Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Capaian Spanyol dalam 5 Edisi Terakhir Piala Dunia per 2026
Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, mengangkat trofi Piala Dunia setelah kemenangan timnya dalam pertandingan Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey pada 19 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Getty Images via AFP/Justin Setterfield)
  • Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina di final, menjadi trofi kedua mereka dalam lima edisi terakhir turnamen.
  • La Furia Roja menunjukkan konsistensi tinggi dengan selalu mencapai fase gugur sejak 2010, kecuali pada Piala Dunia 2014 ketika tersingkir di fase grup.
  • Dalam perjalanan lima edisi terakhir, Spanyol tampil dominan dengan kemenangan penting atas tim kuat seperti Portugal, Belgia, Prancis, dan Argentina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Spanyol sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026. Kemenangan ini sekaligus menjadi koleksi trofi Piala Dunia kedua bagi La Furia Roja. Menariknya, seluruh trofi tersebut berhasil mereka raih hanya dalam lima edisi terakhir.

1. Spanyol menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya pada edisi 2010

Spanyol mengawali Piala Dunia 2010 dengan kekalahan 0-1 dari Swiss pada laga pembuka. Namun, La Furia Roja segera bangkit lewat kemenangan 2-0 atas Honduras serta menutup fase grup dengan menundukkan Chile 2-1. Hasil tersebut mengantarkan mereka lolos ke fase gugur sebagai pemuncak klasemen Grup H.

Pada babak 16 besar, Spanyol berhasil mengalahkan Portugal 1-0 berkat gol tunggal David Villa. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut kembali menjadi pahlawan pada perempat final usai mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol atas Paraguay. Tim asuhan Vicente del Bosque memastikan tiket ke partai puncak melalui gol sundulan Carles Puyol dalam laga semifinal kontra Jerman. Pertandingan final antara Spanyol menghadapi Belanda berlangsung sengit hingga berlanjut ke babak tambahan waktu. Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-116 ketika Andres Iniesta mencetak gol yang mengunci kemenangan 1-0 sekaligus membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia pertama mereka.

2. Spanyol gagal lolos fase grup Piala Dunia 2014

Spanyol datang ke Piala Dunia 2014 dengan status sebagai juara bertahan. Mereka tergabung di Grup B bersama Belanda, Chile, dan Australia. Namun, langkah La Furia Roja tidak berjalan mulus setelah dipermalukan Belanda 1-5 pada partai pembuka.

Harapan Spanyol untuk bangkit menjadi sirna ketika mereka kembali menelan kekalahan dari Chile dengan skor 0-2. Hasil tersebut memastikan anak asuh Vicente del Bosque tersingkir meski masih menyisakan satu laga. Spanyol menutup turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Australia melalui gol David Villa, Fernando Torres, dan Juan Mata. Mereka hanya menempati peringkat ketiga Grup B dengan torehan tiga poin.

3. Spanyol tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2018

Spanyol ditahan imbang Portugal 3-3 pada partai pembuka Piala Dunia 2018. Mereka kemudian mengalahkan Iran 1-0 melalui gol Diego Costa sebelum mengakhiri fase grup dengan hasil seri 2-2 kontra Maroko. Koleksi tujuh poin cukup untuk membawa mereka finis sebagai juara Grup B.

Spanyol menghadapi tuan rumah Rusia pada babak 16 besar. Tim asuhan Fernando Hierro sempat unggul lewat gol bunuh diri Sergei Ignashevich, tetapi Rusia berhasil menyamakan skor melalui penalti Artem Dzyuba. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak perpanjangan waktu berakhir. Pada babak adu penalti, Spanyol harus kalah dengan skor 3-4 setelah eksekusi Koke serta Iago Aspas mampu digagalkan Igor Akinfeev. Hasil tersebut mengakhiri perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2018.

4. Spanyol kalah adu penalti dari Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2022

Spanyol membuka Piala Dunia 2022 dengan pesta gol 7-0 atas Kosta Rika. La Furia Roja lalu meraih hasil seri 1-1 melawan Jerman sebelum takluk 1-2 dari Jepang pada laga terakhir Grup E. Meski kalah, Spanyol tetap lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup berkat keunggulan selisih gol atas Jerman.

Spanyol menghadapi Maroko pada babak 16 besar dalam duel yang berlangsung ketat sepanjang 120 menit. Meski dominan dalam penguasaan bola, tim asuhan Luis Enrique gagal memaksimalkan peluang sehingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Dalam babak adu penalti, Spanyol takluk 0-3 setelah Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Kekalahan ini menyudahi perjalanan mereka di Piala Dunia 2022.

5. Spanyol juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada partai puncak

Spanyol lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup H. Pada babak 32 besar, mereka sukses menaklukkan Austria 3-0. Tim asuhan Luis de la Fuente kemudian mengatasi perlawanan Portugal pada babak 16 besar dengan skor 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak Mikel Merino.

La Furia Roja menundukkan Belgia 2-1 pada perempat final sebelum kembali tampil impresif saat mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal. La Furia Roja ditantang Argentina pada partai puncak. Meski bermain imbang sepanjang waktu normal, Spanyol berhasil memastikan diri sebagai juara setelah Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-106 memaksimalkan umpan Nico Williams.

Spanyol tampil dominan dalam lima edisi terakhir Piala Dunia. La Furia Roja hampir selalu mengamankan tempat pada fase gugur. Satu-satunya catatan kelam mereka terjadi pada edisi 2014 saat harus angkat koper lebih awal setelah gagal lolos fase grup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article