Masalah yang Hantui Francesco Bagnaia di MotoGP Inggris 2026

MotoGP Inggris 2026 menjadi mimpi buruk bagi Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo Team itu gagal menorehkan poin pada balapan sprint dan utama di Sirkuit Silverstone. Capaian tersebut menjadi pertama kalinya bagi Bagnaia gagal mencetak poin sepanjang musim ini.
Bagnaia jelas kecewa atas hasil minor di GP Inggris 2026. Apalagi, ia sempat menunjukkan tren peningkatan sebelum jeda musim panas. Lalu, masalah apa yang menghantui Bagnaia selama pekan balap di Sirkuit Silverstone?
1. Francesco Bagnaia hanya mampu meraih posisi start ke-16 untuk balapan sprint dan utama MotoGP Inggris 2026
Francesco Bagnaia turun pada pekan balap GP Inggris 2026 setelah menjalani operasi lengan kanan. Pembalap asal Italia itu optimistis dapat menorehkan hasil terbaik saat memacu motor Desmosedici GP26 di Sirkuit Silverstone. Akan tetapi, kenyataan justru berbanding terbalik.
Bagnaia menempati posisi ke-13 pada sesi latihan Jumat (7/8/2026) siang waktu setempat. Ia menorehkan waktu 1 menit 57,691 detik. Hasil tersebut membuat Bagnaia harus menjalani sesi kualifikasi pertama (Q1).
Catatan waktu Bagnaia mengalami penurunan saat Q1. Ia membukukan waktu 1 menit 57,891 detik sehingga berada di posisi keenam pada sesi tersebut. Bagnaia gagal melaju kepada Q2 dan menempati posisi start ke-16 saat balapan sprint dan utama.
2. Francesco Bagnaia mengeluhkan kurangnya performa serta daya cengkeram ban pada balapan sprint GP Inggris 2026
Francesco Bagnaia memulai balapan sprint GP Inggris 2026 dengan kurang baik. Meski sempat menembus posisi ke-15 pada awal balapan, Bagnaia tak berhasil menembus posisi sepuluh besar sepanjang balapan. Justru, pembalap bernomor motor 63 itu finis di posisi ke-17.
Ini menjadi pertama kalinya Bagnaia gagal mendulang poin pada balapan sprint di MotoGP 2026. Sebuah hasil yang jelas mengecewakan bagi pemilik dua gelar juara kelas utama tersebut. Bagnaia mengeluhkan kurangnya performa serta daya cengkeram selama balapan berdurasi 10 lap tersebut.
"Aku tidak memiliki performa dan kecepatan. Daya cengkeram juga kurang. Setelah empat lap, aku mulai tertinggal dan bukannya berada di depan. Aku membalap tanpa menyentuhkan lutut ke sisi kanan pada dua lap terakhir. Ini situasi yang sangat sulit bagiku untuk tampil kompetitif," jelas Francesco Bagnaia dilansir Motorsport.
3. Francesco Bagnaia bingung atas kecelakaan yang dialaminya pada balapan utama GP Inggris 2026
Francesco Bagnaia tentu mengharapkan hasil lebih baik pada balapan utama GP Inggris 2026. Namun, kenyataan kembali menamparnya lebih keras. Bagnaia gagal mencetak poin pada sesi balap tersebut.
Ia sebetulnya sempat berada di posisi ke-14 pada lap pembuka. Akan tetapi, Bagnaia turun ke posisi ke-15 pada lap ketiga. Berselang tiga lap, ia semakin anjlok ke posisi ke-17 dan berada tepat di belakang Toprak Razgatlioglu.
Bagnaia sempat kembali ke posisi ke-15 pada lap ketujuh. Sayangnya, ia terjatuh di tikungan 7 pada lap kedelapan. Itu merupakan lokasi tikungan yang sama saat Bagnaia mengalami kecelakaan pada balapan utama musim lalu.
Bagnaia heran setelah gagal finis pada balapan utama di Sirkuit Silverstone. Rekan setim Marc Marquez itu mengaku tidak pernah kehilangan kendali roda depan saat keluar tikungan. Bagnaia berharap bisa bangkit dari situasi tersebut pada seri balap yang akan datang.
"Sangat sulit untuk menemukan sesuatu saat melihat datanya. Satu-satunya masalah adalah kemudi depan benar-benar tidak berfungsi dengan baik. Aku kehilangan kendali bagian sepenuhnya dalam hitungan milidetik. Ini sangat aneh," ungkap Francesco Bagnaia dikutip Motorsport.
Bagnaia tidak mengalami perubahan posisi di klasemen sementara selepas pekan balap GP Inggris. Ia tetap bercokol di peringkat kedelapan lewat perolehan 143 poin. Namun, jarak Bagnaia dari Jorge Martin yang memimpin klasemen kini melebar menjadi 97 poin.
MotoGP 2026 menyisakan 10 seri balap. Secara matematis, Bagnaia masih punya peluang dalam perburuan titel juara. Namun, situasinya semakin berat mengingat rival lainnya menunjukkan performa lebih baik dalam beberapa balapan terakhir.



















