Laga pemungkas Premier League antara Manchester United melawan Brighton & Hove Albion menjadi saksi pecahnya rekor assist dalam semusim. Bruno Fernandes sukses mengoleksi assist ke-21 ketika eksekusi sepak pojoknya berhasil disundul Patrick Dorgu pada menit ke-32. Fernandes melampaui rekor Kevin De Bruyne dan Thierry Henry yang sama-sama mengoleksi 20 assist dalam semusim.
Menariknya, kesamaan antara Fernandes, De Bruyne, dan Henry tidak hanya berhenti pada rekor assist. Serupa dengan De Bruyne pada 2019/2020 dan Henry pada 2005/2006, Fernandes merengkuh gelar individu tertinggi ini kendati klubnya tak mengangkat trofi juara liga. Keberhasilan ini sekaligus menjadikan dirinya sebagai pemain ke-12 dalam sejarah liga yang meraih POTS tanpa status juara yang jadi bukti nyata kedahsyatan performa individunya musim ini.
Selain rekor assist, Fernandes juga menorehkan tinta emas dalam urusan kontribusi gol tercepat sepanjang sejarah MU. Ketika bersua Tottenham Hotspur pada Februari 2026, Fernandes sukses menembus milestone luar biasa berupa 200 kontribusi gol hanya dalam 314 penampilan. Torehan ini diraih lebih cepat daripada para ikon legendaris klub, seperti Paul Scholes, Ryan Giggs, David Beckham, hingga Cristiano Ronaldo. Hanya Wayne Rooney yang mengungguli pencapaian Fernandes selama era Premier League.
Konsistensi tinggi Fernandes mendapatkan apresiasi lewat penobatan gelar Sir Matt Busby Player of the Year pada Mei 2026. Keberhasilan merengkuh trofi internal untuk kelima kalinya ini membuat Fernandes resmi melewati rekor empat gelar milik Cristiano Ronaldo dan David De Gea. Prestasi apik ini mengukuhkan posisinya sebagai pilar paling konsisten yang selama ini mengabdi di Old Trafford usai era Sir Alex Ferguson.
Gelar Premier League Player of the Season 2025/2026 merupakan representasi yang sangat adil bagi dedikasi, rekor, dan kejeniusan seorang Bruno Fernandes. Keberhasilan melampaui catatan para legenda menegaskan status sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah modern sepak bola Inggris.