka bisa menang lagi di kandang secara rutin.

3. Como menghuni papan atas

Berkat awal mula yang baik ini, Como pun kini menghuni papan atas Serie A 2026/27. Mereka bertengger di posisi ketiga dengan raihan 10 poin, hanya kalah dari AS Roma dan Inter Milan.

Como akan kembali mentas di Serie A 2026/27 pada Minggu (20/9/2026) nanti. Mereka akan bertandang ke markas Frosinone, demi tetap menjaga mesin mereka menyala di liga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article