Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Mbappe Sudah Menangkan Ballon d'Or 2026?
Ilustrasi trofi Ballon d'Or (AFP / Franck Fife)
  • Perebutan Ballon d'Or 2026 melibatkan Mbappe, Yamal, Kane, dan Dembele menjelang penganugerahan di London.

  • Pemenang dirahasiakan hingga acara, sementara aturan sejak 2024 membuat kandidat tidak mengetahui hasil lebih awal.

  • Bocoran palsu dan peringkat berbeda beredar di platform X, termasuk klaim yang menempatkan Mbappe atau Kane di posisi teratas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2024

Pemenang Ballon d'Or tidak lagi diberi tahu mengenai hasil pemungutan suara sebelum acara seremoni.

musim panas ini

Mbappe menyatakan telah mencetak sejarah di kompetisi paling penting.

menjelang malam penganugerahan

Perebutan Ballon d'Or 2026 memanas dan berbagai bocoran palsu beredar di media sosial.

Selasa (27/10/2026)

Malam penganugerahan Ballon d'Or 2026 dijadwalkan berlangsung di London Palladium dini hari WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perebutan Ballon d'Or 2026 memanas, disertai kampanye Mbappe dan beredarnya bocoran palsu tentang urutan kandidat.
  • Who?
    Kylian Mbappe, Lamine Yamal, Harry Kane, dan Ousmane Dembele disebut sebagai kandidat terdepan. Pascal Ferre menjelaskan aturan kerahasiaan pemenang.
  • Where?
    Malam penganugerahan dijadwalkan berlangsung di London Palladium, sedangkan bocoran palsu beredar di media sosial, terutama platform X.
  • When?
    Penganugerahan dijadwalkan berlangsung Selasa (27/10/2026) dini hari WIB. Aturan pemberitahuan pemenang berubah sejak 2024.
  • Why?
    Identitas pemenang dirahasiakan untuk menjaga kerahasiaan hasil pemungutan suara hingga saat-saat terakhir.
  • How?
    Bocoran beredar melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp dan gambar tabel peringkat kandidat dengan urutan yang berbeda-beda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ballon d'Or 2026 akan diberikan di London. Mbappe, Yamal, Kane, dan Dembele menjadi calon pemenang. Pemenangnya belum diketahui karena dirahasiakan sampai acara. Mbappe bercerita mengapa ia layak menang. Di media sosial, ada pesan dan gambar peringkat palsu tentang siapa yang akan berada di urutan paling atas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kerahasiaan hasil Ballon d'Or 2026 membuat seluruh kandidat diperlakukan secara setara hingga tiba di tempat acara. Aturan ini juga menjaga hasil pemungutan suara tetap tertutup sampai saat-saat terakhir. Di sisi lain, persaingan yang melibatkan sejumlah pesepak bola elite menunjukkan tingginya perhatian terhadap penghargaan tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Beredar luas di media sosial terkait siapa pemenang Ballon d'Or 2026. Ada kabar yang menyebutkan penghargaan individu paling prestisius itu akan dimenangkan oleh bomber Real Madrid, Kylian Mbappe.

Berita ini tersiar secara luas lewat platform X. Banyak akun yang mengeluarkan pernyataan jika Mbappe akan menjadi pemenang. Kemudian, Harry Kane berada di posisi kedua. Lantas, benarkah kabar tersebut?

1. Dari mana kabar ini meluas?

Semua bermula ketika beberapa akun menyebar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang seolah-olah berasal dari Editor France Football selaku pemberi penghargaan, Vincent Garcia. Dalam percakapan itu, Garcia membocorkan urutan peringkat kandidat.

Kemudian, ada nama Mbappe serta Kane yang duduk di posisi teratas. Semakin meyakinkan, karena ada gambar tabel perolehan suara dari mereka.

2. Faktanya gimana sih?

Dengan bantuan Mourinho: Mbappe mengejar mimpi Ballon d'Or (goal.com/AFP)

Eks Pimpinan Ballon d'Or, Pascal Ferre, menegaskan pemenang penghargaan tahun ini tak akan diumumkan lebih dini. Bahkan, para kandidat tidak diberi tahu duluan apakah menang atau tidak.

Ferre menjelaskan, metode ini sudah berjalan sejak 2024. Usai era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, France Football ingin Ballon d'Or menjadi lebih rahasia dan memiliki integritas tinggi agar seluruh kandidat bisa hadir meramaikannya di lokasi penghargaan.

"Sejak 2024, pemenang tak lagi diinformasikan nasibnya sebelum seremoni dan akan diperlakukan sama. Ketika mereka datang di London, tak ada satu pun yang bisa mengangkat tangannya lebih dulu, karena sama sekali tidak tahu. Kami mengubah aturannya setelah era Messi dan Ronaldo, menjaga kerahasiaan lebih mudah, menyegel pemenangnya hingga momen terakhir," ujar Ferre, dilansir RMC Sport.

Menurut Ferre, dengan sistem sekarang, hanya ada maksimal lima orang yang tahu siapa pemenang Ballon d'Or. Adanya kabar yang beredar di media sosial terkait siapa pemenang Ballon d'Or, dipastikan Ferre adalah palsu alias hoaks.

"Tapi, itu trik yang memuaskan dan saya membiarkannya beredar di media sosial agar menaikkan pamor Ballon d'Or," ujar Ferre.

3. Ballon d'Or kali ini mendobrak tradisi

Ballon d'Or kali ini mendobrak tradisi yang sudah ada. Malam penghargaan tak lagi terpusat di Prancis, tapi pada edisi 2026 bergeser ke Inggris dengan London Palladium Theatre menjadi venue.

Ballon d'Or 2026 menjadi edisi istimewa karena menandai 70 tahun sejak penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut pertama kali diberikan pada 1956. Momen ini sekaligus dijadikan untuk mengenang sosok Sir Stanley Matthews.

Legenda sepak bola Inggris itu menjadi pemain pertama yang menyabet trofi Ballon d'Or. Matthews meraih penghargaan tersebut saat membela Blackpool. Kala itu, dia mengungguli Alfredo Di Stefano dan Raymond Kopa dalam pemungutan suara yang melibatkan jurnalis sepak bola dari berbagai negara Eropa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article