Gilberto Mora menjadi salah satu pemain muda yang mencuri atensi di Piala Dunia 2026. Sejak sebelum kompetisi dimulai, ia menjadi sorotan berkat talentanya. Bersama Meksiko, ia melakoni debutnya di Piala Dunia ketika menghadapi Afrika Selatan pada usia 17 tahun 240 hari. Catatan penampilan ini membuatnya masuk daftar salah satu debutan termuda di Piala Dunia.
6 Debutan Termuda di Piala Dunia per 2026, Gilberto Mora Terbaru!

1. Norman Whiteside masih memegang rekor debutan termuda pada usia 17 tahun 41 hari
Norman Whiteside mencetak rekor sebagai debutan termuda di Piala Dunia 1982. Kala itu, ia tampil sebagai starter untuk Irlandia Utara saat melawan Yugoslavia pada fase grup yang berlangsung pada 17 Juni 1982. Usianya masih 17 tahun 41 hari ketika debut.
Pada pertandingan tersebut, Whiteside berperan sebagai gelandang. Ia tampil solid sepanjang permainan. Sayangnya, ia belum berhasil memberikan kemenangan setelah Irlandia Utara hanya imbang tanpa gol. Kendati begitu, ia mampu membawa Irlandia mencapai perempat final.
Dalam karier internasionalnya, Whiteside mencatatkan 38 caps bersama Irlandia Utara pada 1982–1989. Ia mampu berkontribusi 9 gol dan 1 assist. Selain 1982, ia juga berpartisipasi di Piala Dunia 1986. Namun, Irlandia Utara gagal melaju jauh setelah terhenti di fase grup.
2. Samuel Eto’o debut di Piala Dunia bersama Kamerun ketika berusia 17 tahun 99 hari
Tepat 16 tahun setelah debut Norman Whiteside, Samuel Eto’o melakoni laga pertamanya di Piala Dunia bersama Kamerun pada 17 Juni 1998. Saat itu, usianya masih 17 tahun 99 hari. Sayangnya, Kamerun kalah 0-3 dari Italia pada partai fase grup di Piala Dunia 1998.
Kendati debutnya di Piala Dunia berakhir pahit dengan kekalahan, Eto’o membuktikan kualitasnya setelahnya. Ia mampu menjadi top skor sepanjang masa Kamerun dengan total 56 gol dari 118 penampilan. Setelah itu, ia berhasil membantu Kamerun mentas di Piala Dunia tiga kali. Setelah 1998, ia menjadi andalan Kamerun pada 2002, 2010, dan 2014.
3. Di Piala Dunia 2002, Femi Opabunmi melakoni laga pertamanya pada usia 17 tahun 101 hari
Femi Opabunmi menjalani Piala Dunia pertamanya pada 2002. Kala itu, ia tampil bersama Nigeria ketika menghadapi Inggris pada partai terakhir fase grup. Usianya saat itu masih 17 tahun 101 hari. Ia berhasil membantu Nigeria menahan imbang Inggris tanpa gol. Meski demikian, Nigeria gagal lolos ke fase gugur setelah dua laga sebelumnya kalah.
Sayangnya, prospeknya sebagai pemain muda buyar setelah Opabunmi pensiun dini. Ia mengalami masalah mata berupa glaukoma. Kendati sempat melakukan operasi, hal tersebut tidak berdampak banyak. Ini membuatnya gantung sepatu pada 2006 ketika masih berusia 21 tahun. Sakit tersebut bersifat permanen sehingga mata kanannya kini mengalami kebutaan.
4. Pada usia 17 tahun 185 hari, Salomon Olembe debut di Piala Dunia 1998 bersama Kamerun
Sebelum Samuel Eto’o debut Piala Dunia bersama Kamerun pada 17 Juni 1998, Salomon Olombe lebih dulu melakukannya pada 11 Juni 1998. Kala itu, ia bermain ketika usianya 17 tahun 185 hari. Olembe bermain saat Kamerun ditahan imbang 1-1 oleh Austria. Ia kemudian tampil dua laga lagi kontra Italia dan Chile. Sayangnya, Kamerun terhenti di fase grup.
Olembe punya karier cukup panjang di level internasional bersama Kamerun. Debut pada 1997, ia bertahan di tim nasional hingga 2007. Ia mencatatkan 65 penampilan dengan kontribusi 3 gol dan 2 assist. Selain mengukir rekor pada 1998, penampilannya di Piala Dunia juga terjadi pada edisi 2002. Meski diandalkan dalam tiga laga, ia gagal membawa Kamerun ke fase gugur.
5. Pele sempat memegang lama rekor debutan termuda di Piala Dunia saat berusia 17 tahun 235 hari
Pele merupakan salah satu pemain ikonis di Piala Dunia. Sosoknya yang legendaris membuatnya mampu mengantarkan Brasil menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali pada 1958, 1962, dan 1970. Debut perdananya terjadi ketika usianya masih 17 tahun 235 hari. Kala itu, ia tampil membela Brasil ketika menghadapi Uni Soviet pada 15 Juni 1958.
Setelah debutnya pada partai ketiga fase grup, Pele selalu diandalkan hingga Brasil merengkuh gelar juara. Pele memainkan 4 laga dengan catatan 6 gol dan 1 assist di Piala Dunia 1958. Ia tampil sensasional melalui hattrick-nya ke gawang Prancis ketika Brasil menang 5-2 di semifinal. Pada partai final, ia menyumbang dua gol dalam kemenangan 5-2 atas Swedia.
Pele menjadi andalan lini serangan Brasil hingga 1971. Pada 1962, Brasil mempertahankan gelar juara meski dirinya harus absen pada fase gugur karena cedera di babak grup. Namun, kiprahnya krusial dalam membantu Brasil menjuarai Piala Dunia 1970. Secara keseluruhan, Pele memainkan 99 laga dengan kontribusi 77 gol dan 41 assist bersama Selecao.
6. Gilberto Mora tampil untuk Meksiko di Piala Dunia 2026 ketika 17 tahun 240 hari
Gilberto Mora mencuri atensi ketika tampil bersama Meksiko ketika menghadapi Afrika Selatan pada 12 Juni 2026. Ia melakoni debutnya di Piala Dunia 2026 dengan usia 17 tahun 240 hari. Pada edisi kali ini, ia merupakan pemain termuda yang berpartisipasi.
Kendati masuk sebagai pemain pengganti, Mora memberikan dampak baik. Ia turut membantu Meksiko mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0. Dengan potensi yang dimiliki, ia berpeluang besar menjadi pembeda untuk membawa Meksiko melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Tidak semua pemain di atas konsisten tampil di Piala Dunia setelah debut pada usia muda. Hanya Pele yang mampu menjaga performanya hingga merengkuh tiga kali juara bersama Brasil. Meski begitu, kehadiran para pemain muda di ajang besar selalu menarik diperhatikan.