Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cedera Horor Pemain Kanada, Kakinya Sampai Patah

Cedera Horor Pemain Kanada, Kakinya Sampai Patah
tampilan stadion BC Place Vancouver di Kanada (pexels.com/Rushi Patel)
Intinya Sih
  • Ismael Kone mengalami patah kaki setelah ditekel pemain Qatar, Assim Madibo, dalam laga Kanada vs Qatar yang berakhir 6-0 di Piala Dunia 2026.
  • Insiden tersebut memicu ketegangan di lapangan antara pemain dan pelatih kedua tim, terutama karena perdebatan soal hukuman untuk Madibo.
  • Pelatih Jesse Marsch menyebut ruang ganti Kanada terguncang dan fokus pada pemulihan fisik serta mental Kone pascaoperasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Insiden mengerikan terjadi saat Kanada menang besar atas Qatar dengan skor 6-0 dalam laga penyisihan Grup B Piala Dunia 2026, Jumat dini hari WIB (19/6/2026). Dalam duel itu, kaki pemain Kanada, Ismael Kone, patah saat berlaga.

Momen tersebut terjadi ketika Kone dilanggar oleh pemain Qatar, Assim Madibo. Usai menerima tekel Madibo, Kone berteriak dengan kencang.

Dari tayangan video, sempat melihat kondisi kakinya. Hingga wajahnya terlihat syok saat tahu kakinya patah.

1. Eustaquio sadar ada yang salah dengan Kone

Pemain Kanada, Stephen Eustaquio, yang pertama kali menyadari rekannya mengalami cedera horor. Dengan cepatnya, dia memanggil seluruh staf medis Kanada untuk memberikan pertolongan pertama kepada Kone.

"Saya lihat kakinya. Saat itu, saya sadar ada yang tidak beres. Saya cuma mau staf medis dengan segera menolongnya," kata Eustaquio, dilansir The Guardian.

2. Sempat terjadi friksi di lapangan

Tindakan Madibo sempat membuat para pemain Kanada dan pelatih Jesse Marsch berang. Mereka melakukan konfrontasi terhadap Madibo akibat tekelnya yang berujung pada cedera parah Kone. Emosi para pemain Kanada meningkat karena saat penggawa Qatar meminta agar Madibo cuma diberikan kartu kuning.

Terjadi adu mulut di lapangan ketika itu. Bahkan, Marsch dan pelatih Qatar, Julen Lopetegui, sempat berkonfrontasi usai laga.

"Mereka mencoba melindungi rekannya, tapi kami juga bersikap demikian. Rasanya normal. Mereka mau melaju jauh. Tapi, itu jelas kartu merah, gak bisa diperdebatkan, apalagi sudah bikin lawan patah kaki. Gak masuk akal ketika mereka minta kartu kuning," ujar Eustaquio.

3. Ruang ganti Kanada terguncang

Marsch mengaku khawatir dengan kondisi Kone. Bukan cuma peran Kone yang penting buat Kanada, tapi juga terkait mental dan proses pemulihannya yang dipastikan panjang.

Insiden itu, diakui Marsch, mengguncang seisi ruang ganti Kanada. Para pemain perlu diberikan terapi demi menjaga kondisi mentalnya.

"Saya belum bicara dengan Ismael. Dia masih dirawat di rumah sakit dan harus dioperasi. Kami akan menemuinya setelah konferensi pers. Kami akan lihat apa yang terbaik untuknya. Keluarganya menemani dia. Kejadiannya di depan bangku cadangan dan saya mendengar tulang yang patah. Simpati buatnya dan semua orang terguncang atas insiden ini," ujar Marsch.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More