Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Belum Jelas, FIFA Buka Opsi Play-off Ekstra Piala Dunia 2026

Iran Belum Jelas, FIFA Buka Opsi Play-off Ekstra Piala Dunia 2026
Ilustrasi ajang Piala Dunia. (unsplash.com/myprofittutor)
Intinya Sih

  • FIFA menyiapkan opsi play-off ekstra untuk menentukan pengganti Iran di Piala Dunia 2026 jika negara itu mundur, dengan melibatkan dua tim Eropa dan dua tim Asia.
  • Skema ini membuka peluang bagi negara berperingkat tinggi seperti Italia untuk ikut play-off, meski keputusan final baru akan dibahas hingga April 2026.
  • Iran belum memberi kepastian soal partisipasi, namun FIFA dan Presiden Meksiko menegaskan pentingnya keikutsertaan Iran demi kelancaran logistik turnamen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Belum jelasnya partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 memaksa FIFA untuk menyiapkan berbagai skenario demi menyelamatkan turnamen. Kini, FIFA mulai memikirkan untuk menggelar play-off ekstra demi menentukan siapa yang bakal menggantikan Iran jika nantinya benar-benar mundur.

Opsi ini dianggap sebagai solusi paling tepat karena berprinsip pada basis kompetisi. Alhasil, tim pengganti yang nantinya melaju jika Iran mundur, memang layak untuk main di Piala Dunia 2026.

1. Skema play-off dibuat seimbang

ilustrasi Piala Dunia
ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)

Dalam manual book Piala Dunia 2026, sebenarnya ada sejumlah skenario yang bisa diambil oleh FIFA demi mengatasi situasi Iran. Pertama, mereka bisa memilih negara asal Asia dengan peringkat FIFA tertinggi atau pencapaian terjauh di Kualifikasi Piala Dunia, untuk dipromosikan main dalam putaran final.

Lalu, FIFA bisa melakukan penunjukkan langsung kepada tim tertentu dengan peringkat tertinggi demi main di Piala Dunia 2026. Atau, FIFA bisa mengambil formula lain untuk menentukan skema lainnya.

Skenario play-off merupakan ide dari kuasa FIFA dalam membentuk formula lain dengan basis kompetisi. Nantinya, menurut keterangan jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo, sebanyak dua negara Eropa dan dua Asia akan dipertemukan dalam play,off tersebut. 

"FIFA sedang mempertimbangkan untuk mengadakan play-off tambahan dengan dua tim Eropa dan dua Asia, jika Iran tidak ikut serta dalam Piala Dunia," begitu cuitan Luiz dalam akun X-nya, @LARGOESPN.

2. Kesempatan buat Italia?

Jika skema itu diambil, FIFA kemungkinan akan mengundang negara Eropa dan Asia dengan peringkat tertinggi di masing-masing konfederasi, UEFA serta AFC. Dengan begitu, Italia berpeluang masuk dalam daftar peserta play-off ekstra karena punya peringkat paling tinggi di UEFA. Meski begitu, Largo menegaskan belum ada keputusan pasti terkait skema ini.

"Masih ada kemungkinan wacana ini dibahas hingga paling lambat 30 April 2026," tulis Largo.

3. Iran belum ambil sikap

Bendera Iran sedang berkibar.
potret bendera Iran (unsplash.com/Akbar Nemati)

Kunci dari seluruh skenario ini terletak pada keputusan Iran terkait partisipasinya dalam pesta sepak bola terbesar duni tersebut. Sejauh ini, Iran terus menyiapkan diri jelang Piala Dunia 2026.

FIFA bahkan sudah melakukan lobi terhadap Iran saat jeda internasional akhir Maret 2026 lalu. Ketika itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menemui sejumlah pejabat Federasi Sepak bola Iran (FFIRI) dan para pemainnya. Dari pertemuan itu, Infantino mengklaim mendapatkan gestur positif dari Iran dengan menyatakan tetap main di Piala Dunia 2026.

Kemudian, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan pihaknya harus mengikuti keputusan FIFA dan menyatakan Iran harus main di Amerika Serikat lantaran perpindahan dalam waktu singkat bisa berisiko besar dari segi logistik.

Kepastian itu malah memunculkan pertanyaan baru, apakah Iran benar-benar mau main di Piala Dunia 2026 mengingat sebelumnya sudah menegaskan memboikot Amerika Serikat di segala lini.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More