Carlo Sartori, Pemain Non-Inggris Raya Pertama di Manchester United

- Carlo Sartori pindah ke Inggris saat berusia 10 bulan dan bergabung dengan akademi Manchester United pada 1963 setelah mendapat tawaran dari beberapa klub lain.
- Debut Carlo Sartori bersama tim utama Manchester United terjadi pada 9 Oktober 1968 ketika mereka bermain melawan Tottenham Hotspur di Divisi Utama Inggris 1968/1969.
- Gol debut Carlo Sartori bersama Manchester United terjadi sebulan setelah debutnya, tepatnya pada 27 November 1968, yang membuat mereka lolos ke perempat final Liga Champions Eropa 1968/1969.
Enam pemain asal Italia tercatat memperkuat Manchester United (MU) per 11 Januari 2026. Carlo Sartori menjadi yang pertama melakukannya pada 1963—1973. Hebatnya, Sartori bukan hanya pria asal Italia pertama yang membela MU. Mantan gelandang ini juga memegang status orang non-Inggris Raya perdana yang bermain untuk mereka.
1. Pindah ke Inggris saat berusia 10 bulan, Carlo Sartori bergabung dengan akademi Manchester United pada 1963
Carlo Domenico Sartori lahir di Caderzone, Italia, pada 10 Februari 1948. Namun, ia sudah bermigrasi ke Inggris saat berusia 10 bulan. Orang tuanya memilih menetap di Manchester dan melanjutkan hidup dengan membuka bisnis pengasahan pisau. Sementara itu, layaknya anak laki-laki pada umumnya, Sartori tumbuh dengan sepak bola. Ia bermain bersama klub lokal, Manchester Boys.
Sartori mulai mempertimbangkan sepak bola sebagai karier setelah menuntaskan sekolah pada 1963. Ia mendapat tawaran dari Everton, Burnley, West Ham United, dan Manchester City. Namun, Sartori akhirnya memilih bergabung dengan Manchester United usai scout mereka, Joe Armstrong, bernegosiasi langsung dengan ibunya di rumahnya. Armstrong lantas mengajak Sartori ke tempat latihan MU dan memperkenalkannya kepada para bintang tim. Itu termasuk idolanya, Denis Law.
2. Carlo Sartori debut bersama tim utama Manchester United pada 9 Oktober 1968
Setelah 5 tahun menimba ilmu di akademi, Carlo Sartori akhirnya mengukir debutnya bersama tim utama Manchester United pada 9 Oktober 1968. Saat itu, mereka bermain tandang melawan Tottenham Hotspur di Divisi Utama Inggris 1968/1969. Sartori tampil selama 20 menit terakhir setelah menggantikan Francis Burns yang mengalami cedera.
Skor sudah 2-2 ketika Sartori masuk ke lapangan. Ini bertahan sampai laga usai. Namun, Sartori hampir saja membuat MU meraih kemenangan pada menit-menit terakhir. Ia berhasil menjangkau umpan dari Paddy Crerand dan mendahului kiper Spurs, Pat Jennings, yang keluar dari gawangnya. Sayangnya, Sartori gagal mencetak gol pada debutnya setelah Mike England menyapu percobaannya.
3. Gol debut Carlo Sartori membuat Manchester United lolos ke perempat final Liga Champions Eropa 1968/1969
Carlo Sartori tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencetak gol debutnya bersama Manchester United setelah gagal melakukannya pada 9 Oktober 1968 ketika melawan Tottenham. Ia mengukirnya sebulan berselang, tepatnya pada 27 November 1968. Saat itu, Sartori dan MU melawat ke Belgia untuk menghadapi Anderlecht di Constant Vanden Stock Stadion.
Sartori membuka papan skor pada menit kedelapan. Namun, MU kalah setelah Anderlecht mencetak tiga gol. Meski begitu, gol Sartori begitu berharga karena membuat mereka lolos ke perempat final Liga Champions Eropa 1968/1969 berkat gol tandang. Dua pekan sebelumnya, MU lebih dulu menang 2-0. Sayangnya, langkah mereka terhenti pada semifinal usai takluk 1-2 dari AC Milan.
4. Carlo Sartori meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Bologna pada 1973
Kebersamaan Carlo Sartori dengan Manchester United berakhir pada Januari 1973. Ia memilih pindah ke Bologna. Sartori mengambil keputusan ini karena menit bermainnya yang minim di bawah pelatih Frank O'Farrell. MU sebetulnya mengganti O’Farrell dengan Tommy Docherty pada Desember 1972. Namun, perubahan tersebut tidak menghentikan Sartori untuk pergi. Sartori bahkan mengaku, ia seharusnya pindah 18 bulan lebih awal yang merupakan waktu ketika O’Farrell datang untuk menggantikan Wilf McGuinness. Sartori total membuat 56 penampilan dan 6 gol untuk MU.
Setelah MU, Sartori menghabiskan kariernya di Italia. Sartori memperkuat Bologna, SPAL, Benevento, Lecce, dan Rimini Calcio. Ia pensiun pada 1984 di Trento yang merupakan klub kota kelahirannya. Sartori tidak pernah membela negaranya, tetapi bermain untuk Timnas Tentara Italia. Sartori bahkan merupakan bagian dari skuad yang menjuarai Piala Dunia Tentara pada 1973 yang berlangsung di Kongo. Sartori menjadi tentara karena Italia yang saat itu menggelar wajib militer, kebijakan yang baru berhenti pada 2005.
Sartori kembali ke Inggris usai gantung sepatu. Ia sebetulnya sudah siap melanjutkan karier sebagai pelatih, tetapi lebih memilih membantu bisnis keluarganya. Dalam sebuah wawancara dengan United In Focus pada 2016, Sartori mengakui, kiprahnya di Manchester United memang tidak gemerlap. Namun, ia merasa begitu terhormat pernah menjadi bagian dari klub legendaris seperti mereka. Ia juga menegaskan puas dengan kariernya secara keseluruhan. Sartori setidaknya akan selalu dikenang sebagai pemain non-Inggris Raya pertama di MU.

















