Optimisme Inter Milan yang Inkonsisten di Liga Champions

Inter Milan baru meraih satu kemenangan dari tiga laga awal Liga Champions musim 2026/27.
Cristian Chivu tetap yakin Inter bisa melangkah jauh dan meminta penggemar percaya pada kualitas tim.
Inter menargetkan 16 poin, sehingga harus memenangi lima pertandingan tersisa, dimulai dari Feyenoord.
Jakarta, IDN Times - Performa Inter Milan kurang konsisten di awal Liga Champions musim 2026/27. Jelang melawan Feyenoord, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, pelatih Cristian Chivu menegaskan ambisi anak-anak asuhnya untuk melangkah jauh belum surut sedikit pun.
Dari tiga laga pertamanya, Inter hanya mampu membukukan sebiji kemenangan, sisanya menelan kekalahan. Duel di markas Feyenoord pun dijadikan Nerazzurri sebagai momentum untuk mematahkan rapor buruk tersebut.
1. Percaya penuh pada mental juara pemain
Chivu menyadari, Inter sedang mendapat sorotan tajam akibat sejumlah kesalahan fatal di lapangan pada beberapa laga terakhir. Namun, Chivu meminta para penggemar untuk tetap percaya pada kualitas dan etos kerja seluruh tim.
"Mereka adalah para juara, dan telah menunjukkannya. Ada episode negatif dan kesalahan yang harus kami pelajari, terima, serta lewati dengan mencoba memperbaikinya," ujar Chivu, dikutip dari Corriere dello Sport.
2. Pasang target 16 poin demi fase gugur
Terkait peluang lolos ke babak 16 besar, Chivu juga sudah melakukan kalkulasi. Juru taktik berpaspor Rumania itu memprediksi setiap tim yang ingin mengamankan posisi delapan besar di fase liga wajib mengumpulkan setidaknya 16 poin.
"Untuk saat ini, kami baru menang sekali dan kalah dua kali. Namun, kami masih dalam persaingan. Kami tahu siapa kami dan apa yang diinginkan. Saya yakin kami akan melakoni pertandingan hebat," ujar Chivu.
Artinya, Inter yang baru mengoleksi tiga angka harus menyapu bersih poin di sisa lima pertandingan fase liga yang ada. Tekanan ini memaksa Lautaro Martinez dan kawan-kawan untuk tampil sempurna, terhitung sejak lawatannya ke Belanda.
3. Waspadai teror De Kuip dan amunisi sayap lawan
Di sisi lain, menghadaoi Feyenoord di hadapan publiknya sendiri bukanlah perkara mudah bagi tim tamu mana pun. Chivu secara khusus mewanti-wanti anak asuhnya terkait intensitas dan atmosfer panas dari suporter tuan rumah yang bisa membakar semangat skuad asuhan Giovanni van Bronckhorst.
"Mereka punya pemain berkualitas seperti (Igor) Paixao dan (Ezequiel) Bullaude, ini tidak akan mudah," ujar mantan bek Inter tersebut.





















