7 Pemain EPL 2025/2026 di Timnas Belgia pada Maret 2026

- Jeremy Doku tampil 70 menit melawan Amerika Serikat tanpa gol atau assist, namun mencatat tiga umpan kunci dan akurasi umpan 89 persen.
- Senne Lammens tampil penuh dan membantu Belgia menang 5-2 atas Amerika Serikat, sementara Matz Sels diproyeksikan tampil pada laga berikutnya kontra Meksiko.
- Rudi Garcia menilai performa tujuh pemain, termasuk De Cuyper, Onana, dan Tielemans, sebagai bahan penting dalam menentukan skuad utama Belgia untuk Piala Dunia 2026.
Rudi Garcia memanggil 25 pemain pada jeda internasional Maret 2026. Pada edisi kali ini, mereka akan menjalani dua laga persahabatan kontra tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Amerika Serikat (29/3/2026) dan Meksiko (1/4/2026). Dari 25 pemain yang dipanggil, 7 di antaranya merupakan pemain English Premier League (EPL) 2025/2026.
1. Senne Lammens (Manchester United) tampil penuh pada laga melawan Amerika Serikat
Dengan absennya Thibaut Courtois, Senne Lammens memiliki kesempatan besar untuk tampil. Pada laga melawan Amerika Serikat, kiper Manchester United ini tampil selama 90 menit dengan mencatatkan 3 penyelamatan dan 3 recovery. Aksinya membantu Belgia menang dengan skor 5-2. Pada laga melawan Meksiko, ia tampaknya akan diistirahatkan untuk memberi kesempatan tampil kepada Matz Sels atau Maarten Vandervoordt.
2. Matz Sels (Nottingham Forest) memiliki kesempatan tampil melawan Meksiko
Sama seperti Senne Lammens, Matz Sels juga memiliki kesempatan besar untuk menambah caps di Timnas Belgia pada Maret 2026. Kiper Nottingham Forest ini memang tak tampil pada laga melawan Amerika Serikat. Namun, ia tampaknya akan diturunkan pada laga melawan Meksiko. Jika dibandingkan dengan Maarten Vandervoordt, Sels lebih unggul dalam hal pengalaman dan performa pada 2025/2026.
3. Maxim De Cuyper (Brighton & Hove Albion) memiliki potensi besar untuk menjadi pilihan utama
Maxim De Cuyper adalah generasi baru yang mengisi kekosongan di pos bek kiri Timnas Belgia. Ia berpotensi untuk menjadi pemain utama Belgia di Piala Dunia 2026. Meski begitu, Joaquin Seys hadir sebagai pesaingnya. Pada laga melawan Amerika Serikat, pemain Brighton & Hove Albion ini tampil sebagai starter sebelum digantikan Seys pada menit 61. Pada laga melawan Meksiko, ia tampak akan berbagi menit bermain dengan pemain Club Brugge itu.
4. Timothy Castagne (Fulham) berbagi menit bermain dengan Thomas Meunier
Selama beberapa tahun terakhir, Timothy Castagne dan Thomas Meunier selalu berbagi menit bermain untuk tampil di pos bek kanan Timnas Belgia. Hal yang sama juga terjadi pada laga melawan Amerika Serikat. Castagne tampil selama 30 menit sebagai pengganti. Pada laga berikutnya, pemain Fulham ini punya kesempatan besar tampil sebagai starter.
5. Amadou Onana (Aston Villa) menyumbang satu gol pada laga melawan Amerika Serikat
Amadou Onana merupakan salah satu pentolan dari generasi baru di Timnas Belgia. Gelandang Aston Villa ini sering dipercaya sebagai pemain utama di berbagai laga penting. Pada laga persahabatan kontra Amerika Serikat, ia ditampilkan sejak awal dan menyumbang satu gol. Namun, pada menit 70, ia digantikan oleh Nathan De Cat sebagai bagian dari rotasi.
6. Youri Tielemans (Aston VIlla) memiliki banyak saingan baru di Timnas Belgia
Rekan setim Amadou Onana di Aston Villa, Youri Tielemans juga mendapatkan panggilan dari Timnas Belgia pada Maret 2026. Dengan menuanya usia, ia memiliki lebih banyak saingan di posisi gelandang. Apalagi, Belgia selalu menghasilkan banyak pemain muda potensial. Pada laga melawan Amerika Serikat, Tielemans hanya bermain selama 20 menit. Ia baru masuk pada menit 70 untuk menggantikan Kevin De Bruyne.
7. Jeremy Doku (Manchester City) menjadi andalan untuk posisi winger
Jeremy Doku dipilih sebagai andalan karena memiliki kualitas, performa, dan pengalaman yang mumpuni. Pada jeda internasional Maret 2026, ia dipanggil untuk memperkuat chemistry. Namun, pada laga melawan Amerika Serikat, winger Manchester City ini gagal mencetak gol maupun assist meski bermain selama 70 menit. Ia mencatat 3 umpan kunci, 89 persen akurasi umpan, memenangkan 7 dari 14 duel, serta kehilangan bola sebanyak 17 kali.
Performa tujuh pemain ini akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi Rudi Garcia dalam menyusun skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026. Konsistensi dan chemistry tim di tim nasional akan menentukan siapa yang mampu mengamankan tempat di tim utama.

















