Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penyerang Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha, merayakan gol ketiganya dalam laga fase liga Liga Champions UEFA antara Manchester United dan Roma di Old Trafford, Manchester, Inggris barat daya, Selasa (3/11/2026). (Foto: Oli SCARFF / AFP)
  • Manchester United menang dramatis 3-2 atas AS Roma di Liga Champions 2026/27, setelah Matheus Cunha mencetak dua gol dalam tiga menit menjelang akhir laga.
  • Cunha menerima kartu kuning kedua pada injury time, lalu tetap berada di pinggir lapangan dan kembali merayakan kemenangan, memicu teguran keras dari Michael Carrick.
  • Carrick meminta Cunha meninggalkan lapangan demi mematuhi aturan IFAB yang mewajibkan pemain kartu merah berada di ruang ganti hingga pertandingan berakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Laga dramatis mewarnai matchday keempat fase grup Liga Champions 2026/27 di Stadion Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Manchester United berhasil menundukkan AS Roma lewat kemenangan tipis 3-2 yang penuh tensi tinggi.

Matheus Cunha tampil sebagai aktor utama penentu keunggulan tuan rumah dalam laga tersebut. Penyerang asal Brasil itu sukses mencetak sepasang gol cepat menjelang pengujung babak kedua.

Aksi gemilang penyerang berusia 27 tahun itu berhasil membalikkan keadaan hanya dalam kurun waktu tiga menit. Performa impresif sang pemain langsung disambut gemuruh ribuan pendukung The Red Devils.

1. Dapat kartu merah usai cetak brace

Sayangnya, malam gemilang eks pemain Wolverhampton Wanderers tersebut bernoda di penghujung laga. Cunha mendapat kartu kuning kedua pada masa injury time yang memaksa wasit mengusirnya keluar lapangan.

Alih-alih langsung menuju ke kamar ganti pemain, Cunha justru memilih bertahan di pinggir lapangan. Ia tepergok duduk di atas papan iklan guna menyaksikan sisa menit pertandingan.

Begitu peluit panjang dibunyikan, Cunha kembali melangkah ke dalam lapangan untuk merayakan hasil positif bersama rekan-rekannya. Tindakan imprudensial ini lantas memicu respons tegas dari juru taktik Manchester United, Michael Carrick.

2. Carrick semprot Cunha

Kamera menangkap momen Carrick menghalangi langkah Cunha yang hendak bergabung dalam perayaan tim. Pertukaran argumen bernada tinggi sempat terjadi di antara keduanya di atas rumput hijau.

Cunha terlihat mengekspresikan kekecewaan lewat gestur tangan sebelum akhirnya direspons Carrick dengan perintah tegas. Didampingi jajaran staf kepelatihan, sang striker akhirnya berjalan meninggalkan arena menuju ruang ganti.

Berdasarkan laporan Manchester Evening News, tindakan Carrick bertujuan menghindarkan anak asuhnya dari hukuman disiplin yang lebih berat. Manajer asal Inggris itu meminta Cunha mematuhi regulasi keselamatan dan ketertiban pertandingan.

3. Pedoman IFAB Law 12 menegaskan setiap pemain yang menerima kartu merah wajib berada di dalam ruang ganti hingga laga berakhir

Pedoman IFAB Law 12 menegaskan bahwa setiap pemain yang menerima kartu merah wajib berada di dalam ruang ganti hingga laga berakhir. Pemain baru diizinkan kembali ke area pertandingan setelah perangkat pertandingan meninggalkan lapangan secara keseluruhan.

Sikap nekat Cunha yang menonton laga dari papan iklan serta masuk ke lapangan tanpa izin berpotensi memicu investigasi lanjutan. Tindakan tersebut rentan dikategorikan sebagai pelanggaran perilaku yang tidak pantas oleh komisi disiplin.

Keputusan Carrick menegur keras Cunha menjadi langkah antisipasi penting agar Manchester United tidak kehilangan pilar utamanya lebih lama di pentas Eropa. Ketegasan sang manajer sekaligus menegaskan pentingnya kedisiplinan di tengah euforia kemenangan tim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article