CEK FAKTA: SUGBK Bisa Tampung Seluruh Penduduk Saint Kitts and Nevis?

- Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 pada 27 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dipimpin pelatih baru John Herdman.
- Saint Kitts and Nevis adalah negara kecil di Laut Karibia dengan dua pulau vulkanik dan populasi sekitar 46 ribu jiwa yang mayoritas tinggal di pesisir.
- Kapasitas SUGBK mencapai sekitar 78 ribu kursi, hampir dua kali lipat dari total penduduk Saint Kitts and Nevis, sehingga klaim FIFA terbukti benar secara angka.
Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, pada 27 Maret mendatang. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi arena tempurnya, sekaligus menjadi saksi era baru Pasukan Garuda, di bawah nahkoda John Herdman.
Jelang laga tersebut, FIFA memberikan klaim menarik kalau stadion megah di Senayan itu dapat menampung seluruh penduduk Saint Kitts and Nevis. Lantas, bagaimana fakta sebenarnya?
1. Negara mungil di Laut Karibia

Berdasarkan laman resmi pemerintahnya, Saint Kitts and Nevis adalah sebuah negara federasi kecil yang merdeka sejak 1983 dan terletak sekitar 2.000 kilometer di tenggara Miami. Negara ini hanya terdiri dari dua pulau vulkanik, yakni Pulau St. Kitts dengan luas 168,4 km persegi dan Pulau Nevis seluas 93,2 km persegi.
Karena sebagian besar bentang alamnya didominasi oleh pegunungan di bagian tengah, permukiman warga hanya terpusat pada area pesisir yang landai. Negara berbahasa resmi Inggris ini sangat mengandalkan sektor pariwisata berkat iklim Karibianya yang sejuk, terutama dari Desember hingga Maret.
2. Populasinya hanya 46 ribu jiwa

Data demografi resmi menyebut total populasi dari kedua pulau tersebut diperkirakan hanya berjumlah sekitar 46 ribu jiwa. Rinciannya, sekitar 35 ribu penduduk menetap di Pulau St. Kitts yang lebih besar, sementara 11 ribu sisanya menghuni Pulau Nevis.
Sebagai perbandingan, jumlah penduduk negara anggota PBB dan Persemakmuran Inggris ini bahkan lebih sedikit dari populasi satu kelurahan padat di Jakarta. Fakta ini menjadikannya salah satu negara berdaulat dengan populasi paling sedikit di dunia.
3. Kapasitas SUGBK nyaris dua kali lipatnya

Sementara itu, kapasitas penonton di tribune SUGBK sekitar 78 ribu kursi. Kapasitas ini nyaris dua kali lipat dari populasi penduduk dari Saint Kitts and Nevis.
Dengan demikian, jika seluruh penduduk Saint Kitts and Nevis yang berjumlah 46 ribu jiwa itu diterbangkan ke Jakarta, mereka hanya akan mengisi sekitar 60 persen kapasitas SUGBK. Namun, mereka harus memperebutkan tiket secara daring terlebih dahulu dengan fans Timnas Indonesia.

















