Jakarta, IDN Times - Pemain yang melakukan gestur menutup mulut sambil melontarkan ujaran provokatif harus berhati-hati. Sebab, tindakan itu dapat berujung kartu merah pada kompetisi Super League 2026/27.
Aturan tersebut merupakan bagian dari penerapan Laws of the Game terbaru yang telah diresmikan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB). Ini jadi sebuah terobosan tersendiri.
"Pemain yang menutup mulut sambil menyampaikan ujaran provokatif di pertandingan akan diberi kartu merah. Hal ini juga sudah diterapkan lebih dulu di Piala Dunia 2026," kata Ogawa di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
