5 Negara yang Meraih Gelar Juara di China Masters 2026

China Masters 2026 baru saja selesai digelar di Shenzhen, China, pada Minggu (6/9/2026). Turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut menghadirkan persaingan yang cukup menarik karena 5 gelar juara dari 5 sektor berbeda berhasil dibagi kepada 5 negara, yakni Korea Selatan, Hong Kong, China, Jepang, dan India.
Persebaran gelar juara tersebut menciptakan catatan bersejarah dalam penyelenggaraan China Masters. Untuk pertama kalinya sejak turnamen ini diselenggarakan pada 2005, ada lima negara berbeda yang sama-sama berhasil meraih gelar juara dalam satu edisi. Berikut ulasan lengkap lima negara yang meraih gelar juara di China Masters 2026.
1. Hong Kong mengamankan gelar juara dari sektor tunggal putra
Hong Kong menjadi negara pertama yang memastikan gelar juara di China Masters 2026. Kepastian itu bahkan sudah didapat sebelum partai final diselenggarakan. Hal itu disebabkan dua tunggal putra Hong Kong saling berhadapan pada laga final, yakni Jason Gunawan dan Lee Cheuk Yiu. Laju dua andalan Hong Kong tersebut terbilang mengejutkan karena keduanya merupakan pemain nonunggulan. Dalam duel itu, Jason Gunawan keluar sebagai juara setelah tampil impresif. Ia menang telak 2 game langsung dengan skor 21-9 dan 21-16 dalam waktu 43 menit untuk mengunci satu gelar juara bagi Hong Kong.
2. Korea Selatan menyabet gelar juara dari sektor tunggal putri
Korea Selatan menjadi negara berikutnya yang memastikan gelar juara di China Masters 2026. Gelar juara mereka dipersembahkan oleh tunggal putri andalannya, An Se Young. Datang dengan status unggulan pertama, penampilan An Se Young sepanjang turnamen terbilang tanpa celah. Ia tidak kehilangan satu game sekalipun dalam perjalanannya meraih gelar juara. Bahkan, pada partai final, ia menyelesaikan laga 2 game langsung hanya dalam waktu 45 menit dengan skor 21-17 dan 21-6 kontra Tomoka Miyazaki asal Jepang.
3. China kebagian gelar juara di sektor ganda campuran
China selaku tuan rumah juga tak ketinggalan dalam meraih gelar juara di China Masters 2026. Negeri Tirai Bambu merengkuh satu gelar juara dari sektor ganda campuran lewat duet andalannya yang diunggulkan di urutan pertama, yakni Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Pasangan peringkat 1 dunia itu keluar sebagai juara setelah menaklukkan wakil Malaysia, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, dalam duel 2 game langsung. Mereka menang dengan skor 21-19 dan 21-16 dalam waktu 50 menit.
4. Jepang mengunci gelar juara dari sektor ganda putri
Jepang juga termasuk salah satu negara yang sukses membawa pulang gelar juara dari China Masters 2026. Mereka mengamankan satu gelar juara lewat duet Sumire Nakade/Miyu Takahashi dari sektor ganda putri. Kemenangan mereka terbilang mengejutkan karena tidak diunggulkan. Pada laga pemungkas, Nakade/Takahashi mengandaskan perlawanan wakil tuan rumah yang juga berstatus nonunggulan, yaitu Bao Li Jing/Cao Zi Han. Mereka menang 2 game langsung dalam pertempuran yang berlangsung selama 49 menit dengan skor identik 21-18 dan 21-18.
5. India merengkuh gelar juara dari sektor ganda putra
Negara terakhir yang memastikan gelar juara di China Masters 2026 adalah India. Mereka meraihnya dari sektor ganda putra lewat Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang diunggulkan di urutan keempat. Rankireddy/Shetty mengunci gelar juara setelah melewati duel final sengit kontra ganda putra nonunggulan tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Mereka harus bertarung 3 game selama 70 menit untuk memastikan kemenangan dengan skor 11-21, 21-13, dan 21-17. Kemenangan mereka terbilang istimewa karena tercatat sebagai gelar juara China Masters pertama yang diraih India.
China Masters 2026 memang menghasilkan 5 juara dari 5 negara berbeda. Namun, jumlah gelar bukan satu-satunya ukuran untuk melihat negara yang memiliki catatan terbaik secara keseluruhan karena performa para wakil hingga partai final juga menjadi pembeda dalam menentukan negara dengan pencapaian paling menonjol.
China akhirnya dipastikan menjadi juara umum China Masters 2026. Selain berhasil merebut 1 gelar juara, China juga memiliki jumlah runner-up terbanyak dibandingkan negara lainnya dengan 2 wakil yang finis di posisi kedua. Dengan demikian, meski trofi tersebar merata ke lima negara, China tetap menjadi negara dengan capaian keseluruhan terbaik pada edisi kali ini.



















