Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Baru Menjabat 16 Hari, Paolo Maldini Tinggalkan Federasi Italia
ilustrasi jersey dengan logo Timnas Italia (unsplash.com/SalahRegouane)
  • Paolo Maldini dan asistennya, Leonardo, mundur dari jabatan Direktur Teknik FIGC setelah baru 16 hari bertugas, diduga akibat ketidakcocokan visi.
  • Jabatan baru tersebut dirancang untuk memberi otonomi merombak struktur tim nasional Italia dari junior hingga senior, tetapi proyek identitas baru sepak bola Italia terhenti.
  • Gesekan memuncak setelah Ancelotti dan Guardiola menolak, sementara usulan Andrea Pirlo ditolak karena keterikatannya sebagai duta perusahaan judi Rusia, Fonbet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Paolo Maldini dan Leonardo pergi dari Federasi Sepak Bola Italia. Mereka baru bekerja 16 hari. Mereka ingin mencari pelatih baru untuk Timnas Italia. Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak. Mereka lalu memilih Andrea Pirlo, tapi federasi tidak setuju karena Pirlo terkait perusahaan judi Rusia. Sekarang rencana perubahan sepak bola Italia berhenti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Drama internal di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kembali memanas. Legenda AC Milan, Paolo Maldini, dilaporkan mundur dari kursi Direktur Teknik FIGC.

Football Italia melansir, Maldini mundur bersama asistennya, Leonardo. Kabar ini tentu mengejutkan publik, mengingat keduanya baru menjabat selama 16 hari. Ketidakcocokan visi diduga menjadi akar masalahnya.

1. Proyek revolusi sepak bola Italia yang layu sebelum berkembang

Posisi ini sebenarnya memang baru dibentuk FIGC, setelah Giovanni Malago memimpin federasi. Jabatan ini dirancang khusus untuk memberikan otonomi lebih besar dalam merombak struktur tim nasional dari level junior hingga senior.

Maldini, yang didampingi Leonardo sebagai penasihat khusus, diberi mandat untuk menciptakan identitas baru yang segar bagi sepak bola Italia. Namun, proyek ambisius yang telah dinegosiasikan selama berminggu-minggu tersebut tampaknya harus layu sebelum berkembang.

2. Berawal dari gagalnya menggaet Ancelotti dan Guardiola

Gesekan berawal ketika perburuan pelatih baru Timnas Italia menemui jalan buntu. Dua kandidat impian yang menempati daftar teratas, yakni Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, menolak tawaran tersebut.

Kemudian, Maldini dan Leonardo mencari alternatif lain yang sepadan. Sayangnya, perbedaan pendapat justru meruncing ketika mereka menyodorkan nama Andrea Pirlo kepada federasi.

3. Pirlo terganjal skandal judi

Rencana Maldini untuk menunjuk Pirlo langsung ditolak Malago. Sebab, legenda hidup Italia itu terikat dengan perusahaan judi Rusia, Fonbet.

FIGC sebenarnya punya dasar yang jelas untuk menolak Pirlo. Dengan menjadi duta merek judi, FIGC akan melanggar etika moral dan menabrak hukum negara yang melarang iklan perjudian.

Curated For You

Editorial Team

Related Article