Bos Manchester City Akhirnya Buka Suara soal Kasus Premier League

Khaldoon Al Mubarak menegaskan keyakinan Manchester City untuk membuktikan klub tidak bersalah masih kuat.
Manchester City belum dapat memberi penjelasan lebih jauh karena terikat kerahasiaan ketat dalam proses hukum Premier League.
Klub berfokus menjaga momentum dengan agenda melawan Liverpool dan Paris Saint-Germain setelah jeda internasional.
Jakarta, IDN Times - Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, angkat bicara soal perkembangan terbaru kasus dugaan pelanggaran regulasi finansial Premier League. Dalam surat yang ditujukan kepada keluarga besar Manchester City, Khaldoon meminta suporter tetap tenang dan menegaskan bahwa keyakinan klub untuk membuktikan posisi tidak bersalah masih sama kuatnya seperti ketika proses tersebut pertama kali dimulai.
Khaldoon menegaskan, proses hukum Premier League masih panjang dan klub tetap berkomitmen menghormati kerahasiaan proses. Di tengah derasnya pemberitaan dan berbagai kesimpulan yang muncul, Khaldoon memastikan Manchester City tidak akan membiarkan persoalan tersebut mengganggu perjalanan klub.
1. Khaldoon tegaskan keyakinan Man City masih kuat
Khaldoon mengaku telah menjadi bagian dari Manchester City selama 18 tahun dan merasakan langsung perjalanan klub di berbagai panggung besar, termasuk Etihad, Wembley, dan Istanbul. Khaldoon menegaskan, proses Premier League belum berakhir dan niat klub untuk membuktikan ketidakbersalahan tidak berubah.
“Proses di Premier League masih panjang. Keyakinan/tekad kami untuk membuktikan bahwa Klub tidak bersalah tetap sama kuatnya seperti ketika proses ini dimulai,” kata Khaldoon, mengutip unggahan Instagram Fabrizio Romano (@fabriziorom).
2. Alasan Man City tak dapat berikan penjelasan lebih jauh

Parade tim Manchester City saat perpisahan Pep Guardiola dipadati fans yang turun ke jalanan Kota Manchester. (AFP/PAUL ELLIS) Khaldoon menjelaskan, alasan Manchester City belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai proses hukum yang sedang berjalan. Menurut Khaldoon, klub terikat aturan kerahasiaan yang ketat dan memilih menghormati seluruh tahapan hukum. Bahkan, surat yang ia kirim kepada suporter disebut telah melalui pemeriksaan hukum.
“Ada begitu banyak hal yang ingin saya sampaikan kepada kalian agar kalian memahami mengapa kami begitu yakin dengan posisi kami. Namun, kerahasiaan ketat dalam proses hukum dan tekad kami untuk menghormatinya berarti bahwa saat ini saya belum dapat melakukannya. Bahkan surat ini pun telah melalui beberapa pemeriksaan hukum untuk memastikan isinya sesuai dengan ketentuan,” kata Khaldoon.
3. Khaldoon tegaskan takkan biarkan pihak lain menjatuhkan Man City

Suasana Etihad Stadium yang menjadi markas klub Premier League Inggris, Manchester City. (unsplash.com/Jonny Gios) Khaldoon secara tegas menyatakan, Manchester City tidak akan membiarkan persoalan ini mengganggu momentum klub. Menurut Khaldoon, masih ada pihak-pihak yang ingin melemahkan laju Manchester City.
“Masih banyak pihak yang ingin menghambat momentum Klub kami. Kami tidak akan memberi mereka kesempatan untuk melakukan itu,” kata Khaldoon.
Khaldoon mengajak suporter melihat agenda besar yang sudah menanti Manchester City setelah jeda internasional. City dijadwalkan bertandang ke Anfield dalam dua pekan, sebelum menjamu Paris Saint-Germain di Liga Champions di Etihad Stadium.
“Kami memiliki beberapa momen menarik yang patut dinantikan setelah jeda internasional ini. Dalam dua pekan, kami akan bertandang ke Anfield, kemudian menjamu Paris Saint-Germain di Etihad Stadium dalam ajang Liga Champions, semua itu menjadi kesempatan bagi kami untuk kembali merayakan kekuatan keluarga besar Manchester City,” kata Khaldoon
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















