Usai Derby della Madonnina, AC Milan tetap bertengger di posisi kelima klasemen Serie A 2026/2027, kendati hanya tertinggal empat poin dari Lazio yang resmi menjadi pemuncak klasemen sementara. Skuad Ruben Amorim juga tergolong muda dengan rata-rata usia 25,7 tahun, memadukan talenta menjanjikan seperti Alphadjo Cisse dengan pengalaman gelandang senior Luka Modric. Kehadiran Goncalo Ramos sebagai juru gedor seharga 73 juta euro (Rp1,482 triliun) pun semula diharapkan menjadi solusi jangka panjang di lini depan I Rossoneri.
Namun, kenyataannya, Ramos baru mencetak 2 gol dalam 8 penampilan awal di Serie A, jauh dari ekspektasi sebagai pemain termahal klub. Minimnya ancaman dari sang striker membuat AC Milan lebih mengandalkan Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira yang saling bergantian mengisi ruang serang. Catatan pertahanan mereka pun sempat menjadi yang teratas sebelum merosot ke posisi keenam usai kebobolan empat gol dari Bologna.
Di sisi lain, Inter Milan juga tidak lepas dari masalah, mulai dari rotasi kiper yang belum klop hingga absennya Lautaro Martinez karena cedera. Kepergian Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij turut melemahkan lini belakang mereka, sementara transisi generasi di tengah lapangan belum sepenuhnya rampung. Celah-celah inilah yang membuka peluang bagi AC Milan untuk terus menempel ketat, asalkan konsistensi performa dapat dijaga hingga paruh kedua musim.
Faktor lain yang patut diperhitungkan adalah suntikan motivasi dari luar lapangan, termasuk perpanjangan kontrak Pulisic dan peluncuran rencana Stadion Generali pekan ini. Gerry Cardinale sendiri optimistis menyebut peluang juara bukan hal yang mustahil, meski ia mengakui pentingnya konsistensi hasil dibanding sekadar performa sesaat. Dengan kedalaman skuad yang masih terbatas dan ketergantungan pada segelintir pemain kunci, jalan AC Milan menuju gelar Scudetto tetap terbuka walaupun penuh tantangan yang harus diselesaikan satu demi satu.
Kemenangan atas Inter Milan memang belum menjadi jaminan gelar juara Serie A 2026/2027, tetapi membuktikan proyek Ruben Amorim di Milanello mulai membuahkan hasil. Jika konsistensi itu terus terjaga hingga musim semi, bukan tidak mungkin Scudetto yang telah lama absen dari San Siro akhirnya kembali ke tangan I Rossoneri.