CEK FAKTA: Unggahan Mo Salah Sindir Jamie Carragher Ternyata Hoaks

- Unggahan viral yang menampilkan Mo Salah menyindir Jamie Carragher dan Arne Slot ternyata hoaks buatan pundit Zeeshan Sayed di media sosial.
- Sayed mengakui unggahan itu sepenuhnya dibuat-buat untuk menguji reaksi publik, menyoroti betapa mudahnya orang percaya tanpa verifikasi.
- Ketegangan antara Carragher dan Salah sudah berlangsung lama, dipicu oleh komentar pedas terkait performa serta kontrak Salah di Liverpool.
Jakarta, IDN Times - Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan unggahan yang menunjukkan bintang Liverpool, Mohamed Salah melontarkan sindiran keras kepada Jamie Carragher dan pelatih Arne Slot. Unggahan tersebut disebut berasal dari Instagram story sang Salah dan langsung viral di X dalam waktu singkat.
“Breaking: Legenda Liverpool #LFC dan Mesir, Mo Salah, akhirnya melontarkan kritik kepada Carragher dan Slot melalui Instagram story-nya. Beberapa kata yang cukup keras dari bintang Mesir tersebut—dia sudah muak,” tulis pundit sepak bola Zeeshan Sayed dalam akun X nya (@SayendZeesh).
Namun, fakta sebenarnya jauh berbeda dari narasi yang beredar. Kabar tersebut ternyata hanyalah hoaks yang sengaja dibuat oleh seorang pundit sepak bola di media sosial untuk menguji reaksi publik.
1. Isi unggahan hoaks yang beredar
Dalam unggahannya, Sayed menyebut Mohamed Salah akhirnya meluapkan kekesalan kepada Carragher, Narasi tersebut dibuat dramatis dan meyakinkan hingga banyak penggemar mempercayainya.
“Pertama, kepada Jamie Carragher — Anda banyak bicara untuk seseorang yang tidak pernah cukup baik untuk benar-benar mendominasi di level tertinggi. Kebenarannya sederhana: Anda terdengar seperti orang yang iri dan bodoh serta badut yang tidak tahu apa-apa yang tidak bisa menerima bahwa saya telah mengukuhkan tempat saya sebagai pemain Liverpool terbaik di era Premier League,” bunyi tulisan di dalam foto yang diunggah Sayed.
Selain itu, kritik juga dituliskan untuk pelatih Liverpool, Arnse Slot. “Kedua, mengenai situasi di lapangan. Di bawah Arne Slot, saya sering dipaksa bermain dalam peran yang lebih melebar yang membatasi cara saya membantu tim ini selama bertahun-tahun. Seorang manajer yang seharusnya memahami taktik justru memilih ego — mencoba menyingkirkan saya dan mengambil kredit atas apa yang telah saya bangun di sini,” bunyi tulisan tersebut.
2. Sudah dikonfirmasi hoaks
Tak lama setelah unggahan tersebut viral, Zeeshan Sayed memberikan klarifikasi. Ia mengakui unggahan tersebut sepenuhnya dibuat-buat dan bukan berasal dari Mohamed Salah. Sayed bahkan menyoroti betapa mudahnya publik percaya tanpa verifikasi.
“Orang-orang membaca ini dan berpikir bahwa Salah benar-benar akan menyebut Carra seorang idiot secara publik DAN bahkan menandai Grok untuk mengonfirmasinya. Saya bahkan menambahkan foto profil acak, bukan yang digunakan Mo Salah di Instagram-nya. Apa yang terjadi dengan orang-orang yang dulu bisa sekadar bercanda di aplikasi ini?” tulis Sayed.
3. Akar konflik Carragher vs Salah
Ketegangan antara Jamie Carragher dan Mohamed Salah berlangsung cukup lama. Media internasional menyebut hubungan keduanya memanas sejak saga kontrak dan performa Salah mulai jadi sorotan publik.
“Saya pikir itu adalah hal yang memalukan apa yang dia lakukan setelah pertandingan. Beberapa orang menggambarkannya sebagai luapan emosi, saya tidak berpikir demikian. Saya pikir setiap kali Salah berhenti di mixed zone, yang hanya dia lakukan empat kali dalam delapan tahun di Liverpool, itu sudah diatur antara dia dan agennya untuk menimbulkan dampak sebesar mungkin dan memperkuat posisinya sendiri,” kata Carragher mengutip ESPN.
Situasi ini berkembang menjadi perang opini di media, bahkan melibatkan pihak lain yang ikut membela Salah.


















