Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Alasan Indonesia Open 2026 Masih Digelar di Istora: Ada Kenangan dan Energi

Alasan Indonesia Open 2026 Masih Digelar di Istora: Ada Kenangan dan Energi
Kondisi tribun penonton di final Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta (IDN Times/Margith Damanik)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Indonesia Open 2026 tetap digelar di Istora Senayan karena dianggap menyimpan banyak kenangan manis dan pernah membawa ajang ini meraih predikat event terbaik dunia.
  • Istora dinilai memberi energi khusus bagi para pemain, baik lokal maupun internasional, serta lebih mudah dikelola dengan konsep tampilan baru yang akan diterapkan.
  • Meski Indonesia Arena sempat dipertimbangkan, panitia masih ragu terhadap kesiapan konstruksinya sehingga memilih mempertahankan lokasi di Istora untuk edisi 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sempat ada wacana, gelaran Indonesia Open akan pindah lokasi ke Indonesia Arena. Semua demi suasana baru setelah lama bergelut di Istora. Namun, Indonesia Open 2026 nyatanya masih di tempat yang sama.

Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menyebutkan ragam alasan kenapa ajang ini akhirnya tetap digelar di Istora, tidak di Indonesia Arena. Apa pertimbangan dari panitia?

1. Istora memberi banyak kenangan

WhatsApp Image 2025-06-08 at 22.35.35.jpeg
Kondisi tribun penonton di final Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta (IDN Times/Margith Damanik)

Achmad mengungkapkan, Istora banyak menyimpan kenangan manis untuk Indonesia Open. Apalagi, Istora sempat membawa Indonesia Open menyandang predikat salah satu event terbaik di dunia.

"Istora itu memberikan kenangan yang manis bagi kami. Kita tahu bahwa event ini pernah meraih predikat the best event in the world, dan itu kita ciptakan di Istora. Namun, itu sudah cukup lama, kalau tidak salah pada tahun 2019," kata Achmad dalam sesi jumpa pers.

2. Memberi energi khusus bagi para pemain, dan mudah dikelola

Suporter Indonesia pada gelaran Indonesia Open 2022 di Istora. (pbsi.id)
Suporter Indonesia pada gelaran Indonesia Open 2022 di Istora. (pbsi.id)

Achmad mengungkapkan, Istora memberi energi khusus bagi para pemain. Tidak cuma atlet lokal, atlet luar negeri pun merasakan energi besar dari Istora, macam Chou Tien Chen maupun Viktor Axelsen. Istora juga mudah dikelola.

"Secara teknis, Istora memang akan lebih mudah untuk kita kelola. Terlebih, dengan konsep baru nanti, tampilannya akan sedikit berbeda. Bahkan dari depan, orang mungkin akan bertanya, “Ini Istora atau bukan?” kata Achmad.

3. Indonesia Arena tetap masuk pertimbangan

Istora Senayan jelang Indonesia Open 2023 (IDN Times/Margith Juita Damanik)
Istora Senayan jelang Indonesia Open 2023 (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Achmad mengungkapkan, Indonesia Arena pada akhirnya tetap masuk pertimbangan untuk venue Indonesia Open. Namun, untuk sekarang, masih ada keraguan dari panitia akan konstruksi Indonesia Arena.

"Secara konstruksi, sebenarnya kami juga sempat mempertimbangkan Indonesia Arena. Namun, kami masih ragu apakah konstruksi dan pengaturannya memungkinkan sesuai dengan konsep yang sudah kami rancang sejak awal," ujar Achmad.

Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 sampai 7 Juni di Istora Senayan, Jakarta. Puluhan pebulu tangkis top dunia berpartisipasi demi memperebutkan gelar juara di ajang ini.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Sport

See More