Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rodri Bela Manchester City usai Vonis Pelanggaran Finansial

3 min read
Rodri Bela Manchester City usai Vonis Pelanggaran Finansial
Pemain anyar Barcelona, Rodri (AFP / Lluis Gene)
  • Rodri tetap mempercayai Manchester City dalam menghadapi putusan Premier League terkait kasus pelanggaran aturan finansial.

  • Ia menilai pencapaian City merupakan hasil kerja keras seluruh elemen klub dan tidak bisa dihapus begitu saja.

  • Pengalaman proses hukum pada 2020 menjadi salah satu dasar keyakinan Rodri terhadap klub dan proses keadilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu tetap percaya pada Manchester City?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rodri angkat bicara mengenai putusan Premier League terhadap Manchester City terkait kasus pelanggaran aturan finansial. Mantan gelandang City yang kini memperkuat Barcelona itu menegaskan kepercayaannya terhadap klub dan meyakini seluruh pencapaian yang diraih bersama The Citizens tidak bisa begitu saja dihapus.

Rodri memilih untuk tetap mempercayai proses hukum. Rodri meyakini posisi klub tidak bersalah. Dia juga mengungkit soal peristiwa serupa yang terjadi pada 2020 lalu.

  1. 1. Rodri: Kerja keras City tak bisa diambil

    Rodri menyoroti sisi emosional dari pencapaian Manchester City selama dirinya berada di klub. Menurutnya, kesuksesan tersebut merupakan hasil kerja seluruh elemen klub, bukan hanya Pep Guardiola dan para pemain.

    "Ketika kamu hidup setiap hari di klub itu dan melihat semua hal yang ada di sana, semua orang yang telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk mencapai semua kesuksesan yang kami miliki, kamu tahu, bukan hanya Pep dan para pemain, tetapi seluruh struktur, mulai dari pemilik hingga orang-orang yang bekerja setiap hari. Apa yang telah kami lakukan, mereka tidak bisa mengambilnya dari kami,” kata Rodri dalam tayangan di Instagram Fabrizio Romano.

    Rodri menilai pencapaian tersebut lahir dari kerja keras dan kebersamaan seluruh orang yang berada di dalam klub.

    "Maksud saya, ini adalah sesuatu yang tidak bisa dibayar dengan uang. Ini dibayar dengan usaha, dengan kerja sama, dengan, kamu tahu, saling bahu-membahu setiap hari. Dan ya, kami meraih banyak kesuksesan selama bertahun-tahun dan di sini, di Wembley. Jadi, saya bisa mengatakan kepada kalian bahwa semuanya memang layak didapatkan, dan saya senang bisa menjalani salah satu era terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris di sini,” kata Rodri.

  2. 2. Rodri percaya pada Man City

    Kapten Spanyol, Rodri, jadi pemain terbaik Piala Dunia 2026 (AFP / Odd Andersen)
    Kapten Spanyol, Rodri, jadi pemain terbaik Piala Dunia 2026 (AFP / Odd Andersen)

    Rodri memiliki keyakinan terhadap Manchester City karena pernah merasakan langsung bagaimana klub menghadapi persoalan hukum sebelumnya. Rodri menjadi bagian dari skuad City ketika klub berhadapan dengan otoritas terkait Financial Fair Play dan kemudian mendapat keputusan berbeda setelah proses hukum berlanjut.

    Bagi Rodri, selama belum ada keputusan akhir yang membuktikan sebaliknya, kepercayaan terhadap klub tetap menjadi sikap yang dia pegang.

    "Mereka selalu menyampaikan keyakinan bahwa mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang salah, dan kami percaya pada hal itu. Sampai mereka terbukti melakukan kesalahan, kami akan tetap percaya kepada klub. Mereka selalu memberi tahu kami tentang keyakinan mereka bahwa mereka tidak bersalah,” kata Rodri mengutip EPL Index.

  3. 3. Ungkit soal pengalaman pada 2020

    Kapten Spanyol, Rodri, tampak kecewa gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Cape Verde (AFP / Roberto Schmidt)
    Kapten Spanyol, Rodri, tampak kecewa gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Cape Verde (AFP / Roberto Schmidt)

    Rodri mengungkit soal pengalaman pada 2020 lalu. Ini menjadi salah satu dasar keyakinan Rodri terhadap proses yang sedang dihadapi Manchester City.

    Rodri melihat adanya kemiripan dalam proses hukum yang pernah dialami klub, meskipun tuduhan dalam kasus sebelumnya berbeda dengan perkara Premier League saat ini.

    "Kami punya contoh pada tahun 2020, ketika prosesnya sama dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa. Kami pernah menghadapi sesuatu yang serupa, kami menjalani proses hukum yang mirip. Tuduhannya berbeda, tetapi prosesnya serupa. Di sana juga, pada tahap pertama, kami dinyatakan bersalah, tetapi kami percaya kepada klub dan pada ketidakbersalahan yang dipertahankan oleh klub. Pada akhirnya, kami dinyatakan tidak bersalah. Jadi, saya percaya pada sistem keadilan, dan saya percaya bahwa klub ini tidak bersalah,” kata Rodri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More