Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Debut Gemilang Maarten Paes Bareng Ajax, Sayangnya Gak Menang

Debut Gemilang Maarten Paes Bareng Ajax, Sayangnya Gak Menang
Potret Maarten Paes saat Timnas Indonesia melawan Jepang di SUGBK, Jumat (15/11/2024). (IDN Times/Bimo Haryoyudhanto).
Intinya Sih
  • Maarten Paes menjalani debut bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie melawan NEC Nijmegen dan tampil impresif dengan tujuh penyelamatan serta rating tinggi 7,8 dari Sofascore.
  • Laga berakhir imbang 1-1 setelah gol Mika Godst disamakan oleh Narko Nejasmic, membuat posisi Ajax tertahan di peringkat empat klasemen sementara dengan 43 poin.
  • Ajax memuji performa solid Paes meski kebobolan, sementara pengamat Marciano Vink menilai rekan setimnya kurang membantu dalam situasi gol penyeimbang tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Maarten Paes akhirnya melakoni debut bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie. Saat Ajax menjamu NEC Nijmegen di Johan Cruijff Arena, Minggu dini hari WIB (22/2/2026), Paes menjadi kiper utama dalam laga ini.

Debut Paes cukup gemilang. Dia mampu menciptakan tujuh penyelamatan, termasuk satu yang paling penting dan terjadi di dalam kotak penalti. Rasio penyelamatannya juga cukup besar, 0,81.

Dilansir Sofascore, Paes mendapatkan rating sebesar 7,8. Nilai ini jadi kedua terbesar di antara pemain Ajax, setelah sang pencetak gol, Mika Godst.

1. Ajax puji performa Paes

Ketangguhan Paes sebenarnya sempat membuat Ajax di atas angin. Pada menit 39, Godst sempat mencetak gol ke gawang Nijmegen. Sayangnya, pada menit 57, Paes gagal menggagalkan peluang Narko Nejasmic dan membuat skor menjadi 1-1.

Meski begitu, Ajax memuji performa Paes. Menurut mereka, performa Paes begitu solid dan menjadi kunci Ajax gak kalah.

2. Ajax makin tertinggal

Hasil imbang kontra Nijmegen membuat posisi Ajax di papan klasemen menjadi tak menguntungkan. Mereka duduk di posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 43 poin. Tak cuma itu, Ajax berpotensi makin jauh dari Feyenoord yang duduk di peringkat dua.

"Cuma dalam tiga pekan di Ajax, saya sudah mengetahui ada tiga level yang lebih tinggi ketimbang pernah saya alami. Karena semua ini, saya merasa punya peluang besar untuk bisa finis di posisi kedua," kata Paes dilansir Voetbal Primeur.

3. Pemain Ajax lainnya cuma lihat Paes saat lakukan penyelamatan

Pengamat sepak bola Belanda dan mantan pemain Ajax, Marciano Vink, merasa Paes kebobolan karena rekan-rekannya tak kooperatif. Ketika Nejasmic mencetak gol, Bruggink menilai jika para pemain Ajax hanya terdiam dan tak berusaha untuk membantunya.

"Mereka gak punya orang buat melindunginya, cuma menonton gawangnya bobol, tak bisa diterima," ujar Vink.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More