Carrick Semprot Pemain Manchester United Usai Gagal Bekuk Everton

- Manchester United bermain imbang 2-2 melawan Everton di Hill Dickinson Stadium.
- Michael Carrick menilai kesalahan pemain di momen krusial membuat timnya gagal menang.
- Everton menyamakan kedudukan dua kali melalui tembakan Tyrique George dan Ainsley Maitland-Niles.
Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester United, Michael Carrick, berang usai hasil imbang yang diraih saat menghadapi Everton di Hill Dickinson Stadium, Minggu (6/9/2026). Carrick menilai, partai yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut disebabkan oleh kesalahan para pemainnya sendiri.
Dalam duel ini, MU sebenarnya selalu unggul atas Everton. Namun, dua kali pula mereka disusul oleh The Toffees, termasuk kebobolan di menit-menit akhir lewat tembakan sensasional Ainsley Maitland-Niles.
"Banyak hal positif di seluruh pertandingan untuk kami. Kami menampilkan performa bagus, memamerkan sepak bola indah, dan berbahaya," ujar Carrick, dikutip NBC.
1. Makin lama main, MU malah lengah
Carrick mengakui performa impresif Setan Merah dirusak oleh pengambilan keputusan yang salah dari para pemainnya. Parahnya, itu terjadi di berbagai momen krusial, termasuk saat membangun pertahanan. Gol Maitland-Niles jadi buktinya, karena sapuan yang dilakukan tak sempurna hingga akhirnya sepakan spektakuler tersebut membobol gawang Senne Lammens.
"Secara keseluruhan, kami bertahan dengan baik sebagai tim. Semakin lama laga berjalan, lebih sering bola masuk ke kotak penalti, lantas sejumlah kesalahan kami lakukan. Kami kecewa karena gagal menang," kata Carrick.
2. Carrick enggan bongkar siapa yang blunder
Meski kesal dengan pemainnya karena sering melakukan blunder, Carrick masih melindunginya. Dia enggan menyebut secara khusus siapa pemain yang bikin MU kalah karena blunder-nya.
"Saya rahasiakan cuma buat diri sendiri. Tapi, seharusnya kami bisa menang, jadi sangat kecewa dengan hasil ini," ujar eks gelandang MU tersebut.
3. Gol Everton memang indah
Sebanyak dua gol penyeimbang Everton, menurut Carrick, begitu luar biasa. Tembakan Tyrique George dari sudut sempit gagal diantisipasi Lammens karena lajunya begitu kencang. Sementara, sepakan Maitland-Niles melengkung ke pojok kanan gawang Lammens, membuatnya hanya terdiam.
"Ada dua tembakan yang luar biasa, jujur saja. Kami tak kasih mereka ruang dan peluang bersih. Kami bertahan dengan baik. Mereka cuma sedikit peluangnya di kotak penalti, karena kami bertahan dengan solid," ujar Carrick.



















