Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Aymeric Laporte, Bek Spanyol asal Prancis di Piala Dunia 2026

Aymeric Laporte, Bek Spanyol asal Prancis di Piala Dunia 2026
Aymeric Laporte dari Spanyol menendang bola selama pertandingan 16 Besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas pada 6 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Getty Images via AFP/Alex Slitz)
Intinya Sih
  • Aymeric Laporte, bek kelahiran Prancis, gagal menembus tim senior negaranya meski tampil impresif di level junior dan akhirnya memilih jalur karier di Spanyol.
  • Laporte resmi menjadi warga negara Spanyol pada 2021, langsung debut di Euro 2020, dan sukses mempersembahkan trofi UEFA Nations League 2023 serta Euro 2024.
  • Di Piala Dunia 2026, Laporte tampil solid sebagai starter utama, membawa Spanyol ke final usai menyingkirkan Prancis dengan pertahanan kokoh dan kontribusi penting di lini belakang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Spanyol berhasil menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026. Deretan penyerang Prancis yang terkenal tajam dibuat frustasi menembus pertahanan kokoh La Furia Roja. Salah satu sosok yang berperan penting di lini belakang Spanyol ialah Aymeric Laporte.

Laga itu sebenarnya menghadirkan momen emosional bagi Laporte. Dia merupakan pemain kelahiran Prancis. Namun, karena minimnya kesempatan untuk menembus tim senior Prancis, Laporte memutuskan membela Spanyol dalam karier internasionalnya.

1. Aymeric Laporte menjadi andalan di tim kelompok umur Prancis, tetapi kesulitan menembus tim senior

Aymeric Laporte merupakan pemain yang lahir di Agen, Prancis, pada 27 Mei 1994. Dia memulai kiprahnya dengan membela SU Agen dan Bayonne sebelum pindah ke Spanyol pada 2010 usai direkrut akademi Athletic Bilbao. Laporte sendiri bisa bergabung dengan Bilbao berkat kakek buyutnya yang berstatus Basque Prancis.

Setelah itu, Laporte berkembang menjadi bek tengah yang solid. Dia pun rutin menghiasi tim junior Prancis, mulai U-17 hingga dipercaya sebagai kapten tim U-21. Sebanyak 51 pertandingan dijalani Laporte dengan sumbangsih 3 assist. Meski impresif di kelompok umur, hal itu tidak serta-merta mempermudah langkah Laporte untuk menembus tim senior Prancis.

Dia memang beberapa kali diimasukkan ke skuad Didier Deschamps. Namun, Laporte tidak pernah mendapat menit bermain. Dia kalah saing dengan bek-bek lain, seperti Lauren Koscielny, Eliaquim Mangala, Raphael Varane, serta Samuel Umtiti.

2. Aymeric Laporte Memutuskan membela Spanyol di level internasional pada 2021

Penantian panjang Aymeric Laporte untuk bermain di tim senior Prancis tak kunjung membuahkan hasil. Dia lantas berpindah haluan membela Spanyol, negara yang telah lama menjadi tempat tinggalnya saat berkarier bersama Athletic Bilbao. Laporte kemudian memperoleh paspor Spanyol dan proses kepindahan kewarganegaraannya disetujui FIFA pada Mei 2021.

Langkah itu memang perlu diambil Laporte agar karier internasionalnya berkembang. Sebab, persaingan di lini belakang Spanyol tidak terlalu ketat sehingga peluang untuk bermain terbuka lebar. Laporte juga cocok dengan filosofi La Furia Roja yang mengandalkan penguasaan bola mengingat dia memiliki atribut sebagai ball-playing defender.

Laporte pun langsung dibawa Luis Enrique ke skuad Spanyol untuk Euro 2020 yang baru digelar pada 11 Juni 2021 akibat pandemik COVID-19. Namun, sebelum turnamen begulir, dia sudah melakoni debut bersama Spanyol dalam pertandingan persahatan kontra Portugal pada 4 Juni 2021. Sejak itu, Laporte mengunci satu tempat utama di jantung pertahanan La Furia Roja dan berhasil mempersembahkan trofi UEFA Nations League 2023 dan Euro 2024.

3. Tampil kokoh di lini belakang, Aymeric Laporte sukses membantu Spanyol ke final Piala Dunia 2026

Kegemilangan Aymeric Laporte kembali terlihat di Piala Dunia 2026. Selalu turun sebagai starter dan bermain penuh mulai fase grup hingga semifinal, Laporte mampu membuat lini belakang Spanyol bak benteng kokoh. Mereka baru kebobolan sekali saat melawan Belgia pada perempat final. Laporte juga sempat menyumbang assist kala Spanyol menang 4-0 atas Arab Saudi pada pertandingan kedua fase grup.

Kini, bek berusia 32 tahun itu tengah bersiap menatap pertandingan final melawan sang juara bertahan, Argentina, yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Tugas berat tentu menunggu Laporte dalam duel tersebut. Dia harus berjuang meredam agresivitas lini serang Argetina yang dikomandoi Lionel Messi.

Keputusan Aymeric Laporte untuk meninggalkan Timnas Prancis dan bergabung dengan Timnas Spanyol terbukti tepat. Sebab, bersama La Furia Roja, dia dipercaya menjadi andalan dan telah meraih trofi internasional. Capaian Laporte bakal makin mentereng jika Spanyol berhasil memenangkan Piala Dunia 2026. Lantas, akankah hal itu terwujud?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More