6 Klub Menangi Laga Tandang Leg Pertama Playoff UEL 2025/2026

- Enam klub berhasil menang di laga tandang leg pertama playoff UEL 2025/2026, memberi mereka peluang besar lolos ke babak 16 besar.
- VfB Stuttgart, Nottingham Forest, KRC Genk, Celta Vigo, Bologna, dan Red Star Belgrade mencatat kemenangan penting di markas lawan masing-masing.
- Kemenangan ini membuat keenam tim unggulan tersebut hanya perlu hasil imbang atau kekalahan tipis pada leg kedua untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya.
UEFA Europa League (UEL) 2025/2026 memasuki babak playoff knockout. Sebanyak 16 tim berjibaku demi berebut delapan tiket ke babak 16 besar. Delapan laga leg pertama telah selesai dan hasilnya cukup menarik. Enam klub yang bermain di kandang lawan justru berhasil mencuri kemenangan.
Hasil itu sebenarnya tak mengejutkan. Keenam klub tersebut memang berstatus unggulan pada fase playoff. Mereka mendapat keuntungan berupa status tuan rumah pada leg kedua. Kemenangan di markas lawan pada laga pertama pun membuat mereka tinggal selangkah lagi ke babak 16 besar. Inilah keenam klub tersebut.
1. VfB Stuttgart menang 4-1 di kandang Celtic FC
Dua klub menang dengan selisih tiga gol di markas lawan pada leg pertama playoff knockout UEL 2025/2026. Salah satunya VfB Stuttgart yang bertemu dengan Celtic FC. Stuttgart lebih dulu bertandang ke markas Celtic dan sukses membawa pulang kemenangan 4-1. Sang wakil Jerman pun terbilang sudah menapakkan satu kaki di babak 16 besar.
Bilal El Khannouss sudah membawa Stuttgart unggul saat laga baru berjalan 15 menit. Celtic sempat menyamakan skor, tetapi gol kedua El Khannouss mengembalikan keunggulan Stuttgart sebelum turun minum. Tim tamu lalu menambah dua gol pada babak kedua. Stuttgart pun berpeluang lolos ke babak 16 besar UEL untuk pertama kali sejak 2012/2013.
2. Nottingham Forest menghajar Fenerbahce 3-0 di Istanbul
Nottingham Forest juga menang telak di kandang lawan. Mereka bertamu ke Istanbul, tepatnya ke markas Fenerbahce. Laga itu sebenarnya berpotensi menyulitkan Forest. Pasalnya, Fenerbahce jarang kalah di kandang sendiri. Namun, Forest ternyata sukses membawa pulang kemenangan 3-0.
Bek Forest, Murillo, membuka skor pada menit 21 usai membawa bola sendirian dari tengah lapangan. Igor Jesus membuat gol kedua Forest pada menit 43 dari proses sepak pojok. Gol Morgan Gibbs-White pada babak kedua pun memastikan Forest meraih kemenangan tandang terbesar mereka di kompetisi Eropa.
3. KRC Genk unggul 3-1 atas Dinamo Zagreb
Ada pula KRC Genk, wakil tunggal Belgia di Liga Europa 2025/2026. Genk sebenarnya hampir mendapat tiket lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, mereka gagal finis di delapan besar klasemen fase liga hanya karena kalah selisih gol dari AS Roma. Genk pun harus melalui babak playoff dan bertemu Dinamo Zagreb yang finis di peringkat 23.
Hasilnya, perbedaan kualitas kedua tim tergambar pada leg pertama. Genk yang menjadi tamu lebih banyak membuat ancaman dan menang 3-1. Bryan Heynen mencetak gol pertama Genk, lalu disusul brace Zakaria El Ouahdi. Genk pun hanya perlu menghindari kekalahan telak pada leg kedua untuk lolos ke babak 16 besar.
4. Celta Vigo menang tipis di markas PAOK FC
Celta Vigo juga menang di markas lawan, tetapi hanya dengan skor tipis. Celta yang finis di peringkat 16 klasemen fase liga bertemu PAOK FC, klub Yunani yang finis tepat di bawah mereka. Kedua tim sudah sempat bertemu pada matchday kedua fase liga di markas Celta. Hasilnya, Celta saat itu menang 3-1.
Pada leg pertama playoff, giliran PAOK yang menjadi tuan rumah. Namun, hasilnya tak jauh berbeda. Celta tetap bisa mencuri kemenangan, kali ini dengan skor 2-1. Celta sempat unggul 2-0 berkat gol-gol Iago Aspas dan Williot Swedberg. PAOK membalas via Alexander Jeremejeff pada babak kedua, tetapi gagal mendapatkan gol penyeimbang.
5. Bologna mengalahkan SK Brann berkat gol tunggal Santiago Castro
Sementara, Bologna berjaya saat melawat ke markas klub Norwegia, SK Brann. Bologna sudah membuka skor saat laga baru berjalan 9 menit melalui striker mereka, Santiago Castro. Bagi Castro, itu adalah gol pertamanya di kompetisi antaklub Eropa. Gol itu pun akhirnya menjadi satu-satunya pembeda kedua tim pada laga tersebut.
Bologna pun hanya perlu mengimbangi Brann pada laga kedua di Italia. Target itu realistis karena nyatanya kedua tim memang sempat bermain imbang di markas Bologna pada fase liga. Bologna punya kans bagus tampil di babak 16 besar Liga Europa untuk pertama kali sejak 1998/1999, alias saat kompetisi tersebut masih bernama Piala UEFA.
6. Red Star Belgrade juga menang 1-0 di markas LOSC Lille
Satu tim lagi adalah Red Star Belgrade, klub Serbia yang bertandang ke markas LOSC Lille. Kedua tim tampil berimbang pada laga di Prancis tersebut. Hasil duel pun hanya ditentukan oleh satu momen pada injury time babak pertama. Berawal dari sepak pojok, Franklin Tebo Uchenna mencetak gol tunggal kemenangan Red Star Belgrade.
Meski hanya menang 1-0, peluang Red Star Belgrade lolos ke babak 16 besar cukup bagus. Pasalnya, mereka bakal ganti menjamu Lille pada laga kedua. Red Star Belgrade tak terkalahkan dalam empat laga kandang fase liga UEL 2025/2026. Itu termasuk kemenangan 1-0 atas Lille sendiri yang terjadi pada matchday 4.
Peluang enam klub di atas untuk melaju ke babak 16 besar UEL 2025/2026 terbuka lebar. Namun, kans terjadinya comeback mengejutkan pada leg kedua playoff tentu tetap ada. Akankah ada salah satu dari mereka yang akhirnya gagal lolos?















