Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Blunder Ryan Flamingo yang Berujung Gol sebelum 2026/2027
ilustrasi pemain (unsplash.com/jaenix)
  • Ryan Flamingo memulai Eredivisie 2026/2027 dengan blunder yang berkontribusi pada hasil imbang 2-2 PSV Eindhoven melawan Fortuna Sittard, 8 Agustus 2026.
  • Pada 2024/2025, kesalahan Flamingo berujung gol saat PSV kalah 0-1 dari Heerenveen, seri 3-3 melawan NEC Nijmegen, serta dibantai Arsenal 1-7 di Liga Champions.
  • Menurut Opta, empat blunder Flamingo yang berujung gol sejak debutnya bersama PSV pada 2024/2025 menjadi jumlah terbanyak di antara seluruh pemain outfield Eredivisie.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ryan Flamingo melakukan blunder saat memulai Eredivisie Belanda 2026/2027. Kesalahannya ikut menyebabkan PSV Eindhoven hanya imbang 2-2 dengan Fortuna Sittard. Sayangnya, ini bukan eror pertama yang dibuat bek tengah asli Belanda tersebut. Sebelumnya, pria setinggi 1,85 meter yang lahir pada 31 Desember 2002 itu pernah merasakannya hingga tiga kali.

1. PSV Eindhoven kalah 0-1 dari Heerenveen pada 14 Desember 2024 akibat blunder Ryan Flamingo

Ryan Flamingo melakukan blunder yang berujung gol untuk pertama kali dalam karier seniornya pada 14 Desember 2024. Saat itu, ia dan PSV Eindhoven bertandang ke markas Heerenveen, Abe Lenstra Stadion, untuk menjalani pekan ke-16 Eredivisie 2024/2025. Kesalahan Flamingo menyebabkan PSV pulang dengan kekalahan 0-1.

Momen tersebut terjadi pada menit 73. Flamingo mendapat tekanan yang tidak agresif dari Levi Smans. Ia lantas membalikkan arah permainan ke dalam dengan memberikan bola kepada Oliver Boscagli. Sayangnya, eksekusinya terlalu lemah sehingga si kulit bundar bisa dicuri Ion Nicolaeusco dan akhirnya berujung gol.

Flamingo menyadari kesalahannya tersebut. Ia bahkan meluapkan rasa frustasinya dengan menendang bola ke gawangnya sendiri dengan begitu kencang. Menariknya, sebelum kesalahannya itu, Flamingo baru saja menciptakan peluang. Sayangnya, tandukannya bisa ditepis Mickey van der Hart dan bola mengenai tiang.

2. Blunder Ryan Flamingo membuat PSV Eindhoven gagal menang atas NEC Nijmegen pada 2 Februari 2025

Ryan Flamingo membuat blunder keduanya pada 2 Februari 2025. Ia dan PSV Eindhoven melawat ke Goffertstadion untuk memainkan laga pekan ke-21 Eredivisie Belanda 2024/2025 melawan NEC Nijmegen. Eror Flamingo begitu fatal karena membuat kemenangan yang sudah digenggam terlepas. Mereka seri 3-3 setelah sempat unggul 3-3. Kesalahan Flamingo mengubah papan skor menjadi 3-2.

PSV berhasil memecah kebuntuan pada menit 51 melalui tendangan jarak dekat Luuk de Jong. NEC kemudian menyamakan kedudukan usai Sami Ouaissa menuntaskan kemelut di kotak penalti pada menit 66. Namun, PSV mampu menjauh berkat dua tap-in sederhana dari Ismael Saibari pada menit 73 dan Johan Bakayoko pada menit 76. Mauro Junior tercatat sebagai pembuat asis untuk kedunya.

Petaka tersebut akhirnya datang pada menit 90. Flamingo menerima bola mudah dari Joey Veerman. Ia kemudian memberikan backpass kepada Walter Benitez. Naas, Flamingo lagi-lagi melakukan eksekusi yang terlampau pelan. Kento Shiogai pun mampu merebut si kulit bundar dan menaklukkan Benitez dengan mudah. PSV lantas gagal menang akibat gol Bryan Linssen pada menit 90+5.

3. Ryan Flamingo melakukan blunder dan diganti pada babak kedua saat PSV dibantai Arsenal 1-7

Blunder ketiga Ryan Flamingo terjadi pada 4 Maret 2025. Ia dan PSV Eindhoven menjamu Arsenal di Philips Stadion untuk melakoni leg pertama 16 besar Liga Champions Eropa (UCL) 2024/2025. Naas, mereka dipermalukan di kandang sendiri dengan skor 1-7. Flamingo merupakan penyebab untuk gol ketiga pada menit 31. Ia berhasil merebut bola dari Jurrien Timber di kotak penaltinya sendiri. Flamingo lantas bermaksud memberikannya kepada Oliver Boscagli yang ada di depannya. Sayangnya, ia kehilangan keseimbangan. Flamingo pun terjatuh tanpa sempat membuat sentuhan kedua. Mikel Merino kemudian menghajar bola liar dengan mudah.

Kesalahan tersebut sampai menyebabkan Flamingo ditarik keluar pada awal babak kedua. Ia digantikan Adamo Nagalo. Meski begitu, pergantian itu tidak berdampak apa-apa. Arsenal justru mencetak empat golnya setelahnya. Mereka mendapatkannya dari Martin Odegaard (47’, 73’), Leandro Trossard (48’), dan Riccardo Calafiori (85’). Sementara itu sebelum gol Merino, Arsenal sudah unggul 2-0 lewat aksi Timber (18’) dan Ethan Nwaneri (21’). PSV sendiri mengemas gol hiburannya dari tendangan penalti Noa Lang pada menit 43. Mereka menerima hadiah ini berkat pelanggaran Thomas Partey kepada Luuk de Jong.

Tiga kesalahan di atas terjadi pada 2024/2025. Setelah tanpa cela sepanjang 2025/2026, Ryan Flamingo justru mengawali 2026/2027 dengan eror kala imbang 2-2 dengan Fortuna Sittard pada 8 Agustus 2026. Ironisnya, Opta menyebut, empat blunder Flamingo tersebut merupakan yang terbanyak di antara seluruh pemain outfield Eredivisie lain sejak Flamingo debut bersama PSV pada 2024/2025.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article