Comscore Tracker

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol Tandang

Aturannya kini sudah resmi dihapus

Pada Juni 2021, badan sepak bola Eropa atau UEFA resmi menghapus aturan gol tandang untuk semua kompetisi klub di bawah naungan mereka, baik pria, wanita, maupun remaja. Dilansir situs resminya, aturan ini mulai berlaku pada kualifikasi kompetisi musim 2021/2022.

Ada alasan mengapa UEFA memutuskan untuk menghapus aturan gol tandang tersebut. Mereka ingin menjadikan pertandingan lebih menarik. Pasalnya, dengan aturan gol tandang, tim tuan rumah cenderung ragu menyerang karena mereka akan rugi jika harus kebobolan.

Terlepas dari segala kontroversi di baliknya, aturan gol tandang sempat menciptakan pertandingan-pertandingan ikonik di pentas Liga Champions Eropa. Bahkan, laga-laga itu masih dikenang hingga sekarang dan ini beberapa partai menegangkan tersebut.

1. Juventus vs Porto (2021) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangSergio Oliveira (beinsports.com)

Masih segar di ingatan bagaimana Juventus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions Eropa musim 2020/2021. La Vecchia Signora harus angkat koper walau bermain imbang 4-4 melawan Porto. Pasalnya, klub asal Portugal tersebut unggul agresivitas gol tandang.

Pada putaran pertama, Porto mampu menang di kandang dengan skor tipis 2-1. Sementara itu, saat bertanding di Turin, mereka bisa menciptakan dua gol meski kalah dengan skor 2-3. Sergio Oliveira adalah yang mencetak gol penentu The Dragons pada masa extra time.

2. Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur (2019) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangLucas Moura (twitter.com/championsleague)

Tottenham Hotspur mampu melaju ke final Liga Champions Eropa musim 2018/2019 setelah menang dramatis atas Ajax Amsterdam di semifinal. Mereka unggul 3-2 saat bermain di Johan Cruyff Arena, kandang Ajax, sehingga memimpin agresivitas gol tandang.

Pada putaran pertama, The Lilywhite harus takluk 0-1 saat bertanding di London. Kemudian, mereka membalas dengan memukul I Lancieri 3-2 di kandang lawan. Lucas Moura menjadi pahlawan Tottenham ketika sukses mencetak gol kemenangan di menit ke-6 masa injury time.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Bela Manchester United dan Ajax, Ada Ibrahimovic!

3. Manchester City vs Tottenham Hotspur (2019) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangFernando Llorente (twitter.com/llorentefer19)

Sebelum melibas Ajax di semifinal Liga Champions 2018/2019, Tottenham Hotspur sudah terlebih dahulu mencatatkan kemenangan dramatis di partai perempat final. Kala itu, mereka menyingkirkan tim asal Inggris lainnya, Manchester City, lewat aturan gol tandang.

Pada laga pertama, Tottenham menang tipis 1-0 di kandang sendiri. Kemudian, saat away ke Etihad Stadium, mereka mampu membuat tiga gol meski kalah 3-4. Saat itu Son Heung Minmencetak dua gol plus tambahan angka dari Fernando Llorente di babak kedua.

4. AS Roma vs Barcelona (2018) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangKonstantinos Manolas (twitter.com/juvefcdotcom)

Kejutan ditorehkan AS Roma pada laga perempat final Liga Champions musim 2017/2018 lalu. Kalah telak 1-4 dari Barcelona ketika berlaga di Camp Nou, I Giallorossi akhirnya lolos ke semifinal berkat kemenangan 3-0 di kandang sendiri, Stadion Olimpico.

Skor akhir memang sama kuat 4-4, tetapi AS Roma melaju karena mencetak satu gol saat tanding di Spanyol. Kala itu, tiga gol kemenangan Serigala Roma disumbangkan oleh Edin Dzeko di babak pertama serta Danielle De Rossi dan Konstantinos Manolas pada babak kedua.

5. Chelsea vs Barcelona (2009) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangAndres Iniesta (fcbarcelona.com)

Salah satu kemenangan klasik di Liga Champions Eropa berkat aturan gol tandang terjadi pada Mei 2009 silam. Kala itu Barcelona mampu lolos ke babak final setelah menahan Chelsea 1-1 di London. Sebelumnya, kedua tim harus berbagi angka 0-0 pada leg pertama.

Chelsea sebenarnya unggul dulu lewat gol Michael Essien. Namun, Andres Iniesta memupus asa The Blues lewat golnya pada menit ke-93. Banyak yang menilai kemenangan Chelsea dirampok karena kepemimpinan wasit Tom Henning Ovrebo dianggap tidak becus.

6. Deportivo La Coruna vs AC Milan (2004) 

6 Laga Ikonik Liga Champions Eropa yang Ditentukan Aturan Gol TandangJuan Carlos Valeron (twitter.com/classicshirts)

Comeback brilian dalam sejarah Liga Champions Eropa pernah ditorehkan Deportivo La Coruna pada musim 2003/2004. Menyerah 1-4 saat melawat ke AC Milan, klub asal Spanyol tersebut berbalik menang 4-0 ketika bermain di kandang sendiri dan lolos ke empat besar.

Satu gol di San Siro saat itu benar-benar menolong Super Depor. Akhirnya, gelontoran gol dari Walter Pandiani, Juan Carlos Valeron, Albert Luque, dan Gonzalez Fran di leg kedua berhasil mengantarkanThe Turks menuju semifinal setelah unggul dengan skor agregat 5-4.

 

Selain partai-partai di atas, ada satu lagi laga ikonik ketika Barcelona memecundangi Paris Saint-Germain pada tahun 2017. Namun, kala itu El Barca tidak bisa menciptakan gol di kandang lawan (kalah 0-4) walau akhirnya berbalik menang telak dengan skor 6-1 di Camp Nou.

Baca Juga: UEFA Resmi Hapus Aturan Gol Tandang di Liga Champions dan Liga Europa

Binar Photo Verified Writer Binar

Penggemar Radiohead dan kopi

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya