3 Bintang Dunia yang Gabung Chicago Fire sebelum Robert Lewandowski

- Chicago Fire resmi mengontrak Robert Lewandowski selama dua tahun, melanjutkan tradisi klub merekrut pemain bintang dunia.
- Sebelum Lewandowski, tiga nama besar yang pernah memperkuat Chicago Fire adalah Hristo Stoichkov, Bastian Schweinsteiger, dan Xherdan Shaqiri.
- Dari ketiganya, hanya Stoichkov yang berhasil mempersembahkan trofi untuk Chicago Fire, sementara Schweinsteiger dan Shaqiri tampil penting meski tanpa gelar.
Chicago Fire kembali mendapatkan pemain bintang berkelas dunia dalam diri Robert Lewandowski. Mereka mengontrak striker asal Polandia tersebut selama 2 tahun. Sebelum Lewandowski, setidaknya ada tiga pemain dengan level yang sama yang juga pernah memperkuat Chicago.
1. Hristo Stoichkov memperkuat Chicago Fire pada 2000—2003
Bintang dunia pertama yang memperkuat Chicago Fire adalah Hristo Stoichkov. Striker asal Bulgaria ini bergabung dari klub Jepang, Kashiwa Reysol, pada Maret 2000. Saat itu, Stoichkov sudah berusia 34 tahun. Ia kemudian bertahan sampai Januari 2003 dan pindah ke sesama peserta Major League Soccer (MLS), D.C United. Stoichkov membela D.C hingga akhir tahun tersebut dan memutuskan pensiun.
Nama Stoichkov mulai melambung di Barcelona. Barca merekrutnya dari CSKA Sovia pada musim panas 1990 setelah Stoichkov memenangkan sepatu emas Eropa dengan 38 gol. Stoichkov lantas mengenakan seragam Barca hingga pindah gratis ke Al-Nassr pada 1998. Ia sempat dijual ke Parma pada 1995 dan dibeli kembali setahun kemudian serta dipinjamkan kepada Sovia pada Januari—Maret 1998.
Kehebatan Stoichkov di Barca setidaknya terlihat ketika ia terpilih sebagai pemenang Ballon d’Or pada 1994. Total, Stoichkov membantu Barca meraih 14 trofi. Tiga di antaranya merupakan treble winners pada 1991/1992. Di Chicago, Stoichkov masih mampu mengeluarkan sisa-sisa kemampuan terbaiknya. Ia total mencetak 22 gol dan 15 assist dari 65 penampilan yang menghasilkan trofi US Open Cup 1999/2000.
2. Bastian Schweinsteiger bermain untuk Chicago Fire pada 2017—2020
Bastian Schweinsteiger mengakhiri kiprahnya sebagai pesepak bola di Chicago Fire pada Januari 2020. Sebelumnya, gelandang legendaris asal Jerman ini membela mereka sejak Maret 2017. Ia bergabung secara gratis dari Manchester United pada usia yang sebetulnya masih terbilang cukup bugar, 32 tahun. Schweinsteiger lantas membela Chicago 92 kali dan mencetak 8 gol serta 11 assist.
Schweinsteiger memang gagal mempersembahkan trofi untuk Chicago. Pada musim debutnya, ia hampir saja melakukannya. Cedera yang menimpanya pada penghujung kompetisi berdampak besar pada hilangnya kesempatan tersebut. Sementara, di luar liga domestik, hasil terbaik yang bisa diberikan Schweinsteiger untuk Chicago adalah membawa mereka ke semifinal US Open Cup 2018.
Schweinsteiger sebetulnya terbilang gagal di MU. Ia cuma bermain 35 kali dan mencetak 2 gol serta 3 assist. Meski begitu, catatan yang minim tersebut masih menghasilkan trofi Piala FA pada 2015/2016 dan Liga Europa 2016/2017. Sementara itu, masa keemasan Schweinsteiger terjadi di Bayern Muenchen pada 1998--2015 dengan total 20 trofi. Itu termasuk menjuarai Piala Dunia 2014.
3. Xherdan Shaqiri membela Chicago Fire pada 2022—2024
Bintang dunia terakhir yang bergabung dengan Chicago Fire sebelum Robert Lewandowski adalah Xherdan Shaqiri. Shaqiri datang dari Olympique Lyon pada Februari 2022. Saat itu, Chicago bahkan memecahkan rekor pembeliannya. Mereka memboyongnya dengan mahar sekitar 7 juta euro (Rp121,67 miliar). Shaqiri belum lama berulang tahun yang ke-30 ketika resmi menjadi pemain Chicago.
Shaqiri berhasil membuktikan kualitasnya dengan torehan 16 gol dan 13 assist dari 75 penampilan. Namun, pilar setinggi 1,69 meter tersebut memang gagal mempersembahkan trofi. Mereka kemudian sepakat mengakhiri kontrak lebih awal pada Agustus 2024. Setelah meninggalkan Chicago, Shaqiri bergabung dengan klub masa kecilnya, FC Basel. Ia masih membela mereka sampai sekarang.
Basel memang menjadi awal mula karier gemilang Shaqiri. Gelandang kidal asal Swiss ini kemudian pindah ke Bayern Muenchen pada 2012, Inter Milan pada Januari 2015, Stoke City pada Agustus 2015, Liverpool pada 2018, dan Lyon pada 2021. Selain trofi liga domestik, Shaqiri juga berhasil menjuarai Liga Champions Eropa (UCL) ketika berseragam Bayern dan Liverpool.
Dari tiga nama di atas, hanya Hristo Stoichkov yang mempersembahkan trofi untuk Chicago. Namun, secara penampilan individu, Bastian Schweinsteiger dan Xherdan Shaqiri sebetulnya tidak kalah krusialnya. Kini, manajemen Chicago tentu berharap Lewandowski bukan hanya sekadar tampil apik, melainkan juga bisa membantu mereka menjadi juara seperti halnya yang dilakukan Stoichkov.

















