Carrick Cari Aman saat Tanggapi Komentar Kontroversial Ratcliffe

Jakarta, IDN Times - Pelatih karteker Manchester United, Michael Carrick, akhirnya buka suara terkait komentar kontroversial Sir Jim Ratcliffe tentang imigran. Dalam konferensi pers jelang menghadapi Everton, Carrick memilih menjawabnya dengan santai.
Carrick menjelaskan kalau Ratcliffe merasa bersalah dan meminta maaf atas pemilihan katanya tersebut. Dia menegaskan posisi klub dan pernyataan maaf Ratcliffe sudah cukup jelas tanpa perlu tambahan opini darinya.
1. Bukan kapasitas Carrick
Karena itu, Carrick menolak untuk terseret lebih jauh dalam polemik politik yang dipicu oleh ucapan Ratcliffe mengenai Inggris yang sedang dijajah imigran. Dia merasa bukan kapasitasnya untuk menyentil pernyataan bos besarnya tersebut.
"Sir Jim sudah membuat pernyataan, kemudian klub juga mengeluarkan pernyataan. Bukan kapasitas saya untuk menambahkan apa pun. Saya sudah lama berada di klub ini dan kami memberikan dampak besar secara global, dalam berbagai hal, dan bertanggung jawab atas itu," kata Carrick, dikutip Daily Mirror.
2. Komentar Ratcliffe sempat bikin ruang ganti panas?
Komentar Ratcliffe dilaporkan sempat membuat tersinggung banyak pemain MU yang mayoritas berasal dari luar Inggris. Carrick langsung membantah isu tersebut. MU punya karakter yang kuat tentang kesetaraan dan respek satu sama lain.
"Sebagai pemain, staf, dan pendukung, saya rasa kami sangat bangga dengan lingkungan dan budaya klub. Kesetaraan, keberagaman, dan saling menghormati adalah hal yang kami upayakan setiap hari. Kami punya kelompok yang sangat kuat. Para pemain dan staf di dalam maupun luar klub. Kami selalu saling berbicara. Para pemain berada dalam suasana hati yang sangat baik," kata Carrick.
3. Sir Jim Ratcliffe sudah minta maaf
Sebelumnya, bos INEOS tersebut telah merilis permintaan maaf karena pemilihan kata-katanya yang menyinggung banyak pihak di Inggris. Ratcliffe berdalih niat awalnya hanya mengangkat isu imigrasi terkontrol demi mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Saya menyesal pilihan kata-kata itu telah menyinggung beberapa orang di Inggris dan Eropa, hingga menimbulkan keresahan. Komentar itu saya disampaikan saat menjawab pertanyaan tentang kebijakan Inggris dalam KTT Industri Eropa di Antwerp, Belgia, ketika membahas pentingnya pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, keterampilan, dan manufaktur Inggris," kata Ratcliffe dikutip ESPN.















