Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Bek Kroasia yang Berkiprah di Serie A 2025/2026

4 Bek Kroasia yang Berkiprah di Serie A 2025/2026
ilustrasi lapangan sepak bola (unsplash.com/rivaldoo)
Intinya Sih
  • Ivan Smolcic memperkuat Como 1907 sejak musim dingin 2025 dengan biaya 1,6 juta euro dan telah tampil dalam 33 laga di berbagai ajang.
  • Domagoj Bradaric menjadi andalan Hellas Verona di posisi bek kiri setelah dipermanenkan dari Salernitana dengan biaya 750 ribu euro dan mencatatkan 54 penampilan serta dua gol.
  • Branimir Mlacic bergabung ke Udinese pada musim dingin 2026 sebagai proyek jangka panjang, sementara Marin Pongracic hampir tak tergantikan di lini belakang Fiorentina sejak pindah dari Lecce tahun 2024.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Persaingan klasemen Serie A Italia 2025/2026 berlangsung sengit. Menariknya, beberapa tim menggunakan jasa bek asal Kroasia untuk mengawal benteng pertahanan mereka dari gempuran lawan. Kehadiran para pemain ini memberikan warna tersendiri di kasta tertinggi sepak bola Italia. Hingga 15 April 2026, berikut empat bek Kroasia di Serie A 2025/2026.

1. Ivan Smolcic memberikan opsi di lini belakang Como 1907

Performa yang ditunjukkan Ivan Smolcic bersama HNK Rijeka mampu menarik perhatian Como 1907. Klub berjuluk I Lariani tersebut berhasil mendapatkan tanda tangan Smolcic pada jendela transfer musim dingin 2025. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 1,6 juta euro atau Rp32 miliar.

Kehadiran Smolcic memberikan opsi di lini belakang Como. Posisi utama pemain berusia 25 tahun ini adalah bek kanan. Namun, dirinya juga dapat dimainkan sebagai bek tengah saat dibutuhkan.

Untuk mendapatkan kesempatan bermain, Smolcic harus bersaing dengan Ignace Van der Brempt dan Mergim Vojvoda. Ia telah tampil untuk Como dalam 34 laga di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, Smolcic turut mencatatkan satu assist.

2. Domagoj Bradaric diandalkan Hellas Verona di posisi bek kiri

Domagoj Bradaric mengawali kiprahnya di Italia pada musim panas 2022. Salernitana menjadi klub Italia pertama yang diperkuat oleh Bradaric. Saat itu, Salernitana merekrut Bradaric dari LOSC Lille dengan biaya transfer 5 juta euro atau Rp100 miliar.

Setelah 2 musim memperkuat Salernitana, Bradaric dipinjamkan kepada klub Italia lainnya, yaitu Hellas Verona. Performa yang ditunjukkan pemain berusia 26 tahun tersebut membuat manajemen Hellas Verona memutuskan untuk mempermanenkannya. Untuk menebus Bradaric, Gialloblu mengeluarkan 750 ribu euro atau Rp15 miliar.

Bradaric menjadi andalan Hellas Verona di posisi bek kiri. Dirinya kerap dipercaya untuk bermain sebagai starter. Sejauh ini, Bradaric telah menorehkan 54 penampilan dengan menyumbang 2 gol.

3. Branimir Mlacic menjadi proyek jangka panjang Udinese

Branimir Mlacic merupakan pemain jebolan akademi Hajduk Split. Dirinya telah memperkuat Hajduk Split di berbagai level kelompok umur. Berkat performa konsisten yang ia tunjukkan, Mlacic mendapatkan kesempatan promosi ke tim utama pada musim panas 2025.

Tidak butuh waktu lama, Mlacic langsung mendapatkan tempat di skuad senior Hajduk Split. Ia membukukan 19 penampilan dengan mengemas 2 gol. Pada jendela transfer musim dingin 2026, dirinya resmi berlabuh ke Udinese.

Udinese memboyong Mlacic dengan biaya transfer 4,5 juta euro atau Rp90 miliar. Ia menyepakati kontrak berdurasi 5,5 musim yang berlaku hingga Juni 2031 mendatang. Dengan usia yang baru menginjak 19 tahun, Mlacic dapat menjadi proyek jangka panjang bagi Udinese. Hingga saat ini, pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut memperkuat Zebrette dalam tiga laga di Serie A 2025/2026.

4. Marin Pongracic hampir tidak tergantikan di skuad Fiorentina

Nama terakhir yang masuk dalam daftar ini adalah Marin Pongracic. Ia telah berkarier di Italia sejak 2022 dengan memperkuat US Lecce. Namun, pada musim panas 2024, dirinya hijrah ke Fiorentina dengan mahar 15 juta euro atau Rp300 miliar.

Pongracic mengawali kiprahnya bersama Fiorentina dengan kurang mulus. Pasalnya, ia harus melewatkan banyak pertandingan. Setelah pulih, pemain berusia 28 tahun tersebut berhasil mengamankan satu posisi di jantung pertahanan La Viola.

Kini, peran Pongracic sebagai bek tengah di skuad Fiorentina hampir tidak tergantikan. Ia menjadi rekan duet bagi Luca Ranieri. Hingga saat ini, Pongracic telah tampil dalam 70 pertandingan dengan mengoleksi 1 gol dan 1 assist.  

Itulah daftar bek Kroasia yang berkiprah di Serie A. Perjalanan karier mereka di Italia tentu penuh tantangan. Pasalnya, Italia merupakan gudangnya bek dengan kualitas mumpuni.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More