Calvin Verdonk Jadi MOTM di Liga Champions Bersama Lille

Calvin Verdonk tampil penuh dan menjadi Man of the Match saat Lille bermain imbang 0-0 melawan Bodo/Glimt di Liga Champions 2026/27.
Verdonk mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan MOTM di Liga Champions, setelah sebelumnya menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di ajang tersebut.
Ia mencatatkan tiga umpan kunci, empat tekel, satu intersep, tiga sapuan, serta akurasi umpan 83 persen; hasil imbang memberi Lille poin pertama musim ini.
Jakarta, IDN Times - Calvin Verdonk tampil penuh membela Lille saat menghadapi Bodo/Glimt di Liga Champions 2026/27. Bek Timnas Indonesia tersebut dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM).
Laga Bodo/Glimt lawan Lille berlangsung di Aspmyra Stadion, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0.
1. Jadi sejarah bagi sepak bola Indonesia
Pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Setelah menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions, Verdonk kini juga menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan MOTM di kompetisi tersebut.
Verdonk tampil penuh selama pertandingan melawan Bodo/Glimt. Ia menunjukkan kontribusi penting, baik dalam membantu serangan maupun menjaga pertahanan Lille.
2. Catatan statistik Verdonk
Pemain berusia 29 tahun tersebut mencatatkan tiga umpan kunci sepanjang pertandingan. Catatan itu hanya kalah dari rekannya, Soriba Diaoune, yang mampu membuat lebih banyak umpan kunci.
Verdonk juga tampil solid dalam menjalankan tugas defensif. Ia mencatatkan empat tekel, satu intersep, dan tiga sapuan untuk membantu Lille menjaga gawangnya tetap aman.
Selain itu, akurasi umpan panjang Verdonk juga cukup baik. Dari empat percobaan, tiga di antaranya berhasil mengarah kepada rekan setimnya.
Secara keseluruhan, Verdonk mencatatkan akurasi umpan sebesar 83 persen dalam pertandingan tersebut.
3. Lille raih poin pertama di Liga Champions
Hasil imbang 0-0 melawan Bodo/Glimt membuat Lille pulang dengan membawa satu poin dari Norwegia.
Tambahan poin tersebut menjadi yang pertama bagi Lille di Liga Champions 2026/2027. Sebelumnya, mereka selalu menelan kekalahan dalam tiga pertandingan awal fase liga.
Hasil ini sekaligus menjadi momentum bagi Lille untuk mencoba memperbaiki posisi di klasemen Liga Champions. Di balik itu, ada peran Calvin Verdonk yang mulai terasa.






















