TC di Tokyo, Tim Bulu Tangkis Indonesia Uji Coba dengan Jepang

- Tim bulutangkis Indonesia tiba di Tokyo untuk menjalani pemusatan latihan jelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
- PBSI menyatakan hotel, tempat latihan, dan kebutuhan pendukung program telah tersedia sesuai harapan tim.
- Tim membawa sparring partner, berlatih dengan atlet Jepang selama tiga hari, serta diminta menjaga fokus, kondisi, dan kekompakan.
Jakarta, IDN Times - Tim bulu tangkis Indonesia telah tiba di Tokyo, Jepang untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Persiapan di Tokyo menjadi bagian penting sebelum para pemain tampil membawa nama Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
PBSI memastikan seluruh fasilitas pemusatan latihan dipastikan telah tersedia. Mulai dari hotel, tempat latihan, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya diklaim telah sesuai dengan yang diharapkan tim.
1. Fasilitas TC sudah siap

Tim bulu tangkis Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Jepang jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI) Kabid Binpres Pelatnas sekaligus Pelatih tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Eng Hian, memastikan kebutuhan para pemain selama berada di Tokyo telah terpenuhi. Fasilitas yang tersedia mencakup akomodasi, tempat latihan, serta berbagai kebutuhan lain yang berkaitan dengan program pemusatan latihan.
"Seluruh fasilitas dari hotel, tempat latihan dan kebutuhan-kebutuhan lain terkait pemusatan latihan anak-anak sudah lengkap sesuai dengan yang kami harapkan. Sehingga persiapan anak-anak dipastikan tidak terganggu dan akan sesuai dengan program-program yang sudah dirancang sejak dari pelatnas di Indonesia," kata Eng Hian dalam keterangan tertulis.
2. Bawa tim sparring dan latihan dengan pemain Jepang untuk persiapan

Tim bulu tangkis Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Jepang jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI) Untuk menunjang kebutuhan latihan, PBSI tidak hanya membawa sejumlah sparring partner dari Jakarta. Tim Indonesia juga dijadwalkan melakukan latihan bersama atlet-atlet Jepang selama tiga hari pemusatan latihan di Tokyo.
"Kami membawa beberapa atlet untuk sparring partner ditambah akan ada latihan bareng bersama atlet-atlet Jepang di tiga hari pelaksanaan pemusatan latihan. Hal ini sangat positif sebagai bekal tambahan untuk melakoni laga di Asian Games nanti," ujar Eng Hian.
3. Tugas jaga fokus dan kekompakan

Tim bulu tangkis Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Jepang jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI) Selain kesiapan teknis, kondisi pemain dan kekompakan tim menjadi perhatian utama menjelang Asian Games. Eng Hian meminta seluruh pemain menjalani setiap proses persiapan dengan fokus dan menjaga suasana tetap positif.
"Saya berharap semua pemain bisa menjalani seluruh proses dengan fokus, dalam suasana yang positif, dan dengan rasa percaya diri yang semakin kuat. Jaga kondisi, perkuat kekompakan dan siap memberikan kemampuan terbaik untuk Merah Putih," kata Eng Hian.





















